Berita

Pemkab Cirebon Perkuat Genetasi” Berikan”Melalui Peringatan Nuzulul Qur’an

40
×

Pemkab Cirebon Perkuat Genetasi” Berikan”Melalui Peringatan Nuzulul Qur’an

Sebarkan artikel ini

 

Journal news. id. KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten Cirebon menggelar Peringatan Nuzulul Qur’an dengan tema “Dengan Al-Qur’an Kita Bangun Generasi Beriman dan Berakhlak Mulia” di Pendopo Bupati Cirebon, Jumat (6/3/2026).

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Cirebon Imron, jajaran pemerintah daerah, tokoh agama, serta masyarakat.

Turut hadir ulama Nahdlatul Ulama sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Khas Kempek, KH Muh Musthofa Aqiel Sirdj yang juga memberikan tausiah kepada para peserta.

Dalam sambutannya, Imron menegaskan keberhasilan pembangunan daerah tidak dapat dicapai oleh pemerintah semata.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci untuk mewujudkan ‘Cirebon Beriman’, yakni bersih, inovatif, maju, agamais, aman dan sejahtera.

“Kita sebagai manusia memiliki kemampuan yang terbatas. Karena itu, keberhasilan visi dan misi pemerintah tidak bisa dicapai oleh satu pihak saja,” ujar Imron.

“Kesuksesan tersebut hanya dapat terwujud apabila dilaksanakan secara bersama-sama, mulai dari sekretaris daerah hingga ke tingkat kuwu, serta didukung oleh partisipasi masyarakat,” tuturnya.

Imron juga menyampaikan, bahwa ketenangan dan kenyamanan suatu daerah ditopang oleh empat faktor penting.

Pertama, ilmu para ulama yang mampu mengarahkan masyarakat kepada jalan yang benar. Kedua, kedermawanan para aghniya atau orang-orang kaya. Ketiga, doa dari para fakir miskin. Keempat, keadilan para pemimpin.

Imron mengatakan, peringatan Nuzulul Qur’an ini merupakan pengingat bagi pejabat dan masyarakat tentang pedoman hidup. Kegiatan ini diharapkan menjadi penguat keimanan.

Ia juga menyinggung soal pembangunan daerah. Ia menyebut soal peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) juga berkaitan dengan kualitas wawasan masyarakat.

Menurutnya, ketika PAD meningkat, pemerintah memiliki kewajiban mengembalikan manfaatnya kepada masyarakat melalui berbagai program pembangunan.

“Ketika PAD meningkat, maka pemerintah memiliki kewajiban untuk mengembalikannya kepada masyarakat dalam bentuk berbagai program pembangunan, seperti perbaikan rumah tidak layak huni (rutilahu), pembangunan dan perbaikan jalan, bantuan pendidikan, serta program sosial lainnya,” katanya.

Ia mengakui kemampuan pemerintah memiliki keterbatasan. Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling membantu dan bekerja sama dalam membangun daerah.

“Kami menyadari bahwa kemampuan pemerintah juga memiliki keterbatasan. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling membantu dan bekerja sama dalam membangun daerah mewujudkan Cirebon Beriman,” ucapnya.

Di akhir sambutannya, Imron menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

Sana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *