Pelaporan Penipuan Staf PNS Kesbangpol Kabupaten Cianjur Belum Ada Kejelasan Dari Penyidik

Senin, 5 Juni 2023

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JOURNAL NEWS // Salahsatu pegawai staf PNS Badan Kesatuan Bangsa dan Politik ( Kesbangpol ) Kabupaten Cianjur dilaporkan ke polisi, pasalnya ada aduan dari salahsatu warga yang menjadi korban dengan menjajikan jadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dilingkungan pemda kabupaten Cianjur dengan kerugian sebesar uang 161 juta.

Staf PNS kesbangpol kabupaten Cianjur tersebut dilaporkan ke polsek Cianjur Kota oleh kuasa hukum korban Yanyan Mulyana SH dengan laporan diduga penipuan dan penggelapan mengatasnamakan pemda selasa, (06/6/23).

Salahsatu Staf kesbangpol kabupaten Cianjur menjajikan untuk masuk menjadi CPNS Kepada Korban inisial ( YN ) tapi harus bayar 161 juta akan tetapi sudah 8 tahun ini korban masih belum juga kerja, bahkan pegawai Staf Kesbangpol juga sempat memberikan sebuah SK yang diduga SK tersebut adalah Bodong ketika di cek di pemda kabupaten Cianjur”, ungkap yanyan.

Surat Bukti Laporan

Yanyan Mulyana SH selaku kuasa hukum korban mengatakan kepada journalnews.id, ” kita sudah cukup memberikan waktu 8 bulan untuk menyelesaikan dengan klien, saya tegaskan sebagai kuasa hukum korban agar staf PNS kesbangpol terduga tersangka segera ditangkap.

Akan tetapi sampai saat ini dari pihak kepolisian belum ada kejelasan, Penyidik dan Ketua Regu Reskrim Polsek Cianjur Kota sulit ditemui bahkan melalui telepon selulerpun tidak diangkat, jadi ada apa sebenarnya ini”, kata Yanyan.

Berita Terkait

Diduga blm dilelang MOBDin operasional Suzuki APV Warna Hitam” Jadi milik Pribadi mantan pegawai sekwan Dprd lahat
Kontraktor CV.LGM diperiksa Terkait Dugaan Korupsi Dana Hibah Bawaslu Lahat 6,3 Milyar
Peredaran Miras Diduga Ilegal terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas berjualan, Kinerja APH dipertaruhkan
Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan
Dipersoalkan: Pengadaan Absensi Fingerprint APH minta Tindaklanjuti temuan..
Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis
Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot
Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 07:41

Diduga blm dilelang MOBDin operasional Suzuki APV Warna Hitam” Jadi milik Pribadi mantan pegawai sekwan Dprd lahat

Senin, 14 September 2026 - 18:31

Kontraktor CV.LGM diperiksa Terkait Dugaan Korupsi Dana Hibah Bawaslu Lahat 6,3 Milyar

Kamis, 10 September 2026 - 08:48

Peredaran Miras Diduga Ilegal terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas berjualan, Kinerja APH dipertaruhkan

Rabu, 9 September 2026 - 09:20

Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan

Selasa, 8 September 2026 - 13:42

Dipersoalkan: Pengadaan Absensi Fingerprint APH minta Tindaklanjuti temuan..

Berita Terbaru