CIANJUR — MTs Assalafiyyah Assirojiyyah menggelar kegiatan Masa Taaruf Murid Madrasah (Matamuda) bagi calon siswa-siswi baru kelas 7 tahun ajaran 2026/2027. Kegiatan pengenalan madrasah ini resmi ditutup dengan Masa Orientasi Pramuka atau MOP sebagai langkah untuk memperkenalkan dan mengaktifkan ekstrakurikuler Pramuka di lingkungan madrasah.
Matamuda merupakan masa pengenalan bagi peserta didik baru. Tujuannya memaparkan kegiatan, kondisi, dan situasi belajar mengajar di MTs Assalafiyyah Assirojiyyah agar siswa baru merasa nyaman, aman, dan dapat mengikuti pembelajaran dengan konsentrasi penuh.
“Kami ingin membangun suasana yang menyenangkan sejak awal. Dengan begitu anak-anak bisa lebih fokus belajar dan punya motivasi tinggi,” ujar Kepala MTs Assalafiyyah Assirojiyyah, Endah Wahyudin, seusai kegiatan, Kamis, (30/7/26).
*Utamakan Pendekatan Humanis dan Kegembiraan*
Sepanjang kegiatan, Matamuda lebih ditekankan pada pendekatan humanis. Panitia mengemas berbagai kegiatan dengan suasana gembira agar siswa baru tidak merasa canggung.
Hal ini juga bertujuan agar peserta didik dari berbagai sekolah asal dapat saling mengenal dan lebih akrab satu sama lain.
“Harapannya siswa tidak merasa asing dengan teman-teman barunya. Mereka bisa cepat beradaptasi dan tumbuh rasa kebersamaan,” kata Endah.
*Jadi Landasan Implementasi KBC dan Deep Learning*
Kegiatan Matamuda tahun ini juga menjadi landasan awal implementasi Kurikulum Berbasis Cinta atau KBC dan Deep Learning. Kedua pendekatan tersebut merupakan perpaduan kurikulum dari Kementerian Agama dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Fokusnya adalah pada pembentukan karakter, pemahaman mendalam, serta terciptanya proses belajar yang bermakna dan menyenangkan.
*Ditutup dengan MOP*
Sebagai kegiatan penutup, madrasah menggelar Masa Orientasi Pramuka. MOP ini bertujuan agar siswa baru lebih mengenal ekstrakurikuler Pramuka dan terdorong untuk aktif mengikuti kegiatan Pramuka di MTs Assalafiyyah Assirojiyyah.
Dengan berakhirnya Matamuda, diharapkan seluruh siswa baru kelas 7 dapat memulai proses belajar dengan semangat, rasa nyaman, dan kedekatan emosional dengan lingkungan madrasah.














Komentar