Kolaborasi Disdamkarmat Kabupaten Cirebon dan Pertamina HSE Training Center Perkuat Kesiapsiagaan Kebakaran

Jumat, 23 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Journal news. Id. KABUPATEN CIREBON — Upaya pencegahan kebakaran di lingkungan industri berisiko tinggi terus diperkuat.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Cirebon bersama Pertamina HSE Training Center melalui Patra Cirebon Hotel and Convention menggelar Basic Safety for Refinery Training di halaman Kantor Disdamkarmat Kabupaten Cirebon, Kamis (22/1/2026).

Pelatihan ini menitikberatkan pada pengenalan potensi bahaya kebakaran serta kemampuan pemadaman dini menggunakan alat pemadam api ringan (APAR).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah daerah dan sektor energi dalam meningkatkan budaya keselamatan kerja.

Kepala Disdamkarmat Kabupaten Cirebon, Dadang Suhendra mengatakan, pelatihan ini telah rutin dilaksanakan selama beberapa tahun terakhir.

Menurutnya, sinergi dengan Pertamina HSE Training Center menjadi langkah strategis untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi kebakaran, khususnya di sektor minyak dan gas.

“Kami bekerja sama dengan Pertamina HSE Training Center untuk menyosialisasikan penanggulangan dan potensi bahaya kebakaran,” ujar Dadang.

“Kegiatan ini sudah berjalan beberapa tahun dan didampingi instruktur yang berpengalaman melatih pegawai,” ungkapnya.

Ia menyampaikan apresiasi atas kepercayaan dan kolaborasi yang terus terjalin.

“Atas nama pemerintah daerah, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pertamina yang telah berkolaborasi dengan Disdamkar Kabupaten Cirebon,” tuturnya.

“Kegiatan ini sudah berjalan dua tahun ke belakang dan semoga memberi manfaat besar bagi petugas keamanan dan pegawai lainnya,” kata Dadang.

Dadang berharap pelatihan serupa dapat terus berlanjut. Ia menilai keberlanjutan program menjadi kunci dalam membangun kesiapan sumber daya manusia menghadapi potensi kebakaran di lingkungan kerja.

Instruktur pelatihan Pertamina HSE Training Center, Syamsul Daniel, menekankan pentingnya penguasaan penggunaan APAR sebagai langkah awal penanganan kebakaran.

Ia menyebut, risiko kebakaran di sektor minyak dan gas tergolong tinggi dan memerlukan respons cepat.

“Pemadaman di sini rata-rata menggunakan APAR. Alat ini sangat penting untuk pemadaman awal atau dini. Di bidang minyak dan gas, kebocoran kecil saja bisa memicu kebakaran,” jelas Syamsul.

Ia menambahkan, penggunaan APAR bertujuan mencegah eskalasi kebakaran agar tidak membesar.

“Berdasarkan data kejadian, APAR sangat bermanfaat untuk mencegah kebakaran meningkat. Pencegahan dini menjadi kunci,” ujarnya.

Syamsul juga mengungkapkan, pemahaman penggunaan APAR sudah dikenalkan sejak awal rekrutmen pekerja Pertamina.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan setiap pekerja memiliki kesadaran dan kemampuan dasar dalam menghadapi situasi darurat kebakaran.

Sana

Berita Terkait

Wujud Kepedulian Sosial, Sat Lantas Polres Kuningan Gelar “Jumat Berkah” Berbagi Makanan Gratis untuk Masyarakat
Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang
Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan
Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis
Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot
Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan
‎Temuan Limbah Medis Diduga Dibuang Sembarangan di Sidoarjo, APMP Jatim Desak APH Turun Tangan ‎
Efisiensi: Anggaran Sekwan DPRD Lahat Rp81 Miliar Lebih PUBLIK’Transfaransi Cegah Rawan Korupsi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:56

Wujud Kepedulian Sosial, Sat Lantas Polres Kuningan Gelar “Jumat Berkah” Berbagi Makanan Gratis untuk Masyarakat

Senin, 28 September 2026 - 09:33

Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang

Rabu, 9 September 2026 - 09:20

Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan

Minggu, 6 September 2026 - 19:54

Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis

Rabu, 2 September 2026 - 15:48

Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot

Berita Terbaru