Kepala Desa Jerowaru terindikasi mempropokasi warganya untuk mencaplok lahan bale mangrove

- Penulis

Sabtu, 3 Januari 2026 - 12:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

i

Oplus_16908288

 

JOURNALNEWS -//- Jerowru lombok timur kegaduhan yang terjadi lokasi wisata bale mangrove berdampak signipikan terhadap perkembangan wisata bale mangrove dusun poton Bako sehingga wisatawan yang berkunjung menjadi terganggu akibat masa aksi di wilayah lingkungan bale mangrove.

masa aksi yang menuntut supaya lokasi bale mangrove di tutup terutama warga yang berjualan untuk segera menarik diri dari lokasi wisata bale mangrove karena selama ini yang berjualan disana hanya kelompoknya saja ungkap warga yg tidak mau di sebutkan namanya sedangkan kami warga lokal yang berdomisili tidak di izinkan jualan disana tandasnya dan kami sebagai warga sering kali di mintai bayar tiket ungkapnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Oplus_16908288

kepala Desa Jerowaru ( Muhammad Nasruddin ) yang di hubungi awak media ini 03 /01/2026 mengatakan bahwa kami hanya menuruti keinginan masa aksi yang ingin menutup lokasi bale mangrove dan untuk sementara lokasi wisata bale mangrove kami tutup untuk dan kami berharap bale mangrove menjadi aset desa untuk selanjutnya

sedangkan ketua Pokdarwis bale mangrove Lukmanul hakim 03/01/2026 di hadapan awak media ini mengatakan dirinya merasa keberatan jika bale mangrove di ambil sepihak oleh pihak desa karena selama ini kami capek merintis dari berbentuk kubangan sampah sampai jadi kayak begini tempat wisata yang indah begini tanpa ikut campur tangan pemerintah desa bahkan sampai detik ini kami dari Pokdarwis bale mangrup poton bako berikan dana CSR ke pemerintah desa sebanyak 750 ribu perbulan kali dalam satu tahun sebanyak 9 juta rupiah itupun kami sisakan dari hasil jerih payah kami tandasnya dan kami juga berikan bantuan ke masjid dusun poton bako sebanyak dua belas juta rupiah sebagai ujud kepudulian kami terhadap lingkungan imbuhnya.

Oplus_16908288

sedangkan dari salah satuwarga pedagang yang berada di sekitar wisata bale mangrove sangat prihatin dan sangat menyesalkan atas kejadian tersebut yang mengakibatkan di larangnya pengunjung mendatangi wisata bale mangrove sehingga warung mereka menjadi nutup dan tidak ada pembeli akibat di tutupnya lokasi tersebut

Berita Terkait

DARI EKOLOGI PEMBERONTAKAN, QUARTUS POLITICA HINGGA LAHIRNYA GAGASAN GERAKAN OPOSISI DI TINGKAT AKSI
UPK Mande Salurkan Santunan untuk 958 Anak Yatim Sambut 1 Muharam 1448 H
Polsek Wiradesa Gagalkan Aksi Tawuran, 11 Remaja Diamankan Sebelum Bentrok di Pekuncen
Dukung Ketahanan Pangan, Satlantas Polres Kuningan Berikan Bantuan Pupuk bagi Petani Desa Cibulan
Satresnarkoba Polresta Cirebon Gelar Sosialisasi Keliling Bahaya Narkoba dan Miras Oplosan
Mayat Ditemukan di Bekas Mushola, Polsek Kedawung Bersama Stakeholder Lakukan Evakuasi
Di Usia ke-599 Tahun, Kebersamaan Jadi Semangat yang Mengiringi Rapat Paripurna Hari Jadi Kota Cirebon
“LSM Gerhana Indonesia Siap Bawa Bukti Dugaan Mark-Up Dana BOS Miliaran Rupiah ke Aparat Hukum”
Berita ini 3 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:59 WIB

DARI EKOLOGI PEMBERONTAKAN, QUARTUS POLITICA HINGGA LAHIRNYA GAGASAN GERAKAN OPOSISI DI TINGKAT AKSI

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:37 WIB

UPK Mande Salurkan Santunan untuk 958 Anak Yatim Sambut 1 Muharam 1448 H

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:29 WIB

Polsek Wiradesa Gagalkan Aksi Tawuran, 11 Remaja Diamankan Sebelum Bentrok di Pekuncen

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:33 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Satlantas Polres Kuningan Berikan Bantuan Pupuk bagi Petani Desa Cibulan

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:31 WIB

Satresnarkoba Polresta Cirebon Gelar Sosialisasi Keliling Bahaya Narkoba dan Miras Oplosan

Berita Terbaru