Kepala Desa Jerowaru terindikasi mempropokasi warganya untuk mencaplok lahan bale mangrove

Sabtu, 3 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Oplus_16908288

 

JOURNALNEWS -//- Jerowru lombok timur kegaduhan yang terjadi lokasi wisata bale mangrove berdampak signipikan terhadap perkembangan wisata bale mangrove dusun poton Bako sehingga wisatawan yang berkunjung menjadi terganggu akibat masa aksi di wilayah lingkungan bale mangrove.

masa aksi yang menuntut supaya lokasi bale mangrove di tutup terutama warga yang berjualan untuk segera menarik diri dari lokasi wisata bale mangrove karena selama ini yang berjualan disana hanya kelompoknya saja ungkap warga yg tidak mau di sebutkan namanya sedangkan kami warga lokal yang berdomisili tidak di izinkan jualan disana tandasnya dan kami sebagai warga sering kali di mintai bayar tiket ungkapnya.

Oplus_16908288

kepala Desa Jerowaru ( Muhammad Nasruddin ) yang di hubungi awak media ini 03 /01/2026 mengatakan bahwa kami hanya menuruti keinginan masa aksi yang ingin menutup lokasi bale mangrove dan untuk sementara lokasi wisata bale mangrove kami tutup untuk dan kami berharap bale mangrove menjadi aset desa untuk selanjutnya

sedangkan ketua Pokdarwis bale mangrove Lukmanul hakim 03/01/2026 di hadapan awak media ini mengatakan dirinya merasa keberatan jika bale mangrove di ambil sepihak oleh pihak desa karena selama ini kami capek merintis dari berbentuk kubangan sampah sampai jadi kayak begini tempat wisata yang indah begini tanpa ikut campur tangan pemerintah desa bahkan sampai detik ini kami dari Pokdarwis bale mangrup poton bako berikan dana CSR ke pemerintah desa sebanyak 750 ribu perbulan kali dalam satu tahun sebanyak 9 juta rupiah itupun kami sisakan dari hasil jerih payah kami tandasnya dan kami juga berikan bantuan ke masjid dusun poton bako sebanyak dua belas juta rupiah sebagai ujud kepudulian kami terhadap lingkungan imbuhnya.

Oplus_16908288

sedangkan dari salah satuwarga pedagang yang berada di sekitar wisata bale mangrove sangat prihatin dan sangat menyesalkan atas kejadian tersebut yang mengakibatkan di larangnya pengunjung mendatangi wisata bale mangrove sehingga warung mereka menjadi nutup dan tidak ada pembeli akibat di tutupnya lokasi tersebut

Berita Terkait

Peziarah Diduga Jadi Korban Penipuan di Makom Hakekat Kutawaringin Mande
Wujud Kepedulian Sosial, Sat Lantas Polres Kuningan Gelar “Jumat Berkah” Berbagi Makanan Gratis untuk Masyarakat
Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang
Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan
Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis
Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot
Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan
‎Temuan Limbah Medis Diduga Dibuang Sembarangan di Sidoarjo, APMP Jatim Desak APH Turun Tangan ‎

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:47

Peziarah Diduga Jadi Korban Penipuan di Makom Hakekat Kutawaringin Mande

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:56

Wujud Kepedulian Sosial, Sat Lantas Polres Kuningan Gelar “Jumat Berkah” Berbagi Makanan Gratis untuk Masyarakat

Senin, 28 September 2026 - 09:33

Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang

Rabu, 9 September 2026 - 09:20

Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan

Minggu, 6 September 2026 - 19:54

Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis

Berita Terbaru