Kades Sangkanayu Bantah Tudingan Pavingisasi Asal-Asalan, BPD Pastikan Proyek Sesuai Hasil Musyawarah

Minggu, 13 Juli 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16777216

Oplus_16777216

 

Tegal – Kepala Desa Sangkanayu, Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal, Aminudin, membantah tudingan bahwa proyek pavingisasi di desanya tidak sesuai spesifikasi dan dikerjakan secara asal-asalan. Proyek tersebut merupakan bagian dari program pembangunan infrastruktur desa yang didanai oleh Dana Desa Tahun Anggaran 2025.

Saat ditemui oleh awak media Munir pada Minggu (13/7/2025), Aminudin menyampaikan bahwa proyek tersebut masih dalam tahap awal pelaksanaan, sehingga penilaian terhadap hasil pekerjaan belum dapat dilakukan secara objektif.

> “Pekerjaan baru saja dimulai. Bagaimana bisa langsung dinilai tidak sesuai spesifikasi? Itu tidak benar. Semua kegiatan kami laksanakan berdasarkan rencana teknis yang telah disusun dan disepakati melalui mekanisme desa,” ujar Aminudin.

 

Ia menambahkan bahwa pemerintah desa terbuka terhadap pengawasan dari masyarakat maupun media, dan dirinya siap menjelaskan secara terbuka kepada siapa pun yang mempertanyakan proyek tersebut.

> “Saya siap berdialog dan berargumentasi secara terbuka dengan media atau siapa pun yang menyebarkan informasi tidak berdasar. Saya berkomitmen penuh untuk melaksanakan pembangunan desa sesuai perencanaan dan regulasi yang berlaku,” tegasnya.

 

BPD: Proyek Telah Disepakati dan Diawasi Bersama

Menanggapi isu tersebut, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Sangkanayu, Sutarno, juga memberikan penjelasan. Ia menyebut bahwa proyek pavingisasi tersebut telah melalui tahapan perencanaan yang transparan dan disahkan dalam forum Musyawarah Desa (Musdes), kemudian dituangkan dalam Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) dan APBDes 2025.

> “Semua kegiatan pembangunan, termasuk pavingisasi ini, telah disepakati bersama dalam Musyawarah Desa dan sudah sesuai dengan peraturan yang berlaku. Kami dari BPD juga ikut mengawasi pelaksanaannya,” ungkap Sutarno.

 

Ia mengingatkan pentingnya penyampaian informasi yang akurat dan proporsional agar tidak menimbulkan kegaduhan yang dapat mengganggu proses pembangunan di tingkat desa.

> “Kami sangat terbuka terhadap kritik, tapi sebaiknya disampaikan melalui mekanisme yang tepat. Jangan sampai informasi sepihak menciptakan kesalahpahaman dan memecah semangat gotong royong yang telah dibangun,” pungkasnya.

 

Pemerintah Desa Fokus pada Kualitas dan Transparansi

Proyek pavingisasi tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Desa Sangkanayu untuk meningkatkan kualitas infrastruktur dan akses jalan lingkungan, yang diharapkan dapat menunjang aktivitas warga dan perekonomian lokal.

Pekerjaan direncanakan selesai dalam beberapa pekan ke depan. Pemerintah desa juga menegaskan bahwa seluruh proses akan dijalankan secara transparan, akuntabel, dan sesuai dengan standar teknis yang telah ditetapkan.

Pewarta : AM

Berita Terkait

Wujud Kepedulian Sosial, Sat Lantas Polres Kuningan Gelar “Jumat Berkah” Berbagi Makanan Gratis untuk Masyarakat
Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang
Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan
Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis
Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot
Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan
‎Temuan Limbah Medis Diduga Dibuang Sembarangan di Sidoarjo, APMP Jatim Desak APH Turun Tangan ‎
Efisiensi: Anggaran Sekwan DPRD Lahat Rp81 Miliar Lebih PUBLIK’Transfaransi Cegah Rawan Korupsi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:56

Wujud Kepedulian Sosial, Sat Lantas Polres Kuningan Gelar “Jumat Berkah” Berbagi Makanan Gratis untuk Masyarakat

Senin, 28 September 2026 - 09:33

Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang

Rabu, 9 September 2026 - 09:20

Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan

Minggu, 6 September 2026 - 19:54

Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis

Rabu, 2 September 2026 - 15:48

Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot

Berita Terbaru