GERHANA INDONESIA LAPORKAN 9 SD KE KEJARI TEGAL, INDIKASI PENYIMPANGAN DANA BOS CAPAI RP893 JUTA

- Penulis

Selasa, 30 Juni 2026 - 12:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SLAWI – DPD Gerhana Indonesia Jawa Tengah melaporkan sembilan sekolah dasar negeri (SDN) di Kabupaten Tegal ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Tegal atas dugaan penyimpangan penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Tahun Anggaran 2024, 2025, hingga Semester I Tahun 2026.

Laporan tersebut berfokus pada penggunaan anggaran honorarium guru dan tenaga kependidikan honorer yang diduga tidak sesuai dengan kondisi riil di lapangan. Berdasarkan hasil analisis awal yang dilakukan Satgasus Pengawasan Dana Publik, nilai indikasi kerugian keuangan negara diperkirakan mencapai Rp893,3 juta.

“Kami meminta Kejaksaan melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap dokumen pertanggungjawaban, daftar penerima honorarium, bukti pembayaran, serta pihak-pihak yang terkait agar fakta yang sebenarnya dapat terungkap,” kata Ketua Satgasus LSM Gerhana Indonesia DPD Jawa Tengah, Ree’, Selasa (30/6).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adapun sekolah yang menjadi objek laporan meliputi SDN Banjaranyar 05, SDN Batuagung 01, SDN Batuagung 02, SDN Cenggini 01, SDN Pagerkasih 01, SDN Muncanglarang 01, SDN Guci 01, SDN Batunyana, dan SDN Lengkong 02.

Menurut Ree’, temuan tersebut dapat menjadi pintu masuk untuk mengungkap persoalan yang lebih luas dalam pengelolaan Dana BOS. Dari sembilan sekolah yang dianalisis saja, nilai indikasi kerugian telah mendekati Rp1 miliar.

“Kabupaten Tegal memiliki sekitar 682 sekolah dasar penerima Dana BOS. Kami tidak menyimpulkan seluruh sekolah bermasalah. Namun apabila pola yang sama ditemukan secara lebih luas, maka potensi kerugian keuangan negara yang muncul dapat mencapai puluhan miliar rupiah. Karena itu kami memandang perlu adanya pendalaman dan evaluasi yang lebih menyeluruh,” ujarnya.

Pihaknya menegaskan akan terus mengawal proses penanganan laporan tersebut hingga terdapat kepastian hukum. Koordinasi juga telah dilakukan dengan jajaran pimpinan organisasi di tingkat pusat.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Ketua Umum Gerhana Indonesia ( Inuar Gumay’ ). Arahan organisasi jelas, perkara ini harus dikawal sampai tuntas. Kami ingin memastikan setiap dugaan penyimpangan yang telah dilaporkan mendapat penanganan yang serius, profesional, dan transparan dari aparat penegak hukum,” tegasnya.

Selain mengawal proses hukum, lembaga tersebut juga akan meminta penjelasan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tegal terkait mekanisme pembinaan, monitoring, dan pengawasan pengelolaan Dana BOS.

“Pertanyaan yang juga harus dijawab bukan hanya siapa yang bertanggung jawab di tingkat sekolah, tetapi bagaimana fungsi pengawasan berjalan selama ini. Jika dugaan penyimpangan dapat terjadi dalam kurun waktu beberapa tahun anggaran, publik tentu berhak mengetahui bagaimana sistem pengawasan dilaksanakan,” tambah Ree’.

Pihak pelapor menyatakan siap memberikan data dan dokumen tambahan apabila diperlukan oleh aparat penegak hukum. Perkembangan penanganan laporan tersebut juga akan terus dipantau dan disampaikan kepada publik sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam pengawasan penggunaan keuangan negara.

pewarta : (AM)

Berita Terkait

Dedikasi Berbuah Apresiasi, 62 Personel Polres Cirebon Kota Terima Kenaikan Pangkat Periode 1 Juli 2026
Siswa SMPN 2 Kapetakan Sabet Peringkat IV Kabupaten Cirebon, Siap Berlaga di OSN Matematika Tingkat Provinsi Jabar
Harganas 2026,DPPKBP3A Kabupaten Cirebon Soroti Ancaman Fatherless hingga Dampak Gawai bagi Anak
Anak Perempuan 5 Tahun Ditemukan Menangis di Pinggir Jalan, Polisi Antar Pulang ke Keluarga
Polresta Cirebon Musnahkan Belasan Ribu Botol Miras dan Ribuan Knalpot Brong
RAKYAT INDONESIA DEKLARASI GERAKAN OPOSISI
Tutup Kejurkab Bulutangkis HUT Bhayangkara ke-80, Kapolres Pekalongan: Lahirkan Atlet Berprestasi dan Junjung Sportivitas  
Satlantas Polres Cianjur Evakuasi Pasien Sakit Parah di Tengah Kemacetan Jalur Puncak
Berita ini 11 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 12:06 WIB

GERHANA INDONESIA LAPORKAN 9 SD KE KEJARI TEGAL, INDIKASI PENYIMPANGAN DANA BOS CAPAI RP893 JUTA

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:18 WIB

Dedikasi Berbuah Apresiasi, 62 Personel Polres Cirebon Kota Terima Kenaikan Pangkat Periode 1 Juli 2026

Selasa, 30 Juni 2026 - 09:04 WIB

Siswa SMPN 2 Kapetakan Sabet Peringkat IV Kabupaten Cirebon, Siap Berlaga di OSN Matematika Tingkat Provinsi Jabar

Selasa, 30 Juni 2026 - 08:50 WIB

Harganas 2026,DPPKBP3A Kabupaten Cirebon Soroti Ancaman Fatherless hingga Dampak Gawai bagi Anak

Selasa, 30 Juni 2026 - 07:19 WIB

Anak Perempuan 5 Tahun Ditemukan Menangis di Pinggir Jalan, Polisi Antar Pulang ke Keluarga

Berita Terbaru