Dugaan Sunat Biaya Operasioanal TPS,Presiden NGO Madura Datangi Mapolres Pamekasan

Kamis, 14 Maret 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN,- Terkait viralnya beberapa Dugaan pemotongan terhadap biaya operasional Tempat Pemungutan Suara ( TPS ) di Kabupaten Pamekasan yang lagi viral baik dilingkungan para anggota KPPS juga viral di media sosial,Presiden NGO Madura  Zaini Wer Wer tidak tinggal diam,eengan cepat melakukan pengaduan masyarakat (Dumas) ke Mapolres Pamekasan. Kamis ( 14/03/2024 )

Pengaduan masyarakat (Dumas) yang dilakukan Presiden NGO pada tanggal 10/03/ 2024, yang ditujukan langsung kepada Kapolres Pamekasan.

Pasalnya dalam pengaduan tersebut perihal dugaan banyaknya pemotongan anggaran TPS yang dilakukan oleh oknum penyelenggara dengan pemotongan yang bervariasi hampir disetiap TPS di Kabupaten Pamekasan.

Tidak hanya itu, kedatangan Ketua NGO Pamekasan juga ada rasa jengkel terkait alasan oknum penyelenggara yang mengaku diberikan kepada keamanan TNI, Polri dan LSM.

Dalam keterangan pers rilisnya Zaini Wer Wer membenarkan perihal pengaduan tersebut, dan dilakukan lantaran merasa kasihan terhadap KPPS dan Anggota penyelenggara tingkat bawah yang dipermainkan.

” Iya betul, kami mendatangi Polres Pamekasan untuk melakukan pengaduan terkait biaya operasional tersebut “. Tegasnya

Selain itu Zaini yang juga mantan aktifis GMNI Pamekasan, membeberkan beberapa temuannya dan juga termasuk dari viralnya pemberitaan, seperti di Kecamatan Pakong, Proppo, Pasean, Palengaan, Larangan dan Tlanakan serta Pademawu. Bahkan hampir se Kabupaten Pamekasan.

” Kami mendukung langkah-langkah Polres Pamekasan  melakukan penyelidikan tanpa pandang bulu, siapapun yang terlibat sikat, ungkap wer wer ke pada awal media. Kamis ( 14/03/2024).

Wer Wer sapaan akrabnya, juga menyampaikan kejadian diatas juga bisa terjadi lantaran kurang maksimalnya KPU Pamekasan memberikam edukasi dan sosialisasi, bahkan pihaknya menilai KPU tidak bekerja secara maksimal sehingga terjadi tindakam pemotongan anggatan operasional TPS dibeberapa TPS se Kabupaten Pamekasan.

“Bisa saja karena bimteknya dan sosialisasinya kurang matang dan maksimal atau karena ini kami duga kesepakatan jahat  sehingga sampai terjadi hal yang merugikan negara dan banyak pihak “. Terangnya

Untuk itu kami mengajak kepada semua LSM dan semua unsur elemen untuk ambil bagian memberikan dukungan kepada pihak yang berwajib agar menuntaskan kasus pemotongan biaya TPS tersebut karena meresahkan serta merugikan uang negara.(slm/ahd)

Berita Terkait

TERKESAN BANYAK SANDIWARA PEMKAB LAHAT” EFISIENSI ” HANYA TOPENG
Plt Kepala Dinas Perikanan Saat dimintai tanggapannya Kabur dan langsung masuk mobil
Publik” Minta Kejari Lahat Bongkar tuntas rantai kasus dana BOS dan proyek Smart TV di Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat.
Respons Cepat Polisi dan Damkar Percepat Penanganan Kebakaran Rumah di wilayah Kapetakan
Polres Cianjur Gagalkan Peredaran 14,8 Kg Ganja, Dua Pengedar Ditangkap
Pos Jaga Pasar Induk Cianjur Dirusak OTK Pukul 03.00 WIB, Polisi Diminta Usut Tuntas
Sidang Ketiga Kasus Labu Viral di Cianjur, Jawaban Jaksa Ditolak Hakim
Tak Sekadar Cerai! Gugatan Balik di PA Cianjur Buka Dugaan Kejanggalan Buku Nikah, Kuasa Hukum Minta Fakta Diungkap di Persidangan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 12:11

TERKESAN BANYAK SANDIWARA PEMKAB LAHAT” EFISIENSI ” HANYA TOPENG

Selasa, 4 Agustus 2026 - 23:05

Plt Kepala Dinas Perikanan Saat dimintai tanggapannya Kabur dan langsung masuk mobil

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:29

Publik” Minta Kejari Lahat Bongkar tuntas rantai kasus dana BOS dan proyek Smart TV di Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat.

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:54

Respons Cepat Polisi dan Damkar Percepat Penanganan Kebakaran Rumah di wilayah Kapetakan

Rabu, 22 Juli 2026 - 09:25

Polres Cianjur Gagalkan Peredaran 14,8 Kg Ganja, Dua Pengedar Ditangkap

Berita Terbaru

Oplus_16908288

Daerah

Senin, 31 Agu 2026 - 20:01