Diskominfo Kabupaten Cirebon Gelar Bintek Pengelola Data , Wujudkan Satu Data Daerah

Selasa, 27 Mei 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Journal news.id.KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi Petugas Pengelola Data Perangkat Daerah dan Desa.

Kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Apita Cirebon ini dibuka secara resmi oleh Kepala Diskominfo Kabupaten Cirebon, Bambang Sudaryanto, pada Selasa (27/5/2025).

Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya pengelolaan data sebagai fondasi pembangunan daerah yang berkelanjutan dan tepat sasaran.

“Di era digital, data menjadi dasar utama dalam pengambilan keputusan. Pengelolaan data bukan sekadar tugas administratif, tapi bagian dari strategi pembangunan,” kata Bambang.

Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Cirebon telah menerbitkan Peraturan Bupati Nomor 56 Tahun 2022 tentang Satu Data Kabupaten Cirebon, sebagai tindak lanjut dari Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia.

Menurut Bambang, tersedianya data yang akurat, dapat dipercaya, dan bisa dibagipakaikan antarinstansi. Ini merupakan kunci sukses pelaksanaan program pemerintah.

Karena itu, lanjutnya, peningkatan kapasitas sumber daya manusia pengelola data di tingkat daerah dan desa dinilai penting.

“Diskominfo sebagai wali data memiliki kewajiban mengumpulkan dan menyebarluaskan data dari perangkat daerah maupun desa,” lanjutnya.

“Produk kebijakan satu data sangat dibutuhkan untuk mengarahkan pembangunan sesuai amanat UUD 1945,” ucapnya menambahkan.

Sementara itu, Kepala Bidang Statistik, Persandian dan E-Government Diskominfo Kabupaten Cirebon, Endang Sri Pujiastuti, menyampaikan tujuan bimtek adalah untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan teknis petugas pengelola data terkait prinsip Satu Data Indonesia.

“Kegiatan ini juga bertujuan menciptakan sistem informasi daerah yang terintegrasi, transparan, dan mudah diakses,” kata Endang.

Bimtek tersebut menghadirkan dua narasumber dan satu pengajar dari Dinas Kominfo Provinsi Jawa Barat. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat peran perangkat daerah dan desa sebagai produsen data, serta mendukung Diskominfo sebagai wali data dalam pengelolaan aplikasi satu data.

Sana

Berita Terkait

Wujud Kepedulian Sosial, Sat Lantas Polres Kuningan Gelar “Jumat Berkah” Berbagi Makanan Gratis untuk Masyarakat
Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang
Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan
Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis
Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot
Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan
‎Temuan Limbah Medis Diduga Dibuang Sembarangan di Sidoarjo, APMP Jatim Desak APH Turun Tangan ‎
Efisiensi: Anggaran Sekwan DPRD Lahat Rp81 Miliar Lebih PUBLIK’Transfaransi Cegah Rawan Korupsi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:56

Wujud Kepedulian Sosial, Sat Lantas Polres Kuningan Gelar “Jumat Berkah” Berbagi Makanan Gratis untuk Masyarakat

Senin, 28 September 2026 - 09:33

Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang

Rabu, 9 September 2026 - 09:20

Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan

Minggu, 6 September 2026 - 19:54

Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis

Rabu, 2 September 2026 - 15:48

Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot

Berita Terbaru