Journalnews.id
Lahat // Aroma ketidakjelasan menyelimuti penggunaan anggaran belanja APBD Tahun 2025 di Dinas Tanaman Pangan,Hortikultura & Peternakan (TPHP) Kabupaten Lahat, Saat dikonfirmasi Pihak Dinas Pertanian hingga Kepala Bidang justru mengaku kebingungan dan tidak dapat menjelaskan secara rinci kegiatan yang dimaksud.
Berdasarkan data yang dihimpun Kode: paket kegiatan anggaran tersebut bersumber dari APBD Kabupaten Lahat total mencapai miliaran menimbulkan tanda tanya Publik dalam penyaluran dana
Dinas Pertanian (TPHP) Belanja Jasa tenaga Teknis Pertanian dan Pangan senilai Rp1.297.580.000,00 ,Belanja Modal Alat Pertanian Rp4.640.466.160,10
kode: 5.2.02.04 ,Belanja Modal Alat Pengolahan Rp4.640.466.160,10
kode: 5.2.02.04.01, Belanja Modal Alat-Alat Peternakan Rp260.406.000,00
Kode :5.2.02.04.01.0009, Pengadaan alat uji kandungan babi pada mknan 100 teas Rp 194.250.000,00, Pengadaan panggan Konsentrat sapi potong Rp173.160.000,00
Ketua umum DPN LIDIKKRIMSUS RI Ozzie Gumanti menyoroti sejumlah anggaran yang nilainya sungguh “fantastis” untuk tahun 2025 Senilai Rp 7 miliar lebih Ossie mengungkapkan anggaran belanja Dinas TPHP Kabupaten Lahat pengelolaan yang dimaksud tidak relevan penggunaan dana yang di kelola dalam Penyalurannya,
Seperti bantuan :
Pengadaan ultrasonik Diognastik USG
Rp100.455.000,00 ;-
Kode RUP :61827407
Pengadaan pupuk NPK non subsidi
Rp54.834.000,00 ;-
Kode RUP :61768200
Pengadaan pupuk organik cair
Rp166.500.000,00 ;-
Kode RUP :61768083
Pengadaan jagung hibrida bisi dan pioner
Rp72.150.000,00 ;-
kode RUP :61710034
Pengadaan bibit jeruk siam
Rp55.500.000,00 ;-
Pengadaan bibit bawang merah
Rp195.497.640,00 ;-
Kode RUP :61768442
Pengadaan bibit bawang merah
Rp97.500.000,00 ;-
Kode RUP :59842639
Kami minta pihak APH untuk dapat mengaudit Belanja pengelolaan anggaran yang sangat fantastis ini duit rakyat, “kok pengadaan Pengelolaan Dana tersebut masih menjadi kendala dan persoalan klasik bau busuk, ujar ” Ossie kepada Media Jum’at (24/5/2026)
Ossie menambahkan bila perlu Kadis DLH Kabupaten Lahat diganti serta kabidnya ini apabila tidak bisa menanggulangi masalah sampah angggaran nya begitu besar sampah menjadi persoalan terus dimata Masyarakat.
“Di konfirmasi sampai saat ini Pihak Dinas Pertanian (TPHP) Lahat, Hingga berita ini dipublish belum memberikan hak jawabnya.
Jurnalis :Frengky.As/AWDI
Bersambung**











