Bupati Imron Harap CDPOB Cirebon Timur Percepat Pemerataan Pembangunan

Selasa, 26 Agustus 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Journal news.id.KABUPATEN CIREBON — Bupati Cirebon Imron berharap rencana pembentukan Calon Daerah Persiapan Otonomi Baru (CDPOB) Cirebon Timur, dapat mempercepat pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Hal itu ia sampaikan saat menerima kunjungan kerja Komisi I DPRD Jawa Barat di Pendopo Bupati Cirebon, Selasa (26/8/2025), yang membahas persiapan pemekaran wilayah sekaligus calon ibu kota Cirebon Timur.

“Harapan kami, pemekaran ini benar-benar membawa manfaat bagi masyarakat, terutama untuk pemerataan pembangunan dan percepatan kesejahteraan,” kata Imron.

Menurutnya, Kabupaten Cirebon saat ini menanggung beban besar dengan jumlah penduduk sekitar 2,4 juta jiwa, tersebar di 40 kecamatan, 412 desa, dan 12 kelurahan.

“Dengan jumlah penduduk sebesar itu, sementara dukungan anggaran dari pusat masih terbatas, maka pemekaran menjadi salah satu solusi agar pembangunan bisa lebih merata,” ujarnya.

Imron menekankan pembentukan daerah persiapan otonomi baru tidak hanya sebatas urusan administratif. Namun juga harus memperhatikan kesiapan sumber daya manusia, aspek keuangan, serta keberlanjutan pembangunan daerah.

Karena itu, ia menyambut baik kunjungan Komisi I DPRD Jawa Barat sebagai bagian dari kajian objektif terhadap kesiapan Cirebon Timur menjadi CDPOB.

“Sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD sangat penting agar kebijakan yang diambil tepat sasaran dan betul-betul memberi manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua DPRD Jabar, Ono Surono menyebut, skor kelayakan Cirebon Timur sebagai CDPOB masih di angka 351 poin, sementara standar minimalnya 400-500 poin.

Menurut Ono, ada beberapa aspek yang perlu diperkuat melalui dukungan APBD Kabupaten Cirebon, terutama di bidang infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan.

“Kalau masyarakat sudah satu barisan dan calon ibu kota jelas, tidak ada alasan untuk memperlambat. Yang penting kekurangan indikator segera dipenuhi,” kata Ono.

Sana

Berita Terkait

Wujud Kepedulian Sosial, Sat Lantas Polres Kuningan Gelar “Jumat Berkah” Berbagi Makanan Gratis untuk Masyarakat
Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang
Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan
Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis
Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot
Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan
‎Temuan Limbah Medis Diduga Dibuang Sembarangan di Sidoarjo, APMP Jatim Desak APH Turun Tangan ‎
Efisiensi: Anggaran Sekwan DPRD Lahat Rp81 Miliar Lebih PUBLIK’Transfaransi Cegah Rawan Korupsi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:56

Wujud Kepedulian Sosial, Sat Lantas Polres Kuningan Gelar “Jumat Berkah” Berbagi Makanan Gratis untuk Masyarakat

Senin, 28 September 2026 - 09:33

Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang

Rabu, 9 September 2026 - 09:20

Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan

Minggu, 6 September 2026 - 19:54

Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis

Rabu, 2 September 2026 - 15:48

Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot

Berita Terbaru