Bupati Imron Dukung Pembenahan Data Bansos dan Program Sekolah Rakyat

Kamis, 14 Agustus 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Journal news.id.KABUPATEN CIREBON — Bupati Cirebon Imron meminta pembenahan data kesejahteraan sosial di daerahnya agar penyaluran bantuan sosial (bansos) tepat sasaran, sekaligus mendukung rencana pembangunan Sekolah Rakyat bagi warga kurang mampu.

Dalam kunjungan Menteri Sosial Saifullah Yusuf ke Pendopo Bupati Cirebon, Rabu (13/8/2025), Imron mengatakan, pilar-pilar sosial menjadi ujung tombak validasi data penerima bantuan, karena mereka bekerja langsung di lapangan dan mengenal kondisi warga secara personal.

“Kita temukan penerima bantuan yang sudah meninggal, tetapi datanya belum diperbarui. Maka, kami minta Dinas Sosial melakukan pembenahan data ini,” kata Imron.

Ia menilai kerja keras pilar sosial sangat penting, agar masyarakat benar-benar merasakan kehadiran pemerintah.

Menurutnya, mereka juga diharapkan mampu menangani permasalahan sosial, ekonomi, serta memperkuat integritas dan moral bangsa.

Selain itu, Imron mengungkapkan rencana pembangunan Sekolah Rakyat di wilayah Sumber, yang ditargetkan dapat mulai menerima murid pada tahun ajaran depan. Mengingat antusiasme warga untuk mendaftar sudah tinggi.

“Kami berharap tahun ini sudah mulai dibangun, sehingga Juli mendatang sudah bisa menerima murid,” ujarnya.

Imron juga berharap, kunjungan Mensos ini dapat memotivasi generasi muda dan pilar sosial di Kabupaten Cirebon untuk peduli dan peka terhadap masalah sosial di lingkungan mereka.

Sementara itu, Mensos Saifullah Yusuf mengatakan, pemerintah pusat menargetkan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Cirebon dapat ditekan hingga nol persen pada 2026.

“Kita harus kolaborasi. Kalau terpadu, dampaknya akan lebih nyata,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Kementerian Sosial sedang mensinergikan program bansos dan pemberdayaan ekonomi dengan pemerintah daerah di seluruh Indonesia, termasuk Cirebon.

Bansos akan dievaluasi setiap lima tahun untuk penerima usia produktif, yang selanjutnya diarahkan ke program pemberdayaan seperti UMKM atau pelatihan kerja.

Untuk penerima lansia dan penyandang disabilitas, bantuan akan dilanjutkan sesuai kebutuhan. Saifullah menambahkan, intervensi dilakukan berbasis data terukur dan didampingi petugas lapangan.

Terkait Sekolah Rakyat, ia menyebut, Pemkab Cirebon sudah menyiapkan lahan untuk sekolah permanen, namun masih diperlukan sertifikasi dan penilaian kelayakan lahan.

“Untuk sementara, bisa menggunakan gedung yang ada sambil menunggu pembangunan sekolah permanen,” ucapnya menambahkan.

Sana

Berita Terkait

Wujud Kepedulian Sosial, Sat Lantas Polres Kuningan Gelar “Jumat Berkah” Berbagi Makanan Gratis untuk Masyarakat
Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang
Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan
Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis
Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot
Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan
‎Temuan Limbah Medis Diduga Dibuang Sembarangan di Sidoarjo, APMP Jatim Desak APH Turun Tangan ‎
Efisiensi: Anggaran Sekwan DPRD Lahat Rp81 Miliar Lebih PUBLIK’Transfaransi Cegah Rawan Korupsi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:56

Wujud Kepedulian Sosial, Sat Lantas Polres Kuningan Gelar “Jumat Berkah” Berbagi Makanan Gratis untuk Masyarakat

Senin, 28 September 2026 - 09:33

Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang

Rabu, 9 September 2026 - 09:20

Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan

Minggu, 6 September 2026 - 19:54

Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis

Rabu, 2 September 2026 - 15:48

Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot

Berita Terbaru