BUPATI HADIRI HAFLAH ATTASYAKUR LIL IKTITAM KE-33 PONPES PUTRA PUTRI BAITUL MUQODDAS

Jumat, 10 Maret 2023

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KAJEN – Bupati Pekalongan Fadia Arafiq hadir dan memberikan sambutan dalam acara Haflah Attasyakur Lil Iktitam Ke-33 Pondok Pesantren (Ponpes) Putra Putri Baitul Muqoddas Kranji Kecamatan Kedungwuni, Kamis (09/03/2023) malam.

Dalam kesempatan itu, Bupati menyampaikan apresiasi kepada Ponpes Putra Putri Baitul Muqoddas yang selama ini telah turut berperan membangun akhlak yang baik anak-anak di Kabupaten Pekalongan,“Saya melihat lulusan dari Ponpes Putra Putri Baitul Muqoddas ini banyak yang menjadi orang yang berhasil dan luar biasa. Terima kasih kepada segenap kyai, ustad, dan uztadzah Ponpes Putra Putri Baitul Muqoddas yang membantu saya dan Pemerintah Kabupaten Pekalongan untuk mendidik anak-anak Kabupaten Pekalongan untuk menjadi anak-anak yang berakhlak baik,” ujar bupati.

Kepada para santri yang diwisuda malam itu, Bupati berharap agar mereka dapat mengamalkan ilmu yang diperoleh selama belajar di ponpes baik dilingkungan sekitar maupun secara luas, “Semoga anak-anak semuanya menjadi anak-anak yang shalih dan salihah. Ilmunya semoga bisa berguna untuk bangsa, negara, dan keluarga,” tuturnya.

Selain itu, bupati juga mengingatkan pentingnya mempersiapkan anak yang berakhlak baik sejak dini kepada para orang tua. Menurutnya, ketika orang tua meninggal hanya anak yang shalih dan shalihah yang bisa mengirimkan doa dan pahala kepada orang tuanya yang sudah meninggal, “Anak yang shalih perlu kita persiapkan dan ciptakan melalui pendidikan akhlak. Karena kalau kita sudah meninggal keluarga kita tidak bisa mengirimkan harta, pakaian, atau uang. Tapi yang bisa dikirimkan adalah doa dari anak yang sholih dan pahala-palahanya. Ini dapat kita persiapkan dengan mamasukkan anak-anak kita untuk belajar di ponpes,” kata bupati.

Ia menegaskan bahwa anak yang memiliki dasar pendidikan akhlak yang baik jika terjun ke masyarakat akan menjadi orang yang bermanfaat dan membawa kebaikan untuk lingkungan sekitarnya, “Kalau sudah berakhlak insya allah mau jadi apapun pasti ada dasar akhlaknya. Jika jadi pemimpin ia akan jadi pemimpin yang baik dan amanah, jika dia jadi polisi dia akan jadi polisi yang baik atau pun profesi lainnya. Kalau sudah akhlaknya memang baik akan jadi baik,” pungkasnya. *Tim Prokompim Setda Kabupaten Pekalongan

Berita Terkait

Wujud Kepedulian Sosial, Sat Lantas Polres Kuningan Gelar “Jumat Berkah” Berbagi Makanan Gratis untuk Masyarakat
Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang
Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan
Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis
Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot
Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan
‎Temuan Limbah Medis Diduga Dibuang Sembarangan di Sidoarjo, APMP Jatim Desak APH Turun Tangan ‎
Efisiensi: Anggaran Sekwan DPRD Lahat Rp81 Miliar Lebih PUBLIK’Transfaransi Cegah Rawan Korupsi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:56

Wujud Kepedulian Sosial, Sat Lantas Polres Kuningan Gelar “Jumat Berkah” Berbagi Makanan Gratis untuk Masyarakat

Senin, 28 September 2026 - 09:33

Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang

Rabu, 9 September 2026 - 09:20

Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan

Minggu, 6 September 2026 - 19:54

Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis

Rabu, 2 September 2026 - 15:48

Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot

Berita Terbaru