Batik Merawit Cirebon Resmi Dapat Sertifikat IG

- Penulis

Selasa, 26 November 2024 - 08:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Journal news.id.KABUPATEN CIREBON — Kabupaten Cirebon kini memiliki batik dengan teknik khasnya, merawit, yang resmi mendapatkan sertifikat Indikasi Geografis (IG) dari Kementerian Hukum dan HAM.

Sertifikat ini, yang ditetapkan pada 4 November 2024, menjadikan batik merawit sebagai produk batik IG pertama di Kabupaten Cirebon dan menjadi yang keenam di Indonesia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya menyampaikan, bahwa penerimaan sertifikat IG ini merupakan tonggak penting dalam upaya mempromosikan batik merawit, serta meningkatkan daya saing produk lokal.

“Ini adalah kebanggaan bagi kami. Ke depan, kami akan bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memastikan batik merawit dapat berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat, baik dari segi ekonomi maupun pelestarian budaya,” ujar Wahyu di Kantor Bupati Cirebon, Senin (25/11/2024).

Penerimaan sertifikat IG juga membuka peluang untuk regenerasi perajin batik. Meskipun tantangan dalam melahirkan generasi baru perajin batik cukup besar, baik di Kabupaten Cirebon maupun di Indonesia.

Wahyu menekankan pentingnya pelatihan dan pemberdayaan bagi generasi muda, agar terus menjaga tradisi membatik.

“Kami berharap dengan adanya sertifikat IG ini, para perajin dapat lebih semangat dan bangga dengan produk mereka. Kami akan terus mendukung upaya-upaya yang bisa membantu regenerasi perajin batik di Cirebon,” katanya.

Dengan pengakuan IG ini, batik merawit bukan hanya menjadi kebanggaan lokal, melainkan dapat berkembang menjadi produk unggulan yang mendunia, membawa dampak positif bagi industri budaya Cirebon.

Batik merawit sendiri dikenal dengan teknik pembuatan garis tipis, seperti ranting atau rambut, yang membedakannya dari jenis batik lainnya.

Menurut Ketua Asosiasi Perajin dan Pengusaha Batik Indonesia (APPBI), Komarudin Kudiya, garis-garis halus tersebut memerlukan keahlian tinggi dan peralatan berkualitas.

“Proses pembuatan batik merawit tidak mudah. Canting yang digunakan harus berkualitas, begitu juga malam (lilin) yang harus dipanaskan dengan suhu yang tepat, agar garis tipisnya tetap terjaga,” ungkap Komarudin.

Batik merawit hanya diproduksi oleh perajin di delapan desa di Kabupaten Cirebon, yakni Trusmi Kulon, Trusmi Wetan, Kaliwulu, Wotgali, Gamel, Sarabau, Panembahan, dan Kalitengah.

Dan diperkirakan terdapat sekitar 1.000 perajin yang menguasai teknik ini di Kabupaten Cirebon.

Sertifikat IG diharapkan dapat meningkatkan nilai jual batik merawit, di mana setiap produk akan dilengkapi dengan barcode yang mencantumkan informasi mengenai motif dan pembuatnya.

Hal ini diharapkan, dapat memberikan insentif tambahan bagi perajin dan meningkatkan kualitas produk yang dihasilkan.

“Motif sawat pengantin adalah salah satu motif yang banyak menggunakan teknik merawit. Dengan adanya sertifikasi IG, produk ini dapat lebih dikenal luas dan memiliki daya saing lebih tinggi,” jelasnya.

Sana

Berita Terkait

Peta Politik Pilkades Jeruklegi Wetan Memanas, Andri Leonard Rotty Buka Peluang Maju
Kekuatan Berita: Respons Cepat PMI Cilacap Bantu Warga Tritih Lor yang Membutuhkan
Satlantas Polres Pekalongan Tingkatkan Kompetensi Personel Melalui Pelatihan Penanganan TKP Kecelakaan Lalu Lintas
Warga Kp. Saparantu Keluhkan Air Sumur Berbau dan Berbusa, Minta Pihak SPPG Kademangan 1 Lakukan Pengerukan
Ruang Publik Depan Istana Cipanas Harus Dibuka Kembali, Tuntutan Dari Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Cianjur
Prof Sutan Nasomal : Presiden RI Harus Sadar Total Hak Hidup Dan Mati “Sedang Di Jadikan Judi Elit Global”
Kemenag Cianjur Ajak Guru PAI “Break The Pattern” Demi Pendidikan Berkualitas
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:17 WIB

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:04 WIB

Peta Politik Pilkades Jeruklegi Wetan Memanas, Andri Leonard Rotty Buka Peluang Maju

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:09 WIB

Kekuatan Berita: Respons Cepat PMI Cilacap Bantu Warga Tritih Lor yang Membutuhkan

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:01 WIB

Satlantas Polres Pekalongan Tingkatkan Kompetensi Personel Melalui Pelatihan Penanganan TKP Kecelakaan Lalu Lintas

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:48 WIB

Ruang Publik Depan Istana Cipanas Harus Dibuka Kembali, Tuntutan Dari Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Cianjur

Berita Terbaru

Berita

Kamis, 11 Jun 2026 - 16:17 WIB

Hukum Kriminal

Sidang Ketiga Kasus Labu Viral di Cianjur, Jawaban Jaksa Ditolak Hakim

Kamis, 11 Jun 2026 - 08:04 WIB