Abdi Nagri Nganjang Ka Warga’_ Hadir di Perbatasan Jabar-Jateng _Warga Antusias Sambut Layanan dan Hiburan

- Penulis

Kamis, 8 Mei 2025 - 08:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Journalnews //KABUPATEN CIREBON – Program unggulan Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat, _Abdi Nagri Nganjang Ka Warga_ edisi ke-6 hadir di wilayah perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah. Mengusung tema _“Bapa Kula, Ketemu Karo Warga”_, kegiatan ini digelar di Desa Pasuruan, Kecamatan Pabedilan, Kabupaten Cirebon, yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Brebes, Provinsi Jawa Tengah.

Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (7/5/2025) ini menghadirkan festival layanan publik dan hiburan rakyat yang dapat dinikmati masyarakat setempat sejak pukul 08.00 hingga 15.00 WIB.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masyarakat mendapatkan akses langsung terhadap berbagai layanan publik, mulai dari Samsat Keliling (Samling), pembagian bibit gratis, layanan Pasleuw Digi, hingga pelayanan informasi kehutanan yang dikemas dalam bentuk games Tahura.

Tersedia pula konsultasi dan pembayaran zakat infak sedekah (ZIS), Charity Store dari Baznas Jawa Barat, serta konsultasi program pemberdayaan zakat.

Bagi penyandang disabilitas, tersedia layanan pengukuran dan pemberian tangan dan kaki palsu. Masyarakat juga bisa memanfaatkan Layanan Perpustakaan Keliling, serta berbagai layanan sosial seperti pendampingan bagi lansia, anak, dan penyandang disabilitas terlantar, pelayanan DTKS, hingga informasi perlindungan dan jaminan sosial tanggap bencana.

Program ini juga menyediakan informasi lowongan kerja dalam dan luar negeri, pelatihan kerja, serta uji kompetensi. Beberapa layanan kesehatan yang diminati warga antara lain sunatan massal, pemeriksaan gigi, skrining TBC, pemeriksaan ibu hamil (USG), imunisasi, konseling jiwa, layanan KB, dan layanan konseling bagi perempuan dan anak.

Selain itu, warga juga mendapat akses terhadap layanan administrasi kependudukan, inventarisasi rumah belum berlistrik, pelaporan pembangkit listrik hingga 500 kW, serta layanan mobil kemasan.

Dukungan terhadap pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) juga diberikan melalui konsultasi koperasi, legalitas usaha seperti penerbitan NIB, sertifikasi halal, HAKI, surat keterangan UMKM, serta layanan e-Katalog dan marketplace I Literasi.

Petani turut mendapatkan bantuan berupa pembagian bibit kopi, pestisida organik, serta konsultasi Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) di sektor perkebunan.

Tak ketinggalan, tersedia pula layanan pembuatan akun Learning Management System (LMS), informasi sistem layanan informasi keuangan (SLIK/BI Checking), pendaftaran kepesertaan BPJS, serta kampanye edukatif seperti gerakan Stop Bullying untuk siswa SD. Warga juga diperkenalkan pada Sapawarga, aplikasi layanan publik digital milik Pemdaprov Jabar.

Malam harinya, masyarakat disuguhi hiburan rakyat mulai pukul 20.00 WIB hingga selesai. Acara dimeriahkan oleh Ceu Popon, penyanyi Charly Van Houten, komedian Sunda Ohang, grup EMKA 9, Wa Kancil, serta penampilan seni tari seperti Tari Lembur Pakuan, Tari Aryawisesa, Tari Topeng Kelana Cirebon, dan Tari Kreasi Sekar Baksa.

Salah satu warga Desa Pasuruan, Heni, mengaku merasa sangat terbantu dengan hadirnya layanan publik yang lengkap dan dekat dengan masyarakat. Ia menilai, kehadiran program ini seolah membuat Pemda Provinsi Jawa Barat ‘pindah’ ke desanya.

“Sebagai masyarakat tentunya merasa terbantu dengan adanya pelayanan-pelayanan publik ini. Sehingga kami bisa langsung berkonsultasi dengan dinas-dinas terkait tanpa harus jauh-jauh ke kantor pemerintahan,” ujar Heni.

Melalui program _Abdi Nagri Nganjang Ka Warga_, Pemda Provinsi Jawa Barat terus menunjukkan komitmennya untuk menghadirkan pelayanan publik yang menyentuh langsung kebutuhan warga, hingga ke wilayah perbatasan provinsi.

Biro Cirebon
Wadira

Berita Terkait

Warga Kp. Saparantu Keluhkan Air Sumur Berbau dan Berbusa, Minta Pihak SPPG Kademangan 1 Lakukan Pengerukan
Ruang Publik Depan Istana Cipanas Harus Dibuka Kembali, Tuntutan Dari Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Cianjur
Prof Sutan Nasomal : Presiden RI Harus Sadar Total Hak Hidup Dan Mati “Sedang Di Jadikan Judi Elit Global”
Kemenag Cianjur Ajak Guru PAI “Break The Pattern” Demi Pendidikan Berkualitas
Praperadilan Jadi Senjata Nelayan Kecil: Uji Kepatuhan Prosedural di Tengah Implementasi KUHAP Baru
Respons Cepat Aduan Call Center 110, Polres Pekalongan Tertibkan Kafe yang Putar Musik Hingga Larut Malam
Pria Asal Waled Meninggal Dunia Diduga Tertemper KA Harina, Polisi Ingatkan Bahaya Melintas di Perlintasan Tanpa Palang Pintu
SPPG Bobojong 04 Maksimalkan IPAL: Komitmen Jaga Lingkungan
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:00 WIB

Warga Kp. Saparantu Keluhkan Air Sumur Berbau dan Berbusa, Minta Pihak SPPG Kademangan 1 Lakukan Pengerukan

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:48 WIB

Ruang Publik Depan Istana Cipanas Harus Dibuka Kembali, Tuntutan Dari Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Cianjur

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:19 WIB

Prof Sutan Nasomal : Presiden RI Harus Sadar Total Hak Hidup Dan Mati “Sedang Di Jadikan Judi Elit Global”

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:46 WIB

Kemenag Cianjur Ajak Guru PAI “Break The Pattern” Demi Pendidikan Berkualitas

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:55 WIB

Praperadilan Jadi Senjata Nelayan Kecil: Uji Kepatuhan Prosedural di Tengah Implementasi KUHAP Baru

Berita Terbaru