PPDB SMPN 11 di Kota Cirebon diduga Penuh Dengan Rekayasa.

Sabtu, 12 Juli 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Journalnews/ Kota Cirebon, Penerimaan Peserta Didik Baru adalah sistem yang digunakan oleh sekolah untuk menerima siswa baru di berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD, TK, SD, SMP, hingga SMA/SMK. PPDB bertujuan untuk memastikan proses penerimaan siswa baru berjalan secara adil, transparan, dan akuntabel.

Penerimaan Peserta didik Baru di Kota Cirebon Tahun 2025 masih syarat dengan Rekayasa, hal ini di sampaikan oleh Zeki salah satu orang tua murid kepada wartawan pada Sabtu 12 juli saat di temui di depan SMPN 11 Kota Cirebon.
Sabtu 12 Juli 2025 Zeki datang ke SMP N 11 untuk menanyakan terkait anaknya yang tidak di terima oleh sekolah tersebut padahal menurut Zeki jarak tempuh dari tempat tinggalnya tidak jauh-jauh amat tapi kenapa tidak masuk ujar Zeki.

Disampaikan pula pihaknya telah telah menghubungi pihak Disdik kota Cirebon ibu Ade melalui no Telefon Cellular nya tapi tidak di respon, sedangkan menurut ketua panitia penerimaan SMP N 11 kota terkait penerimaan peserta didik baru merupakan wewenang ibu Ade kata ketua panitia SMP N 11 kepada zeki.

Zeki yang merupakan aktivis antikorupsi yang sudah berkiprah sejak tahun 1998 jelas menuding adanya rekayasa dalam penerimaan peserta didik Baru di SMP N 11 kota Cirebon hal ini di ungkapkan setelah pihaknya mendatangi panitia PPDB SMPN 11, sabtu (12/06/2025).
Menurut pengakuannya pihaknya melihat database penerimaan peserta didik Baru di SMP N 11 kota banyak anak yang asal SD dari kabupaten seperti, Desa Ujunggebng, Desa Kerandon, Sindanglaut kalioa Talun dan masih banyak lagi. Hal ini jelas ada sesuatu sehingga bisa masuk ungkap Zeki.

Pihaknya berharap Walikota Cirebon saat ini mampu melakukan perubahan terhadap kegiatan penerimaan PPDB di kota Cirebon dan prioritas untuk warga kota Cirebon harapnya.

Hingga berita ini diterbitkan Pihak SMPN 11 dan Dinas Pendidikan Kota belum bisa memberikan Komentar.

 

Biro Cirebon

Berita Terkait

Wujud Kepedulian Sosial, Sat Lantas Polres Kuningan Gelar “Jumat Berkah” Berbagi Makanan Gratis untuk Masyarakat
Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang
Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan
Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis
Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot
Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan
‎Temuan Limbah Medis Diduga Dibuang Sembarangan di Sidoarjo, APMP Jatim Desak APH Turun Tangan ‎
Efisiensi: Anggaran Sekwan DPRD Lahat Rp81 Miliar Lebih PUBLIK’Transfaransi Cegah Rawan Korupsi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:56

Wujud Kepedulian Sosial, Sat Lantas Polres Kuningan Gelar “Jumat Berkah” Berbagi Makanan Gratis untuk Masyarakat

Senin, 28 September 2026 - 09:33

Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang

Rabu, 9 September 2026 - 09:20

Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan

Minggu, 6 September 2026 - 19:54

Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis

Rabu, 2 September 2026 - 15:48

Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot

Berita Terbaru