Kasus DBD semakin merebak, Pemerintah Desa Pegagan kidul Respon Cepat dengan melaksanakan Fogging

Senin, 26 Mei 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Journal news //
Cirebon, – Tampung Aspirasi masyarakat terkait adanya kasus Demam Berdarah Dengue ( DBD) yang kini kembali merebak di wilayah kecamatan kapetakan, kabupaten Cirebon khususnya di Desa Pegagan Kidul.

Dilaporkan Terdapat beberapa warga mengalami gejala demam tinggi dan akhirnya Meninggal dunia, sehingga sebagian warga masyarakat khawatir akan penyakit tersebut.

Menanggapi adanya keluhan masyarakat terkait merebaknya DBD, Pemerintah Desa ( Pemdes) Pegagan Kidul, Kecamatan Kapetakan Kabupaten Cirebon bersama Dinas Kesehatan dan Puskesmas Kedaton bergerak cepat untuk mencegah penyebaran lebih lanjut dengan melaksanakan kegiatan Fogging serantak dengan menyisir perkampungan warga.

Fogging tersebut dilaksanakan bergilir di tiap RW desa setempat terutamanya lokasi yang diidentifikasi sebagai sarang nyamuk, termasuk dilingkungan rumah rumah penduduk.

Kepala Desa Pegagan Kidul saat dikonfirmasi menjelaskan” Bahwa tindakan fogging ini kita ambil dan laksanakan di berbagai titik pelosok desa dengan menyasar rumah rumah warga sebagai langkah antisipasi penyebaran DBD lebih meluas.

“Kami telah menerima informasi dan aduan dari masyarakat kami sendiri terkait merebaknya kasus DBD. untuk itu, kami langsung berkoordinasi dengan dinas terkait dan melakukan fogging bergilir di tiap dusun guna memutus mata rantai penyebaran penyakit tersebut,” Ungkap H. Suryana kepada Wartawan, Senin (26/05/2025)

Lebih lanjutnya H. Suryana menyamampaikan” Selain melakukan fogging Pemerintah Desa juga turut mengimbau masyarakat untuk secara aktif turut serta menjaga kebersihan lingkungan sekitarnya. Masyarakat kami himbau untuk melakukan tiga M Plus, yakni menguras tempat penampungan air, menutup rapat tempat air, memanfaatkan atau mendaur ulang barang bekas yang dapat menampung air, serta membersihkan lingkungan sekitarnya masing-masing.
Kesadaran masyarakat harus kita ingatkan, mari bersama-sama kita aktif dalam pencegahan penyakit ini, dengan menjaga kebersihan lingkungan, terutama mengolah sampah pada tempatnya dan menghilangkan genangan air,” Pungkasnya

Cc. Biro Cirebon

Berita Terkait

Wujud Kepedulian Sosial, Sat Lantas Polres Kuningan Gelar “Jumat Berkah” Berbagi Makanan Gratis untuk Masyarakat
Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang
Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan
Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis
Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot
Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan
‎Temuan Limbah Medis Diduga Dibuang Sembarangan di Sidoarjo, APMP Jatim Desak APH Turun Tangan ‎
Efisiensi: Anggaran Sekwan DPRD Lahat Rp81 Miliar Lebih PUBLIK’Transfaransi Cegah Rawan Korupsi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:56

Wujud Kepedulian Sosial, Sat Lantas Polres Kuningan Gelar “Jumat Berkah” Berbagi Makanan Gratis untuk Masyarakat

Senin, 28 September 2026 - 09:33

Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang

Rabu, 9 September 2026 - 09:20

Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan

Minggu, 6 September 2026 - 19:54

Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis

Rabu, 2 September 2026 - 15:48

Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot

Berita Terbaru