Hadiri Pelantikan WKRI Cabang ST. Willibrodus Arso, Ini Pesan Penting Bupati Keerom

Minggu, 11 Mei 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Journal News.id // Bupati Keerom Piter Gusbager, S.Hut, MUP hadiri Misa Syukur dan Ramah Tamah Pelantikan dewan pengurus cabang dan ranting Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) ST. Willibrodus Arso masa bakti 2024-2027, Minggu, (11/5/25), bertempat di Aula Gereja ST. Yakobus, Workwana.

Turut hadir Ketua TP PKK Keerom Ny. Angela TH Frank Gusbager, Ketua DWP Ny. Moningka Anggota MRP Naomi R. Sumel, Anggota DPRP Ety May dan DPRK Keerom Anna Maria Borotian, pimpinan OPD, Ketua Presidium DPD WKRI Keuskupan Jayapura Rini Kelanit Moa, Pembina WKRI Arso Krispinus Bidi, SVD, organisasi wanita lintas agama, TNI/Polri, tokoh agama, tokoh perempuan, tokoh pemuda dan lannya.

WKRI merupakan salah satu organisasi keagamaan yang beranggotakan perempuan-perempuan Indonesia yang beragama Katolik, dimana organisasi ini berperan penting sebagai fasilitator pemberdayaan perempuan dan umat

Dalam sambutannya, Bupati Keerom Piter Gusbager mengucapkan selamat dan sukses atas dilantiknya pengurus cabang dan ranting WKRI Arso-Keerom.

Dikatakannya, terlibat dalam sebuah organisasi itu merupakan sebuah proses memenuhi sebuah kebutuhan peran sosial dalam masyarakat.

“Untuk itu manfaatkan baik-baik kesempatan ini, bagaimana WKRI itu bertransformasi untuk merubah situasi ke arah yang lebih baik. Setelah vakum 12 tahun saya berharap WKRI terus aktif dan bangkit,” ucapnya.

Lebih lanjut Bupati 2 Periode Kabupaten Keerom ini menyebutkan bahwa kemitraan/partnership adalah hal penting yang mesti dilakukan.

“Kordinasi menjadi penting untuk menjadi sebuah semangat kolaborasi, maka saya titip komunikasi agar kita dapat terus berkolaborasi,” ujarnya.

Akhir sambutannya, orang no 1 di Kabupaten Keerom ini berpesan agar WKRI terus bersatu, bergotong royong dalam kekompakan.

“Didalam organisasi ini tidak ada namanya sukuisme, golongan dan lain-lain, tetapi yang ada adalah semua perempuan-perempuan hebat Katolik Republik Indonesia. Selamat berjuang dan berkarya membangun masyarakat dan umat,” tutupnya. (@mr)

Berita Terkait

Peziarah Diduga Jadi Korban Penipuan di Makom Hakekat Kutawaringin Mande
Wujud Kepedulian Sosial, Sat Lantas Polres Kuningan Gelar “Jumat Berkah” Berbagi Makanan Gratis untuk Masyarakat
Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang
Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan
Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis
Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot
Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan
‎Temuan Limbah Medis Diduga Dibuang Sembarangan di Sidoarjo, APMP Jatim Desak APH Turun Tangan ‎

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:47

Peziarah Diduga Jadi Korban Penipuan di Makom Hakekat Kutawaringin Mande

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:56

Wujud Kepedulian Sosial, Sat Lantas Polres Kuningan Gelar “Jumat Berkah” Berbagi Makanan Gratis untuk Masyarakat

Senin, 28 September 2026 - 09:33

Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang

Rabu, 9 September 2026 - 09:20

Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan

Minggu, 6 September 2026 - 19:54

Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis

Berita Terbaru