Indonesia Tambah Impor dari AS USD 19 Miliar, Kedaulatan Ekonomi Dipertaruhkan?

Senin, 21 April 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

JOURNALNEWS .ID -//- Pemerintah Indonesia dikabarkan menyepakati peningkatan nilai impor dari Amerika Serikat hingga USD 19 miliar. Kebijakan ini muncul sebagai respons atas potensi tarif 32% yang akan dikenakan Amerika terhadap sejumlah produk ekspor unggulan Indonesia, seperti tekstil, alas kaki, dan furnitur.

Menteri Perdagangan menyebut langkah ini sebagai “strategi diplomasi dagang” untuk menjaga stabilitas hubungan bilateral. Namun, di balik strategi tersebut, kekhawatiran muncul dari kalangan pengamat dan pelaku usaha lokal.

“Apakah kita sedang melindungi kepentingan nasional, atau justru sedang membuka jalan bagi intervensi ekonomi luar negeri?” ujar salah satu ekonom yang enggan disebut namanya.

Peningkatan impor dikhawatirkan akan menekan pelaku usaha mikro dan petani lokal, terutama jika produk-produk dari AS mulai membanjiri pasar domestik. Di media sosial, masyarakat mulai menyuarakan kegelisahan tentang arah kebijakan ekonomi yang dinilai makin menjauh dari semangat berdikari.

Sementara itu, sebagian pengamat politik menilai keputusan ini bisa menimbulkan efek domino dalam konteks kedaulatan ekonomi dan ketahanan nasional. “Jangan sampai ini menjadi bentuk baru tekanan global yang dibungkus dalam istilah kerja sama,” tulis akun @NurQolbi dalam unggahan opininya yang viral di media sosial.

#KedaulatanEkonomi #EksporImpor #IndonesiaAS #SorotPublik #OpiniRakyat #BangunEkonomiLokal

Berita Terkait

Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan
Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis
Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot
Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan
‎Temuan Limbah Medis Diduga Dibuang Sembarangan di Sidoarjo, APMP Jatim Desak APH Turun Tangan ‎
Efisiensi: Anggaran Sekwan DPRD Lahat Rp81 Miliar Lebih PUBLIK’Transfaransi Cegah Rawan Korupsi
Petasan Meledak di Halaman Rumah, Warga Karangdadap Pekalongan Dilarikan ke Rumah Sakit
Kapolda NTB Pimpin Upacara Hari Juang Polri, Kenang Proklamasi Polisi 21 Agustus 1945
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 09:20

Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan

Minggu, 6 September 2026 - 19:54

Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis

Rabu, 2 September 2026 - 15:48

Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot

Selasa, 1 September 2026 - 19:15

Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 01:06

‎Temuan Limbah Medis Diduga Dibuang Sembarangan di Sidoarjo, APMP Jatim Desak APH Turun Tangan ‎

Berita Terbaru