Indonesia Tambah Impor dari AS USD 19 Miliar, Kedaulatan Ekonomi Dipertaruhkan?

- Penulis

Senin, 21 April 2025 - 18:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

JOURNALNEWS .ID -//- Pemerintah Indonesia dikabarkan menyepakati peningkatan nilai impor dari Amerika Serikat hingga USD 19 miliar. Kebijakan ini muncul sebagai respons atas potensi tarif 32% yang akan dikenakan Amerika terhadap sejumlah produk ekspor unggulan Indonesia, seperti tekstil, alas kaki, dan furnitur.

Menteri Perdagangan menyebut langkah ini sebagai “strategi diplomasi dagang” untuk menjaga stabilitas hubungan bilateral. Namun, di balik strategi tersebut, kekhawatiran muncul dari kalangan pengamat dan pelaku usaha lokal.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Apakah kita sedang melindungi kepentingan nasional, atau justru sedang membuka jalan bagi intervensi ekonomi luar negeri?” ujar salah satu ekonom yang enggan disebut namanya.

Peningkatan impor dikhawatirkan akan menekan pelaku usaha mikro dan petani lokal, terutama jika produk-produk dari AS mulai membanjiri pasar domestik. Di media sosial, masyarakat mulai menyuarakan kegelisahan tentang arah kebijakan ekonomi yang dinilai makin menjauh dari semangat berdikari.

Sementara itu, sebagian pengamat politik menilai keputusan ini bisa menimbulkan efek domino dalam konteks kedaulatan ekonomi dan ketahanan nasional. “Jangan sampai ini menjadi bentuk baru tekanan global yang dibungkus dalam istilah kerja sama,” tulis akun @NurQolbi dalam unggahan opininya yang viral di media sosial.

#KedaulatanEkonomi #EksporImpor #IndonesiaAS #SorotPublik #OpiniRakyat #BangunEkonomiLokal

Berita Terkait

DARI EKOLOGI PEMBERONTAKAN, QUARTUS POLITICA HINGGA LAHIRNYA GAGASAN GERAKAN OPOSISI DI TINGKAT AKSI
UPK Mande Salurkan Santunan untuk 958 Anak Yatim Sambut 1 Muharam 1448 H
Polsek Wiradesa Gagalkan Aksi Tawuran, 11 Remaja Diamankan Sebelum Bentrok di Pekuncen
Dukung Ketahanan Pangan, Satlantas Polres Kuningan Berikan Bantuan Pupuk bagi Petani Desa Cibulan
Satresnarkoba Polresta Cirebon Gelar Sosialisasi Keliling Bahaya Narkoba dan Miras Oplosan
Mayat Ditemukan di Bekas Mushola, Polsek Kedawung Bersama Stakeholder Lakukan Evakuasi
Di Usia ke-599 Tahun, Kebersamaan Jadi Semangat yang Mengiringi Rapat Paripurna Hari Jadi Kota Cirebon
“LSM Gerhana Indonesia Siap Bawa Bukti Dugaan Mark-Up Dana BOS Miliaran Rupiah ke Aparat Hukum”
Berita ini 2 kali dibaca
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:59 WIB

DARI EKOLOGI PEMBERONTAKAN, QUARTUS POLITICA HINGGA LAHIRNYA GAGASAN GERAKAN OPOSISI DI TINGKAT AKSI

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:37 WIB

UPK Mande Salurkan Santunan untuk 958 Anak Yatim Sambut 1 Muharam 1448 H

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:29 WIB

Polsek Wiradesa Gagalkan Aksi Tawuran, 11 Remaja Diamankan Sebelum Bentrok di Pekuncen

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:33 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Satlantas Polres Kuningan Berikan Bantuan Pupuk bagi Petani Desa Cibulan

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:31 WIB

Satresnarkoba Polresta Cirebon Gelar Sosialisasi Keliling Bahaya Narkoba dan Miras Oplosan

Berita Terbaru