Warga Kedungwuni Pekalongan Ditemukan Gantung Diri di Kamar Mandi

Rabu, 5 Februari 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

NOURNAL NEWS  – Seorang warga Kelurahan Kedungwuni Timur, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan ditemukan meninggal dunia dalam kondisi gantung diri di kamar mandi rumahnya. Peristiwa tersebut diketahui oleh keluarganya pada Selasa (04/02/2025) sore.

Dari keterangan Kapolsek Kedungwuni Iptu R. Yonanta Edy Pranawa, S.H., M.H., korban yang berinisial ES (43) awal mulanya berpamitan kepada keluarganya untuk mandi, namun malah mengakhiri hidupnya di kamar mandi.

“Awalnya, korban pamit sama keluarganya hendak mandi, namun setelah lama tak kunjung keluar, keluarga korban merasa curiga dan mencoba mencari keberadaan korban,” jelas Iptu Yonanta.

Saat itu saksi memanggil korban namun tidak ada jawaban sama sekali. Kemudian saksi mencoba mencari korban ke dalam kamar, namun tidak juga ditemukan. Lantas ia bersama saksi lain kembali mengecek ke kamar mandi namun didapati dalam kondisi terkunci.

“Mereka mencoba memanggil korban, tapi tetap tidak ada jawaban. Karena curiga, mereka akhirnya membuka pintu dengan cara didobrak,” ungkap Kapolsek Kedungwuni.

Alangkah terkejutnya mereka saat pintu terbuka, melihat korban dalam kondisi gantung diri dengan menggunakan sarung dan ikat pinggang. Mereka lalu bergegas untuk menurunkan korban dengan memotong ikat pinggang menggunakan pisau dapur.

“Keluarga korban sempat mengecek kondisi korban, dan sudah menduga korban telah meninggal. Namun untuk memastikannya, korban selanjutnya dibawa ke RSI Pekajangan,” terang Iptu Yonanta.

Terkait dengan peristiwa itu, dari keluarga korban sudah menerima sebagai musibah dan tidak berkenan dilakukannya otopsi. Sementara itu, untuk motif dari korban mengakhiri hidupnya, masih belum diketahui. (afk)

 

Berita Terkait

SMK Dzakiyyun Kembali Cetak Prestasi: Lepas Alumni Bekerja ke Jepang
‎AMP Pamekasan Turun Tangan Dampingan Aduan Masyarakat Atas Dugaan Penyebotan Badan Jalan Menuju Goa Payudan
‎Diancam Dibunuh & Barang Dijarah, Ibu Dua Anak di Pamekasan Desak Polres Segera Tangkap Pelaku
‎Aksi di 3 Titik Surabaya, LSM RATU: Anggaran BOSP Rp2,37 Triliun Rawan Penyimpangan — Minta Pengusutan Tuntas
Tim Puslitbang Polri Teliti Kesesuaian Biaya Penyidikan di Polres Cirebon Kota
Korps Rapot Pengabdian, Ipda Carsa Naik Pangkat Jadi Perwira
‎Bukan Sekadar Seremoni, HUT TNI ke-81 di Puger Jadi Momentum Perkuat Sinergi Seluruh Unsur
Musrenbangdes Tritih Wetan Banjir Masukan dari Warga

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:21

SMK Dzakiyyun Kembali Cetak Prestasi: Lepas Alumni Bekerja ke Jepang

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:26

‎AMP Pamekasan Turun Tangan Dampingan Aduan Masyarakat Atas Dugaan Penyebotan Badan Jalan Menuju Goa Payudan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:18

‎Diancam Dibunuh & Barang Dijarah, Ibu Dua Anak di Pamekasan Desak Polres Segera Tangkap Pelaku

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:10

‎Aksi di 3 Titik Surabaya, LSM RATU: Anggaran BOSP Rp2,37 Triliun Rawan Penyimpangan — Minta Pengusutan Tuntas

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:18

Tim Puslitbang Polri Teliti Kesesuaian Biaya Penyidikan di Polres Cirebon Kota

Berita Terbaru