Wakapolres Pekalongan Hadiri Ground Breaking Pembangunan Sarana Balap Motor

Kamis, 11 Juli 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JOURNAL NEWS  – Sarana balap motor di Kabupaten Pekalongan akan segera dibangun. Hal ini ditandai dengan telah dilaksanakannya ground breaking pembangunan sarana balap motor oleh Bupati bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Pekalongan, Rabu (10/07).

Pemerintah Kabupaten Pekalongan akan menyediakan sebuah sirkut balap motor yang dapat digunakan masyarakat untuk latihan balap drag race.

Sirkuit balap drag race ini, rencananya akan selesai 3 atau 4 bulan ke depan.

Pelaksanaan ground breaking berlokasi di komplek gedung UMKM Kabupaten Pekalongan Dukuh Madukaran Kelurahan Kedungwuni Barat, Kecamatan Kedungwuni.

Hadir dalam kegiatan itu diantaranya Bupati Pekalongan Hj. Fadia Arafiq, S.E., M.M beserta suami Ashraf Abu, Wakapolres Pekalongan Kompol Kholid Mawardi, S.H, M.H., Pabung Kodim 0710/Pekalongan Mayor Kav. Moch Purbo Suseno, Sekda Kabupaten Pekalongan M. Yulian Akbar, S.Sos, M.Si., Asisten Perekonomian dan Pembangunan Dra. Siti Masruroh, M.Si., Kepala inspektorat Kabupaten Pekalongan Drs. Ali Riza, M.Si., Kepala Koperasi UMKM Kabupaten Pekalongan dan Tenaga Kerja, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata, Kabag pengadaan barang dan jasa, Forkopimda Kedungwuni, serta Ikatan Motor Indonesia dan komunitas pecinta motor.

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dalam sambutannya mengungkapkan, pihaknya telah memenuhi janjinya saat kampanye dulu, yakni menyediakan sirkuit balap bagi pecinta balap motor.

“Meskipun pembangunan ini lambat, kita tetap usahakan tetap dibangun, keterlambatan ini dikarenakan ijin penggunaan tanah yang akan digunakan sebagai sirkuit,” ujarnya.

Disampaikan Fadia, dari Pemda Kabupaten Pekalongan telah menganggarkan dana sebesar Rp. 3,5 milyar untuk pembangunan sarana balap motor pada tahap pertama dan akan terus dianggarkan hingga selesai.

“Untuk balap motor ini adalah jenis drag race, dengan panjang sekitar 920 meter meskipun belum bisa untuk perlombaan nasional, namun akan tetap kita usahakan supaya sesuai dengan regulasi drag race,” imbuhnya.

Bupati berharap, dengan adanya sarana balap motor ini, para pecinta drag race tidak lagi melakukan balap liar di jalan umum, karena akan sangat membahayakan keselamatan jiwa. (afk)

 

Berita Terkait

Lokakarya Gekbrong Soroti Aksi Nyata Mahasiswa KKN Unsurya
Tantan Sulton Terpilih Sebagai Ketua PWI Jawa Barat.
Diduga Harga Rak Berbeda dengan Kasir di Alfamidi Cipanas, Konsumen Minta Disdag Cianjur Turun Tangan
Bupati Cianjur Resmikan Kantor Baru Dinkes, Minta Kepala Puskesmas Tingkatkan Pelayanan Kesehatan
KEPALA DESA GANTI DILAPORKAN KE POLISI TERKAIT PENGRUSAKAN DAN PEMBAKARAN PAGAR PEKARANGAN WARGA
KS LAW FIRM Resmi Buka Layanan Bantuan Hukum untuk Warga Cianjur
PWI Pusat Tetapkan Reaktivasi Keanggotaan hingga Akhir 2026.
KS LAW FIRM & PARTNER Buka Layanan Bantuan Hukum Pidana dan Perdata, Konsultasi Gratis via WhatsApp
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 08:15

Lokakarya Gekbrong Soroti Aksi Nyata Mahasiswa KKN Unsurya

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:41

Tantan Sulton Terpilih Sebagai Ketua PWI Jawa Barat.

Sabtu, 25 Juli 2026 - 02:39

Diduga Harga Rak Berbeda dengan Kasir di Alfamidi Cipanas, Konsumen Minta Disdag Cianjur Turun Tangan

Jumat, 17 Juli 2026 - 07:43

Bupati Cianjur Resmikan Kantor Baru Dinkes, Minta Kepala Puskesmas Tingkatkan Pelayanan Kesehatan

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:59

KEPALA DESA GANTI DILAPORKAN KE POLISI TERKAIT PENGRUSAKAN DAN PEMBAKARAN PAGAR PEKARANGAN WARGA

Berita Terbaru