Wakapolres Pekalongan Hadiri Ground Breaking Pembangunan Sarana Balap Motor

- Penulis

Kamis, 11 Juli 2024 - 19:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JOURNAL NEWS  – Sarana balap motor di Kabupaten Pekalongan akan segera dibangun. Hal ini ditandai dengan telah dilaksanakannya ground breaking pembangunan sarana balap motor oleh Bupati bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Pekalongan, Rabu (10/07).

Pemerintah Kabupaten Pekalongan akan menyediakan sebuah sirkut balap motor yang dapat digunakan masyarakat untuk latihan balap drag race.

Sirkuit balap drag race ini, rencananya akan selesai 3 atau 4 bulan ke depan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pelaksanaan ground breaking berlokasi di komplek gedung UMKM Kabupaten Pekalongan Dukuh Madukaran Kelurahan Kedungwuni Barat, Kecamatan Kedungwuni.

Hadir dalam kegiatan itu diantaranya Bupati Pekalongan Hj. Fadia Arafiq, S.E., M.M beserta suami Ashraf Abu, Wakapolres Pekalongan Kompol Kholid Mawardi, S.H, M.H., Pabung Kodim 0710/Pekalongan Mayor Kav. Moch Purbo Suseno, Sekda Kabupaten Pekalongan M. Yulian Akbar, S.Sos, M.Si., Asisten Perekonomian dan Pembangunan Dra. Siti Masruroh, M.Si., Kepala inspektorat Kabupaten Pekalongan Drs. Ali Riza, M.Si., Kepala Koperasi UMKM Kabupaten Pekalongan dan Tenaga Kerja, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata, Kabag pengadaan barang dan jasa, Forkopimda Kedungwuni, serta Ikatan Motor Indonesia dan komunitas pecinta motor.

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dalam sambutannya mengungkapkan, pihaknya telah memenuhi janjinya saat kampanye dulu, yakni menyediakan sirkuit balap bagi pecinta balap motor.

“Meskipun pembangunan ini lambat, kita tetap usahakan tetap dibangun, keterlambatan ini dikarenakan ijin penggunaan tanah yang akan digunakan sebagai sirkuit,” ujarnya.

Disampaikan Fadia, dari Pemda Kabupaten Pekalongan telah menganggarkan dana sebesar Rp. 3,5 milyar untuk pembangunan sarana balap motor pada tahap pertama dan akan terus dianggarkan hingga selesai.

“Untuk balap motor ini adalah jenis drag race, dengan panjang sekitar 920 meter meskipun belum bisa untuk perlombaan nasional, namun akan tetap kita usahakan supaya sesuai dengan regulasi drag race,” imbuhnya.

Bupati berharap, dengan adanya sarana balap motor ini, para pecinta drag race tidak lagi melakukan balap liar di jalan umum, karena akan sangat membahayakan keselamatan jiwa. (afk)

 

Berita Terkait

Sidang Ketiga Kasus Labu Viral di Cianjur, Jawaban Jaksa Ditolak Hakim
Sulit Ditemui, Pejabat Satpol PP Cianjur Jadi Sorotan, Kusnandar Ali: Jangan Jadikan Rapat Alasan Menghindar
“Cianjur 2029: Bukan Tentang Siapa Pewarisnya, Tetapi Siapa yang Siap Menjadi Perintis Perubahan – Kusnandar Ali”
Dirgahayu Ke 18 Tahun Kongres Advokat Indonesian DPC Kabupaten Cianjur., Tegakan Keadilan Yang Utama Buat Masyarakat.
DPC KAI Cianjur Rayakan HUT ke-18 dengan Donor Darah dan Aksi Kemanusiaan
Menuju Cianjur 2029 Anak Desa Perintis Bukan Pewaris
Pakar Sebut Barang–barang Pemberian China Dibuang Pejabar AS demi “Security System”
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 08:04 WIB

Sidang Ketiga Kasus Labu Viral di Cianjur, Jawaban Jaksa Ditolak Hakim

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:53 WIB

Sulit Ditemui, Pejabat Satpol PP Cianjur Jadi Sorotan, Kusnandar Ali: Jangan Jadikan Rapat Alasan Menghindar

Selasa, 2 Juni 2026 - 10:17 WIB

“Cianjur 2029: Bukan Tentang Siapa Pewarisnya, Tetapi Siapa yang Siap Menjadi Perintis Perubahan – Kusnandar Ali”

Sabtu, 30 Mei 2026 - 22:37 WIB

Dirgahayu Ke 18 Tahun Kongres Advokat Indonesian DPC Kabupaten Cianjur., Tegakan Keadilan Yang Utama Buat Masyarakat.

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:13 WIB

DPC KAI Cianjur Rayakan HUT ke-18 dengan Donor Darah dan Aksi Kemanusiaan

Berita Terbaru