Salurkan Bantuan Bersumber Otsus Papua, Bupati Gusbager Tegaskan Penyaluran Dilakukan Secara Terbuka!

Senin, 24 Juni 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Journal News.id // Di hari libur, Minggu (23/6/24) Bupati Keerom Piter Gusbager, S.Hut, MUP dan jajaran terus bekerja melayani masyarakat dalam rangka memberikan bantuan hibah bagi Gereja- Gereja dan lembaga adat Orang Asli Papua (OAP) di Kabupaten Keerom. Total dana yang disalurkan sebesar Rp.2,1 milyar

Sehari sebelumnya, pada Sabtu 22 Juni 2024, secara terbuka Bupati Gusbager menyalurkan bantuan langsung tunai yang bersumber dari dana Otsus Papua kepada DAK dan LMA Keerom masing-masing sebesar Rp.500 juta. Berikutnya bantuan kepada gereja Katholik St. Wilibrodus Arso Kota Rp.300 juta dan Gereja St. Yakobus Workwana Rp.300 juta.

 

“Di hari kedua ini saya menyerahkan bantuan bagi Gereja GKI Bahtera Arso Swakarsa bersama 1 Unit mobil Toyota Hilux untuk peningkatan ekonomi umat, lalu di Gereja KINGMI Pir II total Rp.300 juta dan Gereja Jemaat Filadelfia Milki Rp.50 juta dan juga memberikan bantuan kepada gereja untuk Pentahbisan Imamat Katholik kedua putra Asli Keerom di Sorong Rp.100 juta serta bantuan Rp.50 juta untuk pengukuhan Suster/Biarawati pertama dari Keerom,” terangnya pada awak media di Arso Pir II.

Diketahui, selama 3 tahun kepemimpinan Bupati Gusbager secara terbuka dirinya menyalurkan anggaran Otsus bagi masyarakat OAP diantaranya kepada lembaga agama, lembaga adat, bantuan UMKM, pendidikan, infrastruktur, jalan serta lain sebagainya.

 

“Sudah 3 tahun dimasa kepemimpinan Piter-Wahfir kami melakukan hal ini secara terbuka, baik itu untuk pembukaan jalan baru, peningkatan jalan, merahabilitasi dan membuka kampung-kampung yang ada OAP, kenderaan terbaru Toyota Hilux 4×4 yang disalurkan di semua Puskesmas dan kampung-kampung di Kabupaten Keerom itu semua bersumber dari dana Otsus Papua,” terangnya

 

Lebih lanjut ia menerangkan bahwa pemerintah tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan gereja, adat dan masyarakat.

 

“Jadi gereja dan adat merupakan satu kekuatan untuk keberhasilan pembangunan di Tanah Papua pada umumnya. Ketika gereja tidak kuat, adat tidak kuat maka pemerintah juga tidak kuat, sehingga gereja dan adat adalah kunci keberhasilan pembangunan disini,” imbuhnya.

Untuk itu dirinya berharap seluruh gereja-gereja, adat dan masyarakat untuk terus bersatu menyuarakan Keerom Tanah Damai.

 

“Karena hanya dengan kedamaian masyarakat bisa hidup sejahtera, Jadi ketika ada pihak-pihak yang datang hanya mau membuat kacau di Keerom maka kita mesti bersatu melawannya. Saya percaya kalau kita punya niat baik dan tulus berdasarkan kasih maka kebenaran dan keadilan itu semua baik gereja pemerintah dan adat maka Keerom ini akan maju,” tutupnya. (@mr)

Berita Terkait

Kapolresta Cirebon Tekankan Amanah Jabatan, Minta Pejabat Baru Perkuat Pelayanan Masyarakat
SMK Dzakiyyun Kembali Cetak Prestasi: Lepas Alumni Bekerja ke Jepang
‎AMP Pamekasan Turun Tangan Dampingan Aduan Masyarakat Atas Dugaan Penyebotan Badan Jalan Menuju Goa Payudan
‎Diancam Dibunuh & Barang Dijarah, Ibu Dua Anak di Pamekasan Desak Polres Segera Tangkap Pelaku
‎Aksi di 3 Titik Surabaya, LSM RATU: Anggaran BOSP Rp2,37 Triliun Rawan Penyimpangan — Minta Pengusutan Tuntas
Tim Puslitbang Polri Teliti Kesesuaian Biaya Penyidikan di Polres Cirebon Kota
Korps Rapot Pengabdian, Ipda Carsa Naik Pangkat Jadi Perwira
‎Bukan Sekadar Seremoni, HUT TNI ke-81 di Puger Jadi Momentum Perkuat Sinergi Seluruh Unsur

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:35

Kapolresta Cirebon Tekankan Amanah Jabatan, Minta Pejabat Baru Perkuat Pelayanan Masyarakat

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:21

SMK Dzakiyyun Kembali Cetak Prestasi: Lepas Alumni Bekerja ke Jepang

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:26

‎AMP Pamekasan Turun Tangan Dampingan Aduan Masyarakat Atas Dugaan Penyebotan Badan Jalan Menuju Goa Payudan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:18

‎Diancam Dibunuh & Barang Dijarah, Ibu Dua Anak di Pamekasan Desak Polres Segera Tangkap Pelaku

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:10

‎Aksi di 3 Titik Surabaya, LSM RATU: Anggaran BOSP Rp2,37 Triliun Rawan Penyimpangan — Minta Pengusutan Tuntas

Berita Terbaru