Maraknya Pungli, Di TPSA Mekarsari Cikalongkulon, DLH Cianjur Harus Bertangung Jawab.

Selasa, 5 Maret 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Ilustrasi

Gambar Ilustrasi

Journal News, Cianjur – Pasca pemindahan TPSA Pasir Sembung ke Mekarsari Cikalongkulon, sejumlah sopir dump truck pengangkut sampah, banyak yang mengeluh, akan maraknya pungutan liar (pungli) saat tiba di lokasi TPSA Mekarsari Cikalongkulon. Salah satu sopir dump truck yang enggan disebutkan namanya mengatakan “soak kang aduh miceun sampah ka Cikalongkulon, loba pungutanna, (parah aduh buang sampah ke TPSA Cikalongkulon, banyak pungutannya, Red) ujarnya pada awak media. Selasa, (05/02/2024).

Adapun pungutan itu diantaranya, biaya koordinasi masuk dump truck sampah di perempatan jalan Cinangsi Rp. 18 ribu rupiah, jalur pak ogah Rp, 10 ribu, masuk area TPSA Rp. 30 ribu, Pengerukan Sampah oleh Becko, Rp.20 ribu, Keluar area TPSA, Rp. 10 rb, serta biaya solar dan lainnya.

Dirinya menambahkan, bahwa medan jalan saat memasuki area TPSA Mekarsari Cikalongkulon itu, turun dan naik tajam serta curam. Kondisi jalan seperti itu, tentunya sangat menyulitkan dan juga membahayakan nyawa kami selaku sopir dump truck sampah.

“Kondisi armada yang sudah tua ditambah jarak dan medan yang dilalui cukup berat, membuat waktu tempuh menjadi lama. Kepada para pihak, segera perbaiki ruas jalan area TPSA Mekarsari, dan soal pungli-pungli itu segera ditertibkan, harapnya.

Adanya informasi banyak sopir dump truck sampah yang mengeluh soal pungli di TPSA baru, tentunya hal itu harus segera di tertibkan, dan pihak-pihak terkait segera mengambil tindakan, jangan dianggap keluh kesah para sopir pengangkut sampah itu hanya tiupan angin belaka. Imbuh Mulyana, pegiat lingkungan hidup, di rumahnya. (05/02/2024).

Timbulnya masalah pungutan liar (pungli) di TPSA Mekarsari Cikalongkulon, hal itu mencerminkan bahwa komunikasi maupun koordinasi pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dengan masyarakat sekitar lokasi TPSA itu tidak terbangun. Seharusnya sebelum beroperasinya TPSA baru itu, pihak Dinas terkait mengadakan pertemuan dengan para tokoh warga, pemuda, dan tokoh lainnya, untuk menyampaikan sosialisasi mengenai pemindahan TPSA. Jangan sampai, pemindahan TPSA itu menghadirkan masalah baru.

Berita Terkait

Profesor Dr KH Sutan Nasomal Penjab Timpas Sambut Hangat*PGRI Aceh Singkil Memulai Babak Baru, Bupati Ajak Perkuat Kolaborasi Membangun Pendidikan Berkualitas
Sinergi KPU – Disdik, Gelar Pemilihan OSIS SMP Serentak
PROF DR SUTAN NASOMAL : BIJAKSANA MENGARTIKAN LONDO IRENG SANGAT PENTING KARENA SEMUA ITU ADALAH SAKSI SEJARAH
Polres Pekalongan Amankan Fun Run Milad ke-7 UMPP, Ribuan Peserta Berlari Aman dan Lancar
Sinergi Polsek Mande dan Disnakertrans Cianjur Gerakkan Padat Karya, Waduk Cirata Dibersihkan dari Eceng Gondok
Mokh Fadil Siap Mengemban Amanat Masyarakat Lanjut Dua Periode
Dit Binmas Polda Jateng Asistensi Bhabinkamtibmas Polres Pekalongan, Perkuat Profesionalisme dan Sinergi Tiga Pilar
Optimalisasi Tertib Administrasi melalui Monev, Pengelolaan Dana Desa dan ADD

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 08:56

Profesor Dr KH Sutan Nasomal Penjab Timpas Sambut Hangat*PGRI Aceh Singkil Memulai Babak Baru, Bupati Ajak Perkuat Kolaborasi Membangun Pendidikan Berkualitas

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:01

Sinergi KPU – Disdik, Gelar Pemilihan OSIS SMP Serentak

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:38

PROF DR SUTAN NASOMAL : BIJAKSANA MENGARTIKAN LONDO IRENG SANGAT PENTING KARENA SEMUA ITU ADALAH SAKSI SEJARAH

Sabtu, 25 Juli 2026 - 15:34

Polres Pekalongan Amankan Fun Run Milad ke-7 UMPP, Ribuan Peserta Berlari Aman dan Lancar

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:46

Mokh Fadil Siap Mengemban Amanat Masyarakat Lanjut Dua Periode

Berita Terbaru