Proyek Siluman di Beberapa Desa Kabupaten Probolinggo di Duga Tidak Sesuai Spek

- Penulis

Minggu, 28 Mei 2023 - 11:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JOURNAL NEWS // Beberapa Proyek Pembangunan Irigasi,dan Rabat di Kecamatan Bantaran diantaranya Dusun tengah RT 07 RW 03 dan Dusun kramat RT 027 RW 07 Desa Kramat agung,Desa Besuk dusun bata RT 03 RW 04,Desa Bantaran dusun Pao rampak RT 13 RW 03,Probolinggo Jaea Timur,patut diduga proyek siluman. Sabtu ( 02/05/2023).

Pasalnya, pembangunan proyek irigasi di pinggir jalan desa dan Rabat tersebut tidak dilengkapi dengan papan nama Proyek.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Data yang himpun awak media, di lapangan , pembangunan Irigasi dan rabat , di duga kuat tidak sesuai Spek pekerjaan yang ada serta minim nya Semen yang di gunakan pada campuran .

Selain itu juga tampak kecurangan lain pada bangunan Irigasi ini di bagian lebar ponasi bawah dan lebar bibir bangunan atas ,, di duga kuat seperti sulapan dan juga tidak ada pondasi.

Menurut Rud, dan Iwan ( bukan nama aslinya ).salah seorang warga desa setempat mengatakan , pelaksanaan proyek pembangunan yang menggunakan uang negara wajib memasang papan nama.

Lebih lanjut, sehingga, jika salah satu syarat utama ini tidak terpenuhi, menurutnya, pekerjaan tersebut patut dipertanyakan dan melanggar aturan yang ada, karena papan proyek tersebut merupakan salah satu informasi bagi masyarakat luas.

Sesuai Peraturan Presiden (Perpres) No 54 tahun 2010 dan Perpres No 70 tahu 2012, tertuang terkait kewajiban memasang papan nama proyek. Serta, dalam aturan tersebut mengatur regulasi setiap pekerjaan bangunan fisik yang dibiayai negara wajib memasang papan nama proyek,”ujarnya

Rud, lebih menjelaskan, pada papan nama tersebut, diantaranya akan memuat jenis kegiatan, lokasi proyek, nomor kontrak, waktu pelaksanaan proyek, dan nilai kontrak, serta jangka waktu atau lama pengerjaan proyek tersebut.

Selain menyangkut aturan, Rud, Iwan dan beberapa warga lainnya, juga mempertanyakan mengenai spesifikasi teknik (spektek) dan struktur hitungan bangunan.karena semua di kerjakan asal jadi

“Bukan hanya tak bertuan, tapi kami juga masih mempertanyakan kualitas dan mutu bangunan tersebut. Apakah itu sesuai dengan spek dan struktur hitungan bangunan, ini juga bisa disangka menyalahi Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik

Sementara A.malik saat di konfirmasi terkait dengan proyek tersebut ia mengakui bahwa proyek itu milik nya namun ia tidak menjelaskan dari mana sumber anggaran proyek tersebut.

Saya bersama teman2 aktivis lain nya akan mencari tau sumber anggaran dan juga tentunya akan meminta penegak hukum agar memeriksa proyek yang kami duga tidak sesuai dengan ketentuan tersebut karena hal ini jelas merugikan masyarakat.karena belum seumuran jagung proyek tersebut sudah rusak.ungkap sudarsono yang juga aktivis probolinggo ini.
kami masih mengumpulkan bukti bukti juga keterangan warga setempat untuk melaporkan nya.pungkas Sudarsono.(ahd)

Berita Terkait

Pemerintah Kabupaten Bogor Pertahankan Opini WTP.
Sulit Ditemui, Pejabat Satpol PP Cianjur Jadi Sorotan, Kusnandar Ali: Jangan Jadikan Rapat Alasan Menghindar
“Cianjur 2029: Bukan Tentang Siapa Pewarisnya, Tetapi Siapa yang Siap Menjadi Perintis Perubahan – Kusnandar Ali”
1 Juni: Saatnya Pancasila Hidup, Bukan Sekadar Diperingati*
Sasar Duafa, PCNU Cianjur Sembelih 1 Sapi dan 7 Domba di Hari Kedua Iduladha
Pelajar di Cikalongkulon Ditemukan Meninggal, Polisi Lakukan Olah TKP
Menuju Cianjur 2029 Anak Desa Perintis Bukan Pewaris
Bidan di Sukaresmi Diduga Buka Praktik Mandiri Tanpa SIPB, Puskesmas: Urgensi Boleh Ditangani, Persalinan Tidak
Berita ini 5 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:09 WIB

Pemerintah Kabupaten Bogor Pertahankan Opini WTP.

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:53 WIB

Sulit Ditemui, Pejabat Satpol PP Cianjur Jadi Sorotan, Kusnandar Ali: Jangan Jadikan Rapat Alasan Menghindar

Selasa, 2 Juni 2026 - 10:17 WIB

“Cianjur 2029: Bukan Tentang Siapa Pewarisnya, Tetapi Siapa yang Siap Menjadi Perintis Perubahan – Kusnandar Ali”

Senin, 1 Juni 2026 - 11:22 WIB

1 Juni: Saatnya Pancasila Hidup, Bukan Sekadar Diperingati*

Jumat, 29 Mei 2026 - 06:17 WIB

Sasar Duafa, PCNU Cianjur Sembelih 1 Sapi dan 7 Domba di Hari Kedua Iduladha

Berita Terbaru

Daerah

Pemerintah Kabupaten Bogor Pertahankan Opini WTP.

Rabu, 24 Jun 2026 - 17:09 WIB