Rapat Konsolidasi Pengurus IKAI Yossida

- Penulis

Senin, 23 Januari 2023 - 11:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kec.Sidareja. Sambutan Ketua IKAI YOSIDA sdr. Joko Thomas. Konsolidasi boleh diartikan sebagai upaya mempersatukan perbedaan dari diri anggota atau sekelompok anggota terhadap kebijakan yg diputuskan secara mufakat.

Perbedaan tsb bisa dilihat dari sosio culture(kultur sosial) diantaranya mslh Pendidikan (yg lulus atau yg tdk lulus) Ekonomi( mampu/tdk mampu) kecerdasan intelektual Intelegentia Quotient (IQ),kecerdasan Emosional (EQ) dan kecerdasan Spiritual (SQ) dan perbedaan2 lain yg menyangkut keyakinan,politik ,Peraturan perundang-undangan Sosmed,dll .

Untuk menghindari perpecahan oleh perilaku kelompok2 kecil yg tanpa disadari tlh terbentuk komunitas2 ,maka Konsolidasi adalah way out yg menjadi pilihannya.Untuk mendukung semua itu hendaknya kita semua wajib berpedoman kepada Tri Dharma,yakni : Melu Rumangsa Handarbeni (ikut merasa memiliki paguyuban ini) Melu Rumangsa Hangayomi/Hangrungkebi (ikut merasa melindungi paguyuban ini dari perpecahan) Mulat Sarira Hangrasawani (merasa berani untuk bermawas diri dgn bertepa slira dan Interospeksi).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebab Kebiasaan yg dilakukan berulang-ulang akan membentuk Perilaku dan perilaku yg dilakukan berulang-ulang akan membentuk Karakter,begitu pula Kebohongan yg dilakukan berulang-ulang kpd setiap orang akan menjadikan seolah -olah kebohongan itu adalah sebuah Kebenaran. Untuk mengendalikan diri spy menjadi manusia yang bijak adalah dgn bertanya kpd diri kita sendiri Who am I ? Jawablah dgn hati nurani maka kita akan mengenali diri sendiri. Seorang penganut Idealisme akan selalu berkata Idealnya begini dst.


Tp seorang Pragmatisme akan selalu menyampaikan Pengalaman sy hasilnya spt ini dst.lain pula seorang Realisme selalu berpikir dan menyodorkan sesuatu yg realistis. Ah…itu khan teory…tp kenyataannya spt ini dst . Contoh kasus mengenai keputusan iuran bulanan Rp 10 rb/bln idealnya mmg spt itu utk mendukung Kas paguyuban,tp pengalaman yg sudah2 gak jalan tuh …krn faktor ekonomi,kesadaran diri utk berbagi dll .Relalisasinya biasanya yg mau iyran hanya berkisar 30 – 40 % .

Nah belajar dari ideal,pengalaman dan kenyataan yg sdh berjalan maka mari kita kembalikan kpd diri kita masing2 utk mengapresiasikan isi Tri Dharma. Trimakasih.(AK).

Berita Terkait

Sulit Ditemui, Pejabat Satpol PP Cianjur Jadi Sorotan, Kusnandar Ali: Jangan Jadikan Rapat Alasan Menghindar
“Cianjur 2029: Bukan Tentang Siapa Pewarisnya, Tetapi Siapa yang Siap Menjadi Perintis Perubahan – Kusnandar Ali”
1 Juni: Saatnya Pancasila Hidup, Bukan Sekadar Diperingati*
Sasar Duafa, PCNU Cianjur Sembelih 1 Sapi dan 7 Domba di Hari Kedua Iduladha
Pelajar di Cikalongkulon Ditemukan Meninggal, Polisi Lakukan Olah TKP
Menuju Cianjur 2029 Anak Desa Perintis Bukan Pewaris
Bidan di Sukaresmi Diduga Buka Praktik Mandiri Tanpa SIPB, Puskesmas: Urgensi Boleh Ditangani, Persalinan Tidak
SMK DZakiyyun Lepas 108 Siswa Angkatan ke-9, 10 Lolos Magang ke Jepang
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:53 WIB

Sulit Ditemui, Pejabat Satpol PP Cianjur Jadi Sorotan, Kusnandar Ali: Jangan Jadikan Rapat Alasan Menghindar

Selasa, 2 Juni 2026 - 10:17 WIB

“Cianjur 2029: Bukan Tentang Siapa Pewarisnya, Tetapi Siapa yang Siap Menjadi Perintis Perubahan – Kusnandar Ali”

Senin, 1 Juni 2026 - 11:22 WIB

1 Juni: Saatnya Pancasila Hidup, Bukan Sekadar Diperingati*

Jumat, 29 Mei 2026 - 06:17 WIB

Sasar Duafa, PCNU Cianjur Sembelih 1 Sapi dan 7 Domba di Hari Kedua Iduladha

Minggu, 24 Mei 2026 - 22:23 WIB

Pelajar di Cikalongkulon Ditemukan Meninggal, Polisi Lakukan Olah TKP

Berita Terbaru