BUPATI LAZ TERINDIKASI TERIMA SUIAP DI BERBAGAI PROYEK DI LOMBOK BARAT

Senin, 20 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Barat NTB Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap dugaan penerimaan uang oleh Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini (LAZ), yang berkaitan dengan sejumlah proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat. Dugaan tersebut menjadi dasar operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK pada Senin (20/7/2026).

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan perkara yang tengah diusut diduga berkaitan dengan penerimaan uang oleh bupati terkait pelaksanaan proyek-proyek di Kabupaten Lombok Barat.

Dalam operasi tersebut, tim KPK mengamankan 19 orang dari sejumlah lokasi di Lombok Barat. Selain Bupati LAZ, pihak-pihak lain yang diduga berkaitan dengan perkara itu juga turut diamankan untuk menjalani pemeriksaan awal.

KPK juga menyita sejumlah barang bukti berupa uang tunai pecahan rupiah dan berbagai dokumen yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut. Hingga Senin sore, KPK mengungkap nilai uang tunai yang diamankan mencapai ratusan juta rupiah, meski jumlah pastinya masih dalam proses penghitungan.

Setelah menjalani pemeriksaan awal di Mako Brimob Polda NTB, tujuh orang, termasuk Bupati Lalu Ahmad Zaini, diberangkatkan ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lanjutan di Gedung Merah Putih KPK.

Sebelumnya, tim KPK juga menyegel sejumlah ruangan di Kantor Bupati Lombok Barat, termasuk ruang kerja Bupati, ruang Kepala Dinas PUPR, dan ruang Unit Pengadaan Barang dan Jasa. Penyegelan dilakukan sebagai bagian dari proses penyidikan.

Meski telah diamankan dalam OTT, seluruh pihak yang dibawa KPK masih berstatus sebagai terperiksa. Sesuai ketentuan, KPK memiliki waktu maksimal 1 x 24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan sekaligus mengumumkan konstruksi perkara secara resmi.

Berita Terkait

Pemkab Bogor Antisipasi Kekeringan, Perkuat Kesiapsiagaan Sebelum Darurat.
Upskilling Cianjur Tekan Biaya Pelatihan ASN Hingga Nol Rupiah Lewat Platform Digital
Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal, S.H., M.H.: Kiprah di Bidang Hukum, Pendidikan, Organisasi, dan Pengabdian kepada Masyarakat
Rumah Warga di Lebakbarang Terbakar Tengah Malam, Kerugian Ditaksir Rp. 50 Juta
HOROR ANTRIAN BBM SUDAH TERJADI DIMANA MANA MENJADI DILEMA MASYARAKAT
BUPATI LOMBOK BARAT DI OTT KPK
RUANG KERJA DIRUT PDAM GIRI MENANG DI SEGEL PITA KPK
Polisi Kawal Mediasi Warga dan PT Arunika, Sejumlah Tuntutan Masih Dibahas

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:22

Pemkab Bogor Antisipasi Kekeringan, Perkuat Kesiapsiagaan Sebelum Darurat.

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:57

Upskilling Cianjur Tekan Biaya Pelatihan ASN Hingga Nol Rupiah Lewat Platform Digital

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:11

Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal, S.H., M.H.: Kiprah di Bidang Hukum, Pendidikan, Organisasi, dan Pengabdian kepada Masyarakat

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:09

Rumah Warga di Lebakbarang Terbakar Tengah Malam, Kerugian Ditaksir Rp. 50 Juta

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:48

HOROR ANTRIAN BBM SUDAH TERJADI DIMANA MANA MENJADI DILEMA MASYARAKAT

Berita Terbaru