Dugaan Pemotongan Dana PIP Di Yayasan Pendidikan Saisu Assibyan Cikalongkulon Menyeruak

Rabu, 1 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

CIANJUR – Dugaan pemotongan dana Program Indonesia Pintar (PIP) mencuat dari MI dan MTs Saisu Assibyan, Kampung Sirta, Desa Kamurang, Cikalongkulon, Kabupaten Cianjur. Sejumlah orang tua mengaku terpaksa menyerahkan sebagian dana bantuan karena takut anaknya dicoret sebagai penerima.

Berdasarkan pengakuan warga, dana PIP siswa MI Rp450.000 dipotong Rp75.000. Sementara siswa MTs yang menerima Rp750.000 dipotong Rp150.000. Belum lagi pungutan tambahan Rp80.000 menjelang kenaikan kelas.

“Yayasan ini satu-satunya sekolah di sini. Kami tidak bisa menolak. Takut anak kami dicoret dari daftar PIP. Di kampung begini, kalau melawan ya takut dipanggil,” ujar salah seorang wali murid yang tidak kami sebutkan namanya, Selasa (30/6/2026).

Para warga menyayangkan adanya pemotongan itu, para orang tua menilai itu memberatkan, karena PIP sejatinya bantuan langsung untuk siswa miskin.

Parawarga berharap adanya perhatian dari pemerintah agar kedepannya tidak terjadi lagi hal serupa.

Pihak Yayasan Saisu Assibyan, Maman, tidak menampik adanya aliran dana ke sekolah. Ia mengklaim dana itu bukan potongan, melainkan iuran sukarela hasil musyawarah.

“Memang ada yang kasih Rp75.000 untuk MI, Rp150.000 untuk MTs. Ada juga Rp25.000. Jadi bukan kami yang motong,” ujar Maman.

Pernyataan itu kontradiktif dengan keluhan warga yang menyebut tidak berani menolak karena merasa takut.

Maman juga bernada mengancam akan “mengumpulkan” orang tua yang melaporkannya ke media.

“Saat itu saya tanya ini ridho apa tidak kalau tidak mending tidak usah ngasih dari pada nanti jadi maslaah,” ungkapnya.

Penulis : Andri.S

Editor : SLS

Berita Terkait

Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan
‎Temuan Limbah Medis Diduga Dibuang Sembarangan di Sidoarjo, APMP Jatim Desak APH Turun Tangan ‎
Efisiensi: Anggaran Sekwan DPRD Lahat Rp81 Miliar Lebih PUBLIK’Transfaransi Cegah Rawan Korupsi
Petasan Meledak di Halaman Rumah, Warga Karangdadap Pekalongan Dilarikan ke Rumah Sakit
Kapolda NTB Pimpin Upacara Hari Juang Polri, Kenang Proklamasi Polisi 21 Agustus 1945
Masyarakat Petani Jeruklegi Wetan Merasa Terbantu dengan Adanya pembangunan Irpom
Serdik Sespimmen Polri Dikreg ke-67 Gelar Management Training Course di Polres Pekalongan
dr, I Wayan Wisnu Brata, Sp. B, Sub Spesialis Onkologi :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 19:15

Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 01:06

‎Temuan Limbah Medis Diduga Dibuang Sembarangan di Sidoarjo, APMP Jatim Desak APH Turun Tangan ‎

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:14

Efisiensi: Anggaran Sekwan DPRD Lahat Rp81 Miliar Lebih PUBLIK’Transfaransi Cegah Rawan Korupsi

Selasa, 25 Agustus 2026 - 19:50

Petasan Meledak di Halaman Rumah, Warga Karangdadap Pekalongan Dilarikan ke Rumah Sakit

Minggu, 23 Agustus 2026 - 15:36

Kapolda NTB Pimpin Upacara Hari Juang Polri, Kenang Proklamasi Polisi 21 Agustus 1945

Berita Terbaru