Temuan Benda Diduga Granat di Lemahwungkuk, Polisi Gerak Cepat Amankan dan Koordinasi Jibom

Senin, 27 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Journalnews//
Cirebon Kota – Penemuan benda yang diduga granat menggegerkan warga saat dilakukan pengecekan pada Senin (27/04/2026) sekitar pukul 09.00 WIB di RT 01/02 Kelurahan Lemahwungkuk Kecamatan Lemahwungkuk Kota Cirebon, dan langsung direspon cepat oleh kepolisian untuk memastikan keselamatan masyarakat.

Peristiwa ini menjadi perhatian serius karena menyangkut potensi bahaya yang dapat mengancam warga, sehingga penanganan cepat dan sesuai prosedur menjadi kebutuhan utama guna mencegah risiko yang tidak diinginkan.

Kapolsek Lemahwungkuk Iptu Usep Winta, S.H. menjelaskan bahwa pihaknya segera mendatangi lokasi setelah menerima laporan warga dan langsung melakukan langkah pengamanan terhadap benda yang diduga granat tersebut.

Benda tersebut pertama kali ditemukan oleh saksi Sdr. Aris (laki-laki, 45 tahun, pekerjaan tukang, warga Kelurahan Kalitanjung Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon) yang saat itu sedang melakukan pekerjaan pembuatan saluran air di lokasi milik warga.

Selain itu, pemilik rumah yakni Sdr. H. Mirta (laki-laki, 60 tahun, wiraswasta, warga Kelurahan Lemahwungkuk Kecamatan Lemahwungkuk Kota Cirebon) dan Sdri. Feni Dewiyani (perempuan, 35 tahun, ibu rumah tangga, warga Kelurahan Lemahwungkuk Kecamatan Lemahwungkuk Kota Cirebon) turut menjadi saksi dalam kejadian tersebut.

Berdasarkan keterangan saksi, benda tersebut ditemukan saat proses penggalian tanah untuk pembuatan gorong-gorong, kemudian diamankan sementara oleh saksi menggunakan wadah kotak styrofoam karena diduga telah tertimbun dalam waktu yang cukup lama.

Menindaklanjuti temuan tersebut, pihak kepolisian langsung melakukan pengamanan lokasi serta barang yang diduga granat sesuai prosedur standar, guna menghindari risiko yang dapat membahayakan warga sekitar.

Selain itu, koordinasi juga dilakukan dengan Unit Jibom Brimob Polda Jawa Barat untuk penanganan lebih lanjut oleh tim yang memiliki keahlian khusus dalam penjinakan bahan peledak.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si. membenarkan adanya penemuan benda yang diduga granat tersebut dan memastikan bahwa seluruh proses penanganan dilakukan secara profesional dengan mengedepankan keselamatan masyarakat.

Warga diimbau untuk tidak mendekati atau menyentuh benda mencurigakan serupa, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal yang berpotensi membahayakan melalui Layanan Polisi 110.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto menegaskan pentingnya kewaspadaan masyarakat dalam situasi seperti ini, “Kami mengingatkan agar masyarakat tidak mengambil tindakan sendiri terhadap benda mencurigakan dan segera melaporkannya melalui Layanan Polisi 110 agar dapat ditangani dengan aman dan tepat,” ujarnya.

Laporan: Wadira

Berita Terkait

Wujud Kepedulian Sosial, Sat Lantas Polres Kuningan Gelar “Jumat Berkah” Berbagi Makanan Gratis untuk Masyarakat
Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang
Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan
Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis
Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot
Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan
‎Temuan Limbah Medis Diduga Dibuang Sembarangan di Sidoarjo, APMP Jatim Desak APH Turun Tangan ‎
Efisiensi: Anggaran Sekwan DPRD Lahat Rp81 Miliar Lebih PUBLIK’Transfaransi Cegah Rawan Korupsi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:56

Wujud Kepedulian Sosial, Sat Lantas Polres Kuningan Gelar “Jumat Berkah” Berbagi Makanan Gratis untuk Masyarakat

Senin, 28 September 2026 - 09:33

Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang

Rabu, 9 September 2026 - 09:20

Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan

Minggu, 6 September 2026 - 19:54

Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis

Rabu, 2 September 2026 - 15:48

Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot

Berita Terbaru