Gerakan Jagung Massal Polda Jabar Tembus Ribuan Hektare, Dorong Swasembada Pangan Nasional

- Penulis

Senin, 13 April 2026 - 18:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Journalnews- Jawa Barat, – Program penanaman jagung yang digagas Kepolisian RI khusnya Polda Jawa Barat terus menunjukkan perkembangan signifikan sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional menuju Indonesia Emas 2045. Melalui pendekatan kolaboratif yang melibatkan berbagai elemen, program ini tidak hanya berfokus pada produksi, tetapi juga menjamin keberlanjutan dan kesejahteraan petani.

Memasuki pertengahan tahun 2026, realisasi penanaman jagung telah mencapai 9.147,02 hektare dari total potensi lahan yang tersedia seluas 21.008 hektare. Capaian ini menjadi bukti bahwa pengelolaan lahan produktif secara maksimal dapat mendukung target swasembada pangan secara nyata.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Biro SDM Polda Jawa Barat, Komisaris Besar Fadly Samad, menegaskan bahwa ” program ini merupakan implementasi konkret dari Asta Cita Presiden RI dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Ia menyampaikan bahwa keterlibatan masyarakat hingga tingkat desa menjadi kunci utama keberhasilan program tersebut.

“Pendekatan “keroyok bareng rame-rame” yang diterapkan mampu menggerakkan partisipasi aktif masyarakat dalam memanfaatkan lahan kosong melalui program “1 Desa 1 Hektare”. Skema ini membuka peluang luas bagi masyarakat untuk ikut berperan dalam mendukung ketersediaan pangan” Bebernya kepada para wartawan, Senin (13/04/2026).

Masih menurutnya,” Pemanfaatan lahan dilakukan secara legal melalui sistem pinjam manfaat dari lahan milik Perhutani dan PTPN yang sebelumnya kurang produktif. Dengan pengelolaan yang terstruktur, lahan tersebut kini mampu memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat sekitar.

“Hasil panen jagung yang dihasilkan juga menunjukkan angka yang sangat menggembirakan dengan total serapan mencapai puluhan ribu ton. Sebagian hasil panen diserap oleh Bulog sebagai cadangan pangan pemerintah, sementara sebagian besar lainnya masuk ke industri pakan ternak,” Pungkasnya.

Kepala Biro SDM Polda Jawa Barat, menegaskan juga bahwa” Kolaborasi dengan pabrik pakan menjadi langkah strategis dalam menjaga stabilitas harga jagung di tingkat petani. Hal ini memberikan kepastian pasar sehingga petani tidak lagi khawatir terhadap fluktuasi harga yang merugikan.

“Dari sisi pembiayaan, program ini didukung oleh skema yang beragam seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR), Primkoppol, serta dukungan CSR dari berbagai perusahaan mitra. Skema ini memberikan kemudahan akses modal bagi petani tanpa membebani mereka di tahap awal.

Antusiasme masyarakat terhadap program ini terlihat dari tingginya jumlah petani yang berhasil mengakses pembiayaan, yang menjadi indikator kepercayaan terhadap sistem yang dibangun. Sinergi antara kepolisian, pemerintah, perbankan, dan masyarakat diharapkan mampu mempercepat tercapainya swasembada jagung nasional sebagai bagian dari ketahanan pangan berkelanjutan,” Imbuhnya

Laporan: Wadira
Biro Cirebon

Berita Terkait

PROYEK RS MITRA SIAGA BALAPULANG DIHENTIKAN SEMENTARA, REE’ GERHANA INDONESIA: “DLH SUDAH BUKA KARTU, SEKARANG PUBLIK MENUNGGU PENJELASAN DPMPTSP”
Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bogor, Bupati Bogor Dorong Anggaran 2027 Fokus Pertumbuhan Ekonomi Dan Pemerataan Pembangunan.
DKPP Kabupaten Cirebon Dorong Konsumsi Ikan Lewat Bazar dan Gemarikan
TMMD Sengkuyung Tahap III 2026 Resmi Dibuka, Sinergi TNI-Polri dan Pemda Percepat Pembangunan Desa di Wonopringgo
KS LAW FIRM Resmi Buka Layanan Bantuan Hukum untuk Warga Cianjur
Komunitas Bagong Mogok Bersama Polsek Mande dan Pemdes Mulyasari Salurkan Bantuan untuk Pasangan Lansia Korban Kebakaran
Profesor Sutan Nasomal Harapkan Presiden Bentuk Datgas Pertanahan Terlibat KasusbTanah Tidak Penjarakan Segera!!!
Kapolres Cirebon Kota Silaturahmi dengan Ketua FPI Kota Cirebon Perkuat Komunikasi Jaga Kamtibmas
Berita ini 3 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 22:49 WIB

Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bogor, Bupati Bogor Dorong Anggaran 2027 Fokus Pertumbuhan Ekonomi Dan Pemerataan Pembangunan.

Kamis, 16 Juli 2026 - 09:12 WIB

DKPP Kabupaten Cirebon Dorong Konsumsi Ikan Lewat Bazar dan Gemarikan

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:33 WIB

TMMD Sengkuyung Tahap III 2026 Resmi Dibuka, Sinergi TNI-Polri dan Pemda Percepat Pembangunan Desa di Wonopringgo

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:21 WIB

KS LAW FIRM Resmi Buka Layanan Bantuan Hukum untuk Warga Cianjur

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:59 WIB

Komunitas Bagong Mogok Bersama Polsek Mande dan Pemdes Mulyasari Salurkan Bantuan untuk Pasangan Lansia Korban Kebakaran

Berita Terbaru