” Kulanuun-Mangga” Resmi Jadi Salam Khas Kabupaten Cirebon, Tegaskan Identitas Budaya di Usia ke-544

- Penulis

Jumat, 3 April 2026 - 22:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Journal news. id. KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten Cirebon resmi memperkenalkan salam “Kulanuun-Mangga” sebagai identitas budaya daerah, dalam peringatan Hari Jadi ke-544, Kamis (2/4/2026).

Bupati Imron mengatakan, pengenalan salam tersebut merupakan upaya menghidupkan kembali nilai-nilai budaya lokal yang selama ini telah hidup di tengah masyarakat Kabupaten Cirebon.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, “Kulanuun–Mangga” bukan hal baru, melainkan bagian dari kebiasaan lama yang kini diangkat kembali agar lebih dikenal dan digunakan secara luas.

“Kalau kita bertemu, ada kebiasaan yang jadi ciri khas kita. Itu yang sekarang kita angkat lagi,” ujar Imron.

Salam khas tersebut digagas Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata hasil rembugan para penggiat budaya Cirebon.

Ia menegaskan, salam tersebut tidak dimaksudkan untuk menggantikan salam nasional maupun keagamaan, tetapi menjadi pelengkap yang memperkuat identitas daerah.

Dalam penggunaannya, “Kulanuun–Mangga” akan dirangkai bersama salam seperti “Assalammualaikum”, “Salam sejahtera”, hingga “Sampurasun” dalam berbagai kesempatan resmi maupun kegiatan masyarakat.

“Jadi, tetap dipakai semua, ini hanya menambah ciri khas Kabupaten Cirebon,” katanya.

Imron menyebut, ke depan, salam ini akan dibiasakan dalam setiap sambutan acara, baik di lingkungan pemerintahan maupun di tengah masyarakat.

Selain itu, ia berharap momentum Hari Jadi ke-544 Kabupaten Cirebon menjadi pengingat akan perjuangan para pendahulu dalam membangun daerah.

“Agar kita ingat bahwa Kabupaten Cirebon berdiri karena perjuangan para sesepuh. Kita harus meniru perjuangan mereka untuk kemaslahatan masyarakat,” tuturnya.

Ia juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus menjaga dan mengembangkan budaya sebagai bagian dari jati diri Kabupaten Cirebon.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menilai penguatan simbol budaya seperti “Kulanuun-Mangga” penting dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat.

Menurutnya, Kabupaten Cirebon memiliki keunggulan karena warisan budayanya masih hidup dan terlihat nyata hingga saat ini.

“Keunggulan Kabupaten Cirebon itu peninggalannya masih ada, terlihat, dan hidup di masyarakat,” ujar KDM–sapaan akrab Dedi Mulyadi.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga harmoni dan menghentikan konflik agar potensi budaya tersebut dapat menjadi kekuatan untuk meraih masa depan.

“Dengan satu catatan, hentikan konflik agar kita bisa meraih masa depan,” tegasnya.

Sana

Berita Terkait

Tim Jagal Bandit Polres Lahat Tangkap Bapak dan Anak diduga Buat Rekayasa Tak Kuat Bayar Cicilan Motor
Dikonfirmasi Terkait Anggaran 33,2 Miliar Pegawai DLH Langsung Blokir No.HP Wartawan “APH Periksa Pangil Bendahara DLH
Prof Dr Sutan Nasomal : Edukasi Keluarga Indonesia Bila Terjadi Perang, Apa yang Harus di Lakukan Sangat Penting
Penuh Haru dan Prestasi, SMPN 2 Kapetakan Gelar Pelepasan Siswa Kelas IX Tahun Ajaran 2025/2026
Patroli Dialogis di Ambokembang, Polsek Kedungwuni Ingatkan Anak-Anak Bahaya Petasan dan Balon Udara
Kapolres Pekalongan Cek Kesiapan Call Center 110, Pastikan Layanan Aduan Masyarakat Responsif
Bawa Tim Medis hingga Bantu Anak Berkebutuhan Khusus, Mas Bintang Romadhon Sambangi Warga Jeruklegi
Tekan Kasus Kekerasan Seksual Anak, Komisi D DPRD Desak Perda Perlindungan Perempuan dan Anak Segera Dijalankan
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 06:21 WIB

Tim Jagal Bandit Polres Lahat Tangkap Bapak dan Anak diduga Buat Rekayasa Tak Kuat Bayar Cicilan Motor

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:06 WIB

Dikonfirmasi Terkait Anggaran 33,2 Miliar Pegawai DLH Langsung Blokir No.HP Wartawan “APH Periksa Pangil Bendahara DLH

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:15 WIB

Prof Dr Sutan Nasomal : Edukasi Keluarga Indonesia Bila Terjadi Perang, Apa yang Harus di Lakukan Sangat Penting

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:11 WIB

Penuh Haru dan Prestasi, SMPN 2 Kapetakan Gelar Pelepasan Siswa Kelas IX Tahun Ajaran 2025/2026

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:09 WIB

Patroli Dialogis di Ambokembang, Polsek Kedungwuni Ingatkan Anak-Anak Bahaya Petasan dan Balon Udara

Berita Terbaru