Bupati Keerom Salurkan Rp 3 Milyar Insentif Bagi Ratusan Tokoh Adat dan Tokoh Agama

- Penulis

Minggu, 21 Desember 2025 - 12:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Journal News.id // Bupati Kabupaten Keerom Piter Gusbager, S.Hut, MUP menyalurkan bantuan insentif tunai kepada ratusan tokoh adat dan tokoh agama, Sabtu (20/12/25), bertempat di Gedung Pramuka, Arso Swakarsa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebanyak 270 tokoh adat diantaranya Kepala Suku, Ondoafi dan Ketua Keret menerima insentif sebesar Rp 8,4 juta per orangnya, sementara tokoh agama sebanyak 80 orang menerima insentif Rp 9 juta per orang. Total anggaran mencapai kurang lebih Rp 3 Milyar yang bersumber dari Dana Otsus Papua T.A 2025.

Pada kesempatanya, Bupati Piter Gusbager menyampaikan bahwa penyaluran insentif bagi tokoh adat dan tokoh agama merupakan program prioritas daerah dalam rangka peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Pemberian insentif ini bagian dari visi misi dan janji saya saat Pilkada kemaren yang langsung kita wujudkan pada akhir tahun ini. Tahun depan kita akan salurkan per triwulan ,” sebutnya.

Dikatakannya, program bantuan insentif bagi tokoh adat dan tokoh agama ini merupakan yang pertama kalinya dalam sejarah Kabupaten Keerom.

“Maksud kegiatan agar seluruh masyarakat bisa merasakan langsung manfaat dari dana otonomi khusus Papua secara tepat sasaran, transparan dan akuntabel,” ucapnya.

Selain itu, dana otsus Papua juga diperuntukan untuk biaya pendidikan, infrastruktur, pendidikan, ekonomi dan lainnya sepanjang tahun.

“Program ini akan terus kami lakukan dan dinaikan jumlah penerima dan besaran anggarannya. Bagi yang belum dapat harap bersabar tahun depan akan kita salurkan,” ujarnya.

Lebih lanjut Bupati Gusbager meminta dinas terkait untuk membangun sebuah sistem agar semua tokoh adat dan tokoh agama di Kabupaten Keerom bisa terdata secara digital.

“Saya juga berharap tokoh adat dan tokoh agama terus bersama dan bersinergi menjadi mitra penting pemerintah. Tanpa adat dan agama pemerintah tidak bisa berjalan sendiri menyelesaikan banyak persoalan dan tantangan, karena pembangunan di Papua tidak bisa terlepas dari peran adat dan agama,” pungkasnya. (@mr)

Berita Terkait

KADES GANTI DI POLISIKAN WARGANYA TERKAIT PENYEROBOTAN TANAH KOPRASI MERAH PUTIH
Sigap di Tengah Kesibukan Pagi, Polisi Bantu Punguti Ayam Potong Milik Pengendara yang Terjatuh
Transparansi Dana BOS SDN Bumijawa 07 Menuai Pujian, Kepala Sekolah Desak Pemerintah Pusat Pemerataan Fasilitas Digital
SMP dan SMK Bustanul Ulum Cianjur Terapkan Pendidikan Akademik dan Keterampilan
SATGASUS LSM GERHANA INDONESIA SOROT PEMOTONGAN MASSAL ANGGARAN PROYEK DESA DI KABUPATEN TEGAL
KS LAW FIRM” Anggaran PDL Satpol-PP dan Damkar Lahat Tebus Rp 4 M Lebih, APH Diminta Turun Tangan
SATGASUS LSM GERHANA INDONESIA SOROT PEMOTONGAN MASSAL ANGGARAN PROYEK DESA DI KABUPATEN TEGAL
Prof DR Sutan Nasomal : Indonesia Bobrok Oleh Oknum Tikus Berpesta Korupsi Di Tubuh BGN “Presiden RI Harus Lawan”
Berita ini 4 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 13:24 WIB

KADES GANTI DI POLISIKAN WARGANYA TERKAIT PENYEROBOTAN TANAH KOPRASI MERAH PUTIH

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:53 WIB

Sigap di Tengah Kesibukan Pagi, Polisi Bantu Punguti Ayam Potong Milik Pengendara yang Terjatuh

Selasa, 7 Juli 2026 - 19:42 WIB

Transparansi Dana BOS SDN Bumijawa 07 Menuai Pujian, Kepala Sekolah Desak Pemerintah Pusat Pemerataan Fasilitas Digital

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:27 WIB

SMP dan SMK Bustanul Ulum Cianjur Terapkan Pendidikan Akademik dan Keterampilan

Selasa, 7 Juli 2026 - 12:47 WIB

SATGASUS LSM GERHANA INDONESIA SOROT PEMOTONGAN MASSAL ANGGARAN PROYEK DESA DI KABUPATEN TEGAL

Berita Terbaru