Satgas Pangan Dan Instansi Terkait lakukan Pemantauan Harga Dan Distribusi Beras SPHP Di Kabupaten Keerom

- Penulis

Jumat, 24 Oktober 2025 - 22:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Journal News id – Tim Satgas Pangan Ditreskrimsus Polda Papua bersama Badan Pangan Nasional, Kementerian Pertanian dan Bulog Kanwil Papua melaksanakan kegiatan Monitoring, Pemantauan dan Pengawasan harga serta distribusi beras SPHP di wilayah Kabupaten Keerom, Jumat (24/10/2025).

Kegiatan yang berlangsung diawali dengan kunjungan ke Mako Polres Keerom dilanjutkan dengan pengecekan gudang beras SPHP serta pemantauan langsung harga beras di beberapa toko dan kios sembako di wilayah Arso.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Tim gabungan yang dipimpin oleh KOMBESPOL I Gusti Gde Era Adhinata, S.I.K dari Ditreskrimsus Polda Papua turut didampingi oleh perwakilan dari Badan Pangan Nasional, Kementerian Pertanian dan Bulog Kanwil Papua. Hadir pula jajaran Satgas Pangan Polda Papua serta personel Polres Keerom.

Dari hasil pengecekan di lapangan, diketahui bahwa harga beras medium di wilayah Arso berkisar antara Rp.15.850 hingga Rp.16.600 per kilogram, sedangkan beras premium berada di kisaran Rp.17.300 hingga Rp.18.400 per kilogram. Sementara itu, harga beras SPHP di pasaran berkisar antara Rp.66.000 hingga Rp.69.000 per karung ukuran 5 kilogram.

Selain melakukan pemantauan harga dan ketersediaan beras, tim juga meninjau lahan pertanian padi Kelompok Tani Sadar Tani Makmur Arso 14 yang disambut langsung oleh Ketua Kelompok Tani, Bapak Ramadan Simatupang. Dalam kesempatan tersebut, pihak petani menyampaikan apresiasi dan harapan agar pemerintah terus memberikan pembinaan dan dukungan terhadap peningkatan produksi pertanian lokal.

Perwakilan dari Kementerian Pertanian, R.S Suroyo, JR., S.P., M.Si, turut menyampaikan apresiasi kepada para petani di Kabupaten Keerom atas capaian produksi padi rata-rata 4–4,5 ton per hektar serta menegaskan komitmen pemerintah untuk terus memperkuat kemitraan dengan Badan Pangan Nasional dan Bulog agar hasil panen petani dapat terserap dengan harga yang layak.

Kapolres Keerom AKBP Astoto Budi Rahmantyo, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasat Reskrim AKP Jetny L. Sohilait, S.H., M.H.,
menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergi lintas instansi dalam memastikan stabilitas harga dan ketersediaan beras SPHP di wilayah Kabupaten Keerom.

“Kami berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan bersama agar tidak terjadi penyimpangan dalam pendistribusian beras SPHP, sehingga masyarakat dapat memperoleh beras dengan harga terjangkau sesuai ketentuan pemerintah,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kasat Reskrim menambahkan bahwa Polres Keerom melalui Satgas Pangan juga akan terus memantau perkembangan harga bahan pokok lainnya di pasar.

“Langkah ini penting untuk mencegah potensi penimbunan atau praktik curang yang dapat merugikan masyarakat, apalagi menjelang akhir tahun di mana kebutuhan pangan biasanya meningkat,” jelasnya.

Menutup pernyataannya, ia menegaskan bahwa Polres Keerom siap mendukung kebijakan pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan dan stabilitas ekonomi masyarakat.

“Kami akan terus bersinergi dengan stakeholder terkait, baik dari unsur kementerian maupun lembaga daerah, agar distribusi pangan di Keerom tetap lancar, harga tetap terkendali dan kesejahteraan petani dapat meningkat,” pungkasnya.

Berita Terkait

KADES GANTI DI POLISIKAN WARGANYA TERKAIT PENYEROBOTAN TANAH KOPRASI MERAH PUTIH
Sigap di Tengah Kesibukan Pagi, Polisi Bantu Punguti Ayam Potong Milik Pengendara yang Terjatuh
Transparansi Dana BOS SDN Bumijawa 07 Menuai Pujian, Kepala Sekolah Desak Pemerintah Pusat Pemerataan Fasilitas Digital
SMP dan SMK Bustanul Ulum Cianjur Terapkan Pendidikan Akademik dan Keterampilan
SATGASUS LSM GERHANA INDONESIA SOROT PEMOTONGAN MASSAL ANGGARAN PROYEK DESA DI KABUPATEN TEGAL
KS LAW FIRM” Anggaran PDL Satpol-PP dan Damkar Lahat Tebus Rp 4 M Lebih, APH Diminta Turun Tangan
SATGASUS LSM GERHANA INDONESIA SOROT PEMOTONGAN MASSAL ANGGARAN PROYEK DESA DI KABUPATEN TEGAL
Prof DR Sutan Nasomal : Indonesia Bobrok Oleh Oknum Tikus Berpesta Korupsi Di Tubuh BGN “Presiden RI Harus Lawan”
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 13:24 WIB

KADES GANTI DI POLISIKAN WARGANYA TERKAIT PENYEROBOTAN TANAH KOPRASI MERAH PUTIH

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:53 WIB

Sigap di Tengah Kesibukan Pagi, Polisi Bantu Punguti Ayam Potong Milik Pengendara yang Terjatuh

Selasa, 7 Juli 2026 - 19:42 WIB

Transparansi Dana BOS SDN Bumijawa 07 Menuai Pujian, Kepala Sekolah Desak Pemerintah Pusat Pemerataan Fasilitas Digital

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:27 WIB

SMP dan SMK Bustanul Ulum Cianjur Terapkan Pendidikan Akademik dan Keterampilan

Selasa, 7 Juli 2026 - 12:47 WIB

SATGASUS LSM GERHANA INDONESIA SOROT PEMOTONGAN MASSAL ANGGARAN PROYEK DESA DI KABUPATEN TEGAL

Berita Terbaru