Bandung Barat – Ratusan warga Kampung Cijengkol, RW 05, Desa Wangunsari, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) mendadak mengalami keluhan diare dan muntah massal.
Keluhan itu mulai diterima layanan kesehatan setempat sejak, Senin 27 Februari 2023, pukul 14:00 WIB, siang. Awalnya, dirasakan oleh satu dua orang warga. Hingga sore ini, jumlah terus bertambah mencapai lebih dari 100 orang mengalami keluhan serupa.
“Betul kita terima laporan adanya peningkatan jumlah kasus diare dan mual di Wangunsari. Kita masih terus rekap datanya. Sementara ini capai ratusan orang,” kata Kepala Dinas Kesehatan KBB, Hernawan Wijayanto.
Hernawan menerangkan laporan sementara, sebanyak 120 orang dirawat di posko darurat Al Hidayah Desa Wangunsari, dirawat ke klinik swasta sebanyak 31 orang, di RSUD Lembang 9 orang, dan dirawat di RS Advent 1 orang. Jumlah ini masih bisa berubah karena petugas kesehatan masih melakukan verifikasi lapangan.
“Angka pastinya belum bisa kita sebutkan karena temen-temen Tenaga Kesehatan masih verifikasi lapangan by name by adress, yang jelas keluhan dirasakan lebih dari 100 orang,” tambahnya.
Pihaknya, belum bisa menyebutkan penyebab keluhan mual-mual dan diare yang dialami warga. Dugaan sementara, kondisi ini dipicu makanan yang dihidangkan dalam acara pernikahan. Namun untuk mengetahui pasti, sampel makanan akan diuji lab.
“Penyebabnya belum diketahui. Dugaannya kalau diluhat dari gejala keracunan. Kita sudah ambil sampel makanannya,” tandasnya.
Terpisah, Kepala Desa Wangunsari Diki Rohani membenarkan terkait kejadian itu, Saat ini jumlah warga yang dirawat di posko darurat mencapi 118 orang.
“Data tadi sore yang dirawat di posko ada 118 orang. Kalau yang di luar posko saya belum update datanya,” paparnya.