Daerah

HUT Damkar, Satpol PP, dan Satlinmas di Cianjur Jadi Edukasi Publik, Tampilkan Simulasi Darurat

56
×

HUT Damkar, Satpol PP, dan Satlinmas di Cianjur Jadi Edukasi Publik, Tampilkan Simulasi Darurat

Sebarkan artikel ini

Cianjur — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-107 Pemadam Kebakaran, ke-76 Satuan Polisi Pamong Praja, dan ke-64 Satuan Perlindungan Masyarakat di Lapangan Desa Bojong, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, berlangsung meriah dengan berbagai atraksi- atraksi menarik, Kamis ( 30/04/2026 )

Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Cianjur, Djoko Purnomo, mengatakan rangkaian kegiatan peringatan tahun ini melibatkan unsur kearifan lokal serta simulasi penanganan situasi darurat.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

 

“Dalam peringatan ini kami menampilkan Satlinmas dengan atraksi pencak silat, sekaligus menggelar simulasi pemadaman kebakaran dan penanganan huru-hara,” kata Djoko kepada wartawan.

Selain atraksi dan simulasi, kegiatan tersebut juga diisi dengan pemusnahan barang bukti hasil operasi penyakit masyarakat (pekat). Barang bukti yang dimusnahkan berupa ribuan bungkus rokok ilegal serta minuman keras.

“Total yang dimusnahkan sebanyak 7.326 bungkus rokok dan 1.718 botol minuman keras. Barang ini merupakan hasil operasi selama bulan Ramadan,” ujarnya.

Djoko menuturkan, pemusnahan barang bukti tersebut menjadi bagian dari upaya Satpol PP dan Damkar dalam menegakkan ketertiban umum serta menjaga ketenteraman masyarakat di wilayah Kabupaten Cianjur.

Ia menambahkan, peringatan tahun ini memiliki keunikan dibandingkan tahun sebelumnya. Salah satunya kehadiran Bupati Cianjur yang mengenakan seragam kebesaran pemadam kebakaran.

“Yang spesial, Pak Bupati di tahun kedua ini memakai seragam Damkar. Selain itu, lokasi kegiatan juga digelar di wilayah agar lebih dekat dengan masyarakat, berbeda dengan tahun sebelumnya yang dilaksanakan di lingkungan Pemda,” katanya.

Sementara itu, Bupati Cianjur, Muhamad Wahyu Ferdian, menilai peringatan HUT Damkar, Satpol PP, dan Satlinmas menjadi momentum untuk mengenalkan sejarah serta peran ketiga institusi tersebut kepada masyarakat.

“Melalui kegiatan ini masyarakat diharapkan mengetahui sejarah berdirinya serta tugas-tugas yang dijalankan oleh Satpol PP, Damkar, dan Satlinmas,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, pemerintah daerah juga menegaskan komitmen meningkatkan kapasitas layanan pemadam kebakaran, seiring luasnya wilayah Kabupaten Cianjur yang membutuhkan respons cepat dalam penanganan kebakaran.

“Kami menambah peralatan dan armada Damkar agar pelayanan kepada masyarakat bisa lebih cepat dan optimal,”jelasnya.

Menurutnya, penguatan fasilitas pemadam kebakaran menjadi kebutuhan penting untuk meminimalisasi dampak kebakaran yang kerap terjadi di berbagai wilayah.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Cianjur juga tengah mengkaji rencana pemisahan kelembagaan antara Satpol PP dan Damkar. Namun, rencana tersebut masih dalam tahap pembahasan dan akan disesuaikan dengan kebutuhan serta kemampuan anggaran daerah.

“Rencana pemisahan masih kami kaji, tentunya disesuaikan dengan kebutuhan dan kekuatan anggaran daerah,” ujarnya.

Wahyu juga mengapresiasi kinerja Satpol PP, Damkar, dan Satlinmas yang dinilai berperan dalam berbagai penanganan peristiwa di Cianjur, mulai dari pengamanan demonstrasi hingga kebakaran. ” Pungkasnya.

“Banyak kejadian besar yang berhasil ditangani, mulai dari aksi demonstrasi hingga kebakaran. Kami mengucapkan terima kasih atas pengabdian mereka . ” Pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *