PAMEKASAN — Pamekasan Ethno Vaganza hadir sebagai festival budaya yang memadukan kekayaan tradisi Madura dengan sentuhan kreativitas modern, menjadikannya salah satu ajang paling dinantikan dalam kalender Kabupaten Pamekasan.
Tahun 2026 ini, Pamekasan Ethno Vaganza digelar sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Pamekasan yang ke-496. Mengusung tema besar “Madura Tourism”, parade budaya spektakuler ini berlangsung pada Sabtu, 24 Oktober 2026, mulai pukul 19.00 WIB.
Rute parade dimulai dari Monumen Arek Lancor dan berakhir di Depan Kantor Wakil Bupati / Pendopo Budaya Pamekasan, memukau ribuan warga yang memadati sepanjang jalan.
Karya Spektakuler Alvien Oktava: “Batik Junjung Derajat”,merupakan salah satu sorotan utama Pamekasan Ethno Vaganza Season 2 ini adalah penampilan istimewa hasil karya desainer sekaligus Makeup Artist kenamaan Pamekasan, Alvien Oktava. Bersama 23 orang personil Iconext Modelling, ia menghadirkan pertunjukan busana dengan tema “Batik Junjung Derajat”.
Kepada awak media, Alvien Oktava menyampaikan bahwa festival ini bukan sekadar hiburan semata, melainkan wadah untuk mengangkat identitas budaya daerah sekaligus mendongkrak potensi pariwisata.
”Festival ini memadukan tradisi Madura dengan kreativitas modern untuk memperkuat sektor kebudayaan dan pariwisata di Kabupaten Pamekasan,” ujar Alvien.
Ia juga menjelaskan konsep yang diusulkan pada pelaksanaan festival dengan mengambil tema “BatikJunjung Derajat “.
”Tahun ini kami menurunkan 23 orang dengan mengangkat tema kostum ‘Batik Junjung Derajat’, sebuah wujud kebanggaan akan warisan budaya lokal yang senantiasa kami junjung derajat.”
Konsistensi Alvien Oktava dalam menghadirkan karya busana dan tata rias berkelas semakin mempertegas posisinya sebagai salah satu figur kunci di industri kreatif lokal Pamekasan. Bagi masyarakat yang ingin berkonsultasi atau menggunakan jasa busana dan tata rias, Studio Alvien Oktava berpusat di Perumahan Royal Nyalaran Blok E No. 18, Kabupaten Pamekasan.( ahd)













Komentar