Journal news. Id. Cirebon Kota – Workshop penggiat Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) bagi kelompok masyarakat dan komunitas antinarkoba digelar di Aula Nyi Mas Gandasari, Kantor DKUKMPP Kota Cirebon, Jalan Dr. Cipto Mangunkusumo, Kecamatan Kesambi, Kamis (15/10/2026), untuk memperkuat keterlibatan masyarakat dalam upaya pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.
Kegiatan yang berlangsung pukul 10.00 hingga 12.15 WIB tersebut diselenggarakan oleh BNN Kota Cirebon dengan menghadirkan sejumlah narasumber dari unsur kepolisian, akademisi, dan lembaga rehabilitasi. Workshop ini menjadi wadah untuk meningkatkan pemahaman peserta mengenai tantangan peredaran narkotika serta langkah pencegahan yang dapat dilakukan di lingkungan masing-masing.
Kaur Bin Ops Satresnarkoba Polres Cirebon Kota IPDA Saeful Eka Priaga, S.H., hadir sebagai pemateri yang menyampaikan gambaran mengenai karakteristik wilayah Kota Cirebon dan tantangan dalam pencegahan peredaran narkotika. Posisi Cirebon sebagai jalur penghubung antarkota serta keberadaan berbagai sarana transportasi menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan dalam upaya pengawasan.
Materi workshop juga membahas perkembangan modus peredaran narkotika yang memanfaatkan media digital dan transaksi tanpa tatap muka. Selain itu, peserta memperoleh pemahaman mengenai risiko penyalahgunaan obat keras tertentu serta pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap pola peredaran yang dapat menyasar kalangan remaja dan generasi muda.
Dalam pemaparannya, IPDA Saeful Eka Priaga menjelaskan pentingnya pemahaman terhadap ketentuan hukum yang berkaitan dengan narkotika dan penyalahgunaan obat-obatan. Pengetahuan tersebut diharapkan membantu para penggiat P4GN mengenali potensi permasalahan sekaligus memahami pentingnya penanganan yang sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.
Workshop turut menghadirkan dosen Bimbingan dan Konseling Islam UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Herny Gusbrava, M.Pd., CH, CHt, CNLP., serta Ketua Tim Rehabilitasi BNN Kota Cirebon, Widiana Mirianty, S.Psi., M.Si. Sebanyak 17 penggiat P4GN mengikuti kegiatan tersebut bersama staf BNN Kota Cirebon untuk memperkuat pengetahuan dan koordinasi dalam upaya pencegahan narkoba.
Pembahasan juga menekankan pentingnya pendekatan berbasis masyarakat, termasuk dukungan terhadap rehabilitasi bagi penyalahguna yang memenuhi ketentuan serta pengembangan program lingkungan bersih narkoba. Peran keluarga, komunitas, dan lingkungan sosial dinilai penting untuk membangun kepedulian, mengenali risiko sejak dini, serta mendorong warga mencari bantuan melalui jalur yang tepat.
Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M., melalui Kasat Resnarkoba AKP Shindi Al Afghani, S.H., M.H., M.M., menyampaikan bahwa kegiatan edukasi dan penguatan kapasitas penggiat P4GN merupakan bagian penting dalam membangun keterlibatan masyarakat untuk mencegah penyalahgunaan narkotika. Sinergi polisi bersama masyarakat, akademisi, dan lembaga terkait diharapkan memperluas jangkauan edukasi serta memperkuat kepedulian terhadap bahaya narkoba.
“Melalui workshop ini, kami berharap para penggiat P4GN dapat meneruskan pengetahuan yang diperoleh kepada keluarga dan lingkungan masing-masing serta berperan aktif dalam upaya pencegahan narkoba. Kami mengimbau masyarakat agar menjauhi penyalahgunaan narkotika, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, dan segera berkoordinasi dengan pihak berwenang apabila menemukan indikasi peredaran gelap narkoba,” demikian imbauan Kapolres melalui Kasat Resnarkoba.
(Wadira)













Komentar