Sinergitas Ditreskrimum Polda Jabar dan Kanwil Ditjen Imigrasi Perkuat Penanganan TPPO – TPPA

Selasa, 18 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung ||Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Barat bersama Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Provinsi Jawa Barat memperkuat kolaborasi dalam upaya penanganan dan pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Sinergi ini menjadi bagian penting dalam pengembangan Inovasi Sistem Terpadu Penanganan dan Pencegahan TPPA–TPPO, gagasan AKBP Goncang Ajie Susatyo, S.H., S.I.K., M.H., peserta Pelatihan Kepemimpinan Tingkat II Angkatan XXVI LAN RI Tahun 2025.

 

Langkah kolaboratif ini bertujuan membangun sistem penegakan hukum yang lebih responsif dan adaptif terhadap dinamika kejahatan perdagangan orang, terutama kasus yang melibatkan perempuan dan anak. Kedua institusi sepakat memperkuat koordinasi lintas sektor untuk mempercepat deteksi, intervensi, dan penyelesaian kasus TPPO di wilayah Jawa Barat.

 

“Sinergi ini menjadi langkah konkret dalam membangun sistem perlindungan yang responsif dan adaptif terhadap dinamika kejahatan perdagangan orang,”tegas AKBP Goncang Ajie Susatyo.

 

Kolaborasi ini juga menjadi bagian dari persiapan pembentukan Direktorat PPA dan PPO yang direncanakan berdiri pada tahun 2026 di jajaran Polda Jawa Barat. Keberadaan direktorat baru ini diharapkan menjadi unit strategis yang lebih fokus, terstruktur, dan modern dalam menangani isu-isu perempuan, perlindungan anak, serta pemberantasan perdagangan orang.

 

Sebagai bentuk komitmen bersama, Ditreskrimum Polda Jabar dan Kanwil Ditjen Imigrasi Provinsi Jawa Barat menandatangani Nota Kesepahaman (MoU). Kesepakatan ini mengatur mekanisme pertukaran informasi, koordinasi operasional, serta penguatan administrasi penegakan hukum.

 

Dengan terbitnya MoU tersebut, kedua lembaga optimistis bahwa penanganan dan pencegahan TPPO akan berjalan lebih terkoordinasi, efektif, dan efisien, sekaligus memperkuat tata kelola perlindungan masyarakat dari ancaman perdagangan orang.

Berita Terkait

Jalin Silaturahmi Warga Villa Bougenville II, Mengikuti Berbagai Acara Perlombaan Dalam Dirgahayu Republik Indonesia, Oleh PT Satyamitra Putrapratama.
Pemerintah Kabupaten Tegal Mengucapkan Dirgahayu Republik Indonesia Ke 81
SPPG di Mande Buka Suara Isu Sumur Warga Berbau dan Berwarna Hitam
Profesor Sutan Nasomal Dukung BPJPH: Label Halal Wajib Dicantumkan, Pelaku Usaha Jangan Abaikan Aturan
‎Pertemuan Rutin DPAC Madas Sedarah Kecamatan Pasean dihadiri Langsung Ketua DPC Madas Sedarah Kabupaten Pamekasan
Polsek Kapetakan Berhasil Ungkap Curanmor, Pelaku Diamankan Bersama Barang Bukti
Sumur Warga di Salah Satu Kampung Kecamatan Mande Berbau dan Berwarna Hitam, Diduga Akibat Limbah Cair SPPG
Diskominfo Kabupaten Cirebon Bekali Forum Anak dengan Literasi Digital Berkarakter

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 16:35

Jalin Silaturahmi Warga Villa Bougenville II, Mengikuti Berbagai Acara Perlombaan Dalam Dirgahayu Republik Indonesia, Oleh PT Satyamitra Putrapratama.

Minggu, 16 Agustus 2026 - 15:37

Pemerintah Kabupaten Tegal Mengucapkan Dirgahayu Republik Indonesia Ke 81

Minggu, 16 Agustus 2026 - 15:31

SPPG di Mande Buka Suara Isu Sumur Warga Berbau dan Berwarna Hitam

Minggu, 16 Agustus 2026 - 11:54

Profesor Sutan Nasomal Dukung BPJPH: Label Halal Wajib Dicantumkan, Pelaku Usaha Jangan Abaikan Aturan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:17

‎Pertemuan Rutin DPAC Madas Sedarah Kecamatan Pasean dihadiri Langsung Ketua DPC Madas Sedarah Kabupaten Pamekasan

Berita Terbaru