RAKYAT INDONESIA DEKLARASI GERAKAN OPOSISI

Senin, 29 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Baru kali ini, dimasa pemerintahan Prabowo – Gibran yang menjalankan pengelolaan negara dengan mengabaikan nilai – nilai konstitusi sebagai etika tertinggi dalam berbangsa dan bernegara, menuai resfond keras dari rakyat nya yang mulai sadar pentingnya landasan ideologi, landasan konstitusi mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia.

Sebagai gerakan inisiatif dan partisipatif rakyat kesadaran bangsa indonesia, Gerakan Oposisi lahir untuk meng_inisiasi revolusi paling mendasar di republik indonesia, yaitu merevolusi cara pandang politik berbangsa dan bernegara. Ketika negara ingin mencerdaskan bangsa sementara kekuasaan ingin rakyat yang nurut, disinilah peran semua pihak untuk membenahi kembali konstruksi bangunan pemikiran konstitusi sebagai landasan etika tertinggi dalam pengelolaan negara oleh pemerintah. Sehingga, seluruh produk kebijakan penguasa tidak boleh menyimpang dari ketentuan konstitusi, seluruh praktek kekuasaan atas nama negara, di kontrol oleh rakyat indonesia sebagai pemilik tunggal kekuasaan negara. “Disuatu negara republik, tidak boleh terjadi kekuasaan absolut dan memonopoli kebenaran atas nama negara sehingga mengabaikan rel konstitusi” dikatakan Urip Haryanto, Sekjend Dewan Nasional Gerakan Oposisi, di Cikarang Bekasi, 26 juni 2026.

*Inisiator:*
Inisiator ide dan gagasan Gerakan Oposisi adalah DR. M Syukur Mandar (Bang Syukur Mandar) kemudian di daulat sebagai Presiden Dewan Nasional Gerakan Oposisi Indonesia, dan Bung Laguna di dapuk menjadi Ketua Dewan Revolusi Indonesia.

Lahir sebagai sebuah gerakan rakyat di komandoi oleh Urip Haryanto si raja parlemen jalanan untuk mengorganisir gerakan – Mr. J/Sumut – M Sueb Arif/Jatim – Darma/Sulsel – Ir. Romi HS – Prof. Hengki Halim – Kang Solihin/Jabar – Eslse/Jakarta – Loly/Solo – Euis Permana/Banten – Amram/Lampung – Sugeng Suryana/Jabar – Alwi Cukchonk/Pati – Larasati Chandra/Bekasi – Saiful/Sumedang, dan berbagai aktivis dari berbagai daerah lain nya.

 

Berita Terkait

Wujud Kepedulian Sosial, Sat Lantas Polres Kuningan Gelar “Jumat Berkah” Berbagi Makanan Gratis untuk Masyarakat
Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang
Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan
Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis
Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot
Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan
‎Temuan Limbah Medis Diduga Dibuang Sembarangan di Sidoarjo, APMP Jatim Desak APH Turun Tangan ‎
Efisiensi: Anggaran Sekwan DPRD Lahat Rp81 Miliar Lebih PUBLIK’Transfaransi Cegah Rawan Korupsi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:56

Wujud Kepedulian Sosial, Sat Lantas Polres Kuningan Gelar “Jumat Berkah” Berbagi Makanan Gratis untuk Masyarakat

Senin, 28 September 2026 - 09:33

Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang

Rabu, 9 September 2026 - 09:20

Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan

Minggu, 6 September 2026 - 19:54

Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis

Rabu, 2 September 2026 - 15:48

Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot

Berita Terbaru