Prof Sutan Nasomal Presiden Partai Oposisi Merdeka : INDONESIA MEMILIKI KEKUATAN BESAR BERSAMA PRABOWO SUBIANTO MENGHADAPI PERANG GLOBAL EKONOMI 2025

- Penulis

Selasa, 8 April 2025 - 12:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta,
Dampak perang global ekonomi saat ini tentu memiliki dampak untuk semua negara kelas dua dan negara kelas tiga. Pertumbuhan ekonomi akan mengalami pelemahan yang signifikan. Kompentesi dunia usaha bisa lumpuh bila langkah langkah besar tidak di buka oleh kemampuan Negara Indonesia.

Negara harus hadir fokus memperkuat kembali beberapa hal. Prof Dr KH Sutan Nasomal menyampaikan kepada media untuk Presiden RI. (07/04/2025)

Memperkuat kembali ketahanan pangan atau swasembada pangan dengan menarik kemampuan Masyarakat bersama perusahaan di bidang pertanian menjalankan program pemerintah baik jangka pendek dan jangka panjang. Program yang bagus akan menyerap tenaga kerja yang luas. Maka Indonesia bisa bekerja sama dengan Negara yang memiliki tekhnologi maju seperti jepang serta negara maju lainnya. Indonesia mampu menyiapkan 300.000 hektar untuk pertanian.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perkebunan sawit yang selama ini tidak menguntungkan Negara Indonesia dan di kuasai secara ilegal oleh perusahaan yang tidak mematuhi peraturan. Ambil kembali perkebunan tersebut dan fungsikan menjadi pertanian oleh Negara Indonesia serta di kelola dengan bagus oleh Masyarakat dengan bekerja sama bersama perusahaan jepang atau negara maju lainnya. Kemitraan harus di bangun dengan payung hukum yang di buat oleh Presiden RI.

Krisis Pangan akan terjadi semakin meluas pada tahun 2025 dan tahun kedepannya maka Presiden RI Jendral Haji Prabowo Subiyanto yang memiliki kekuatan besar bersama Masyarakat harus membangun Ketahanan Negara dengan program Ketahanan Pangan serta swasembada pertanian. Bila hal ini terabaikan maka INDONESIA harus belanja lagi keluar. Tentu dengan harga mahal serta pemborosan keuangan yang membebani Negara Indonesia tidak bisa terhindari.

Presiden RI bersama kementrian harus merapikan lagi benang kusut peraturan yang berlaku di bawah jajarannya yang berdampak INVESTOR TAKUT melaksanakan investasi membuka perusahaan di INDONESIA. Bila saat ini pada pindah banyak pabrik ke vietnam dan india dari INDONESIA adalah akibat lemahnya hukum dan peraturan yang berlaku. Presiden RI Jendral Haji Prabowo Subiyanto memiliki kemampuan besar untuk menyiapkan sistem dan peraturan yang mampu menarik kepercayaan pengusaha Luar Negri untuk menanamkan milyaran dolarnya. Negara tidak boleh kalah dengan benang kusut atau sisa peraturan sampah dari pekerjaan pemerintah masalalu.

INDONESIA memilik Industri Dirgantara yang telah di akui di Dunia International dan juga INDONESIA memiliki industri militer dengan kecanggihan tekhnologinya. Maka Presiden RI mampu mendorong atas kemajuan Industri ini agar semakin menguntungkan INDONESIA.

Kepercayaan Masyarakat kepada Jendral Haji Prabowo Subiyanto sudah mengakar luas. Selalu mendukung program yang dilaksanakan Presiden RI. Juga penegakkan hukum harus di laksanakan sehingga mampu menjerat para mafia hukum yang selama ini merugikan Negara Indonesia dan merugikan Masyarakat. Tidak boleh ada lagi hukum tajam kebawah dan tumpul keatas.


Rakyat meminta kepada Jendral Haji Prabowo Subiyanto agar mengontrol kerja Gubernur dan walikota serta bupatinya. Dimana Masyarakat melihat telah terjadi apa yang disampaikan atau diperintahkan oleh Presiden Ri berbeda dengan yang di perbuat oleh Gubernur serta jajaran di bawahnya. Maka terjadi error pelaksanakan peraturan. Peraturan yang merugikan Negara Indonesia dan Masyarakat dilaksanakan. Raja raja tikus koruptor berkembang di banyak daerah mejarah kekayaan Indonesia. Presiden RI tidak boleh di perdaya oleh permaenan dibelakang meja atau di belakang layar. Presiden RI Jendral Haji Prabowo Subiyanto tidak boleh di perdaya oleh kenakalan para oknum oknum yang merugikan Masyarakat dan Negara Indonesia.

Pertambangan liar yang merusak ekosistem alam dan melakukan pencurian secara senyap. Negara Indonesia harus hadir menegakkan hukum. Begitu banyak jalan jalan yang dirusak oleh kendaraan proyek pertambangan yang merugikan Masyarakat. Akibat lemahnya para kepala daerah. Bahkan hancurnya perkebunan dan pertanian akibat pertambangan hampir tidak tersentuh oleh hukum.

Bila kepercayaan Para Pengusaha Dunia kepada INDONESIA bisa dibuktikan. Tentu akan kembali mereka membangun pabrik di INDONESIA. Ada 27 juta pengangguran saat ini yang harus di tolong oleh Presiden RI. Bahkan pertahun hampir 7 juta pemuda yang lulus sekolah mencari pekerjaan.

 

Kehadiran Negara mendorong kemajuan pemuda Indonesia harus ditopang dengan strategi yang kuat dan bagus. Maka SDM INDONESIA harus ditingkatkan agar mampu menjadi pengusaha. Bukan menjadi Buruh Para Pemuda Indonesia.

Oplus_131072

Lulus sekolah jadi buruh harus di ganti di dalam program pendidikan nasional. Lulus sekolah harus mampu menjadi pengusaha yang memiliki keterampilan kusus. Kesempatan besar ini harus maximal dilaksanakan Presiden RI. Untuk Indonesia lebih maju dan sejahtera Masyarakatnya

Narasumber : Prof Dr KH Sutan Nasomal SH,MH Presiden Partai Oposisi Merdeka Juga Jenderal Kompii Plus Pakar Hukum Internasional

Berita Terkait

SPPG Bobojong 02 Gas Optimasi IPAL, Pastikan Air Diolah Dengan Baik
Sekda Cup 2026 Jadi Ajang Pencarian Bibit Atlet Voli Kabupaten Cirebon
Pengamanan VIP Wisuda UNU Cirebon Berjalan Maksimal, Kehadiran Menteri Kelautan dan Perikanan Jadi Perhatian Utama
KPK Kembali Gelar OTT 10, Orang di Amankan Salah satunya Bupati Muara Enim :Edison
Ketua Dekopinda Kabupaten Cirebon Sampaikan Apresiasi dan Dukungan Terhadap RAT KSP Mitra Niaga Mandiri Indonesia
DPC Hiswana Migas Kabupaten Cianjur Adakan Muscab Yang Ke V, Petahana Hedi Permadi Boy Kembali Nahkodai Masa Jabatan Periode 2026-2030.
Air Putih dan Berbau, SPPG Bobojong 09 Benahi dan Pastikan IPAL Lebih Optimal
Keterbatasan Bukan Penghalang: Kisah Naira, Anak Disabilitas di Cilacap yang Berjuang Lanjutkan Sekolah
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 10:13 WIB

SPPG Bobojong 02 Gas Optimasi IPAL, Pastikan Air Diolah Dengan Baik

Selasa, 9 Juni 2026 - 06:14 WIB

Sekda Cup 2026 Jadi Ajang Pencarian Bibit Atlet Voli Kabupaten Cirebon

Selasa, 9 Juni 2026 - 06:12 WIB

Pengamanan VIP Wisuda UNU Cirebon Berjalan Maksimal, Kehadiran Menteri Kelautan dan Perikanan Jadi Perhatian Utama

Senin, 8 Juni 2026 - 19:54 WIB

KPK Kembali Gelar OTT 10, Orang di Amankan Salah satunya Bupati Muara Enim :Edison

Senin, 8 Juni 2026 - 19:21 WIB

Ketua Dekopinda Kabupaten Cirebon Sampaikan Apresiasi dan Dukungan Terhadap RAT KSP Mitra Niaga Mandiri Indonesia

Berita Terbaru