Polresta Cirebon Identifikasi korban longsor Gunung Kuda

- Penulis

Sabtu, 31 Mei 2025 - 11:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Journal news.id.Polresta Cirebon lakukan identifikasi sejumlah korban setelah bantu evakuasi Korban Longsor di Gunung Kuda

Cirebon, – Jajaran Kepolisian Resor Kota (Polresta) Cirebon bergerak cepat dalam menangani identifikasi korban longsor tambang galian C di Ginung Kuda, Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Jumat (30/05/ 2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dipimpin langsung oleh Kapolresta Cirebon, Kombes Pol. Sumarni, S.I.K., S.H., M.H., dengan didampingi Kabid Dokkes Polda Jabar, Tim DVI Polda Jabar serta tim Nakes RSUD Arjawinangun, para PJU Polresta Cirebon melakukan proses identifikasi, post mortem dan ante mortem dilakukan terhadap 14 korban meninggal dunia

Sedangkan evakuasi korban melibatkan personel gabungan Polresta Cirebon, Brimob, unsur TNI, BPBD, Pemerintah Daerah, Dinas ESDM, Basarnas, PMI, Tagana, Puskesmas, dan relawan masyarakat setempat.

Hingga saat ini, berdasarkan laporan sementara, tercatat 14 orang meninggal dunia dan 8 orang lainnya mengalami luka-luka. Para korban luka telah dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapat penanganan medis.

Tim gabungan terus bekerja keras mengevakuasi korban dari area terdampak sekaligus mengamankan lokasi agar tetap kondusif dan mencegah potensi bencana susulan. Proses evakuasi dihentikan sementara pada pukul 18.00 WIB dan akan dilanjutkan esok pagi.

Polresta Cirebon juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan mematuhi arahan petugas demi keselamatan bersama.

“Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya atas musibah ini. Semoga keluarga korban diberi ketabahan. Kami pastikan seluruh upaya evakuasi dan penyelamatan dilakukan secara optimal,” ucap Kapolresta.

Selain itu, Kapolresta menegaskan pentingnya evaluasi terhadap standar keselamatan kerja di kawasan pertambangan. Ia berharap kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

“Musibah ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama, terutama dalam aktivitas berisiko tinggi seperti pertambangan,” pungkasnya.

Sana

Berita Terkait

Langit Cirebon Jadi Arena Warna, Lomba Layang-Layang Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80
Garuda Jaya U13 Kalahkan Jawara Suratin 2026 di Piala Basuraga
Respons Cepat Polisi dan Damkar Padamkan Kebakaran Rumah di Kebonbaru Cirebon
Atasi Stunting, Anemia, dan AKI-AKB, Puskesmas Sukanagalih Luncurkan “Kampung Emas Mentari” Berbasis Kolaborasi Pentahelix
Dinas Pendidikan Lahat Meningkatkan Mutu Kualitas Pendidikan
Polres Kuningan Dukung Program Strategis Pemerintah Pusat,Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
PROF DR SUTAN NASOMAL MEMINTA PRESIDEN RI AGAR POLRI TINGGALKAN KEBIASAAN LAMANYA YANG TIDAK BAGUS
Dikeluhkan Masyarakat, Warung Remang-remang di Pantura Pekalongan Segera Ditertibkan
Berita ini 1 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 19:19 WIB

Langit Cirebon Jadi Arena Warna, Lomba Layang-Layang Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80

Minggu, 21 Juni 2026 - 19:16 WIB

Garuda Jaya U13 Kalahkan Jawara Suratin 2026 di Piala Basuraga

Minggu, 21 Juni 2026 - 18:58 WIB

Respons Cepat Polisi dan Damkar Padamkan Kebakaran Rumah di Kebonbaru Cirebon

Minggu, 21 Juni 2026 - 14:03 WIB

Atasi Stunting, Anemia, dan AKI-AKB, Puskesmas Sukanagalih Luncurkan “Kampung Emas Mentari” Berbasis Kolaborasi Pentahelix

Sabtu, 20 Juni 2026 - 20:01 WIB

Dinas Pendidikan Lahat Meningkatkan Mutu Kualitas Pendidikan

Berita Terbaru