Pemkab Keerom Gelar Konsultasi Publik II Penyusunan KLHS RTRW Tahun 2024-2042

- Penulis

Selasa, 5 Desember 2023 - 20:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Journal News.id // Pemerintah Kabupaten Keerom menggelar kegiatan Konsultasi Publik II Penyusunan Kajian Lingkungan Hidup (KLHS) Revisi Detail Tata Ruang Yowong dan Arso Swakarsa Tahun 2023-2042, Selasa (5/12/23) di Hotel Arso Grande Yuwanain, Arso II.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Bupati Keerom Piter Gusbager, S.Hut, MUP yang diwakilli oleh Wabup Drs. Wahfir Kosasih, SH, MH, M.Si. Turut dihadiri Forkopimda, Pimpinan OPD lingkup Pemda Keerom, Tokoh masyarakat dan Tim Penyusun Dokumen KLHS RTRW RDTRFakultas Kehutanan Unipa Manokwari.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dalam upaya mewujudkan perencanaan pemanfaatan ruang esuai karakteristik, potensi, daya dukung dan daya tampung, maka penyusunan KLHS RTRW, dan KLHS RDTR harus mampu mengenali permasalahan, pandangan, tanggapan, kebutuhan, dan harapan masyarakat terhadap konsep RTRW dan RDTR yang sedang disusun dengaan melibatkan masyarakat dan pemangku kepentingan melalui mekanisme konsultasi publik,” kata Wabup Kosasih saat membacakan arahan Bupati Keerom.

Dijelaskan, konsultasi publik pertama penyusunan KLHS RTRW Kabupaten Keerom dan KLHS RDTR Yowong-Arso Swakarsa telah dilaksanakan dengan menyepakati tiga hal diantaranya,

“Pertama,..identifikasi isu-isu strategis, kedua,.. identifikasi isu-isu pembangunan berkelanjutan, dan yang ketiga adalah prioritas isu-isu pembangunan berkelanjutan,” ucapnya.

Selain itu, hasil analisis pengaruh muatan Kebijakan Rencana Program (KRP) perumusan awal penyempurnaan KRP serta rekomendasi perbaikan KRP terhadap lingkungan hidup.

“Untuk itu diharapkan dalam kegiatan ini dapat menjaring berbagai masukan dari pemangku kepentingan dalam proses penyusunan KLHS RTRW dan RDTR untum penyempurnaan alternatif kebijakan rencana program dan rekomendasi perbaikan untuk pengambilan keputusan,” imbuhnya.

Akhir sambutannya, Pemerintah Kabupaten Keerom memberi apresiasi kepada seluruh pihak yang telah ikut berperan serta dalam proses penyusunan dokumen KLHS RTRW dan KLHS RDTR.

“Semoga upaya dan partisipasi kita semua memberi kontribusi positif bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat yang semakin berkembang, maju dan sejahtera,” pungkasnya.

(@mrizul)

Berita Terkait

DARI EKOLOGI PEMBERONTAKAN, QUARTUS POLITICA HINGGA LAHIRNYA GAGASAN GERAKAN OPOSISI DI TINGKAT AKSI
UPK Mande Salurkan Santunan untuk 958 Anak Yatim Sambut 1 Muharam 1448 H
Polsek Wiradesa Gagalkan Aksi Tawuran, 11 Remaja Diamankan Sebelum Bentrok di Pekuncen
Dukung Ketahanan Pangan, Satlantas Polres Kuningan Berikan Bantuan Pupuk bagi Petani Desa Cibulan
Satresnarkoba Polresta Cirebon Gelar Sosialisasi Keliling Bahaya Narkoba dan Miras Oplosan
Mayat Ditemukan di Bekas Mushola, Polsek Kedawung Bersama Stakeholder Lakukan Evakuasi
Di Usia ke-599 Tahun, Kebersamaan Jadi Semangat yang Mengiringi Rapat Paripurna Hari Jadi Kota Cirebon
“LSM Gerhana Indonesia Siap Bawa Bukti Dugaan Mark-Up Dana BOS Miliaran Rupiah ke Aparat Hukum”
Berita ini 5 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:59 WIB

DARI EKOLOGI PEMBERONTAKAN, QUARTUS POLITICA HINGGA LAHIRNYA GAGASAN GERAKAN OPOSISI DI TINGKAT AKSI

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:37 WIB

UPK Mande Salurkan Santunan untuk 958 Anak Yatim Sambut 1 Muharam 1448 H

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:29 WIB

Polsek Wiradesa Gagalkan Aksi Tawuran, 11 Remaja Diamankan Sebelum Bentrok di Pekuncen

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:33 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Satlantas Polres Kuningan Berikan Bantuan Pupuk bagi Petani Desa Cibulan

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:31 WIB

Satresnarkoba Polresta Cirebon Gelar Sosialisasi Keliling Bahaya Narkoba dan Miras Oplosan

Berita Terbaru