Pembangunan Jalan Hotmix Di Desa Cikaroya Disoal Warga, Begini Kata Kepala Desa

- Penulis

Kamis, 17 Juli 2025 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Cianjur || Warga Desa Cikaroya, Kecamatan Warungkondang, Kabupaten Cianjur pertanyakan pembangunan jalan Hotmix yang diduga tidak sesuai dengan prasasti.

Pada prasasti tercatat bahwa pembangunan yang menggunakan Dana Desa tahap 1 taun 2025 bervolume 367 x 3 x 0,3M³ sedangkan menurut warga setelah dilakukan pengukuran memiliki kekurangan volume.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

” Melihat dari tugu yang dibangun oleh desa itu dengan anggaran Seratus lima puluh empat juta enam ratus ribu rupiah (Rp. 154.600.000), tertulis disitu panjang 367 meter. Cuman realitanya ketika kita ukur, dicek itu yang sudah dibangun cuman 287 meter. Nah, kekurangannya itu 80 meter x 3 x 0,3 gitu aja paling,” kata Warga Setempat Asep Jenal, di Lokasi jalan Hotmix Babakan Cilaku, Kamis, (17/7/25).

Asep yang juga tokoh Pemuda Cikaroya itu juga mengatakan, jika kekurangan dari pembanguna Hotmix seharusnya sampai jembatan yang merupakan batas Desa.

” Pembangunan jalan dari sini sampai Cibena, kekuranganya ini sampai batas desa itu jembatan,” tambahnya sembari menunjukan hasil pembangunan.

Warga lainnya, Alamsyah yang merupakan mantan ketua RW yang pada waktu pembangunan masih menjabat, mengatakan, jika pembangunan memang sudah selesai.

” Ini sudah terakhir, malah saya juga pernah nanya ke pak Kades, kenapa tidak sampe jembatan, katanya itu tahap 2,” ungkapnya.

Warga lainnya Lalan, juga mempertanyakan pembangunan yang tidak sesuai dengan yang tertulis diprasasti.

” Belum nanya nanya saya juga tidak tahu, kenapa tidak sampe jembatan,” singkatnya penasaran.

Sementara Kepala Desa Cikaroya, H. Encep Mahmudin, membenarkan jika ada kekurangan dalam pembangunan. Namun dirinya menjelaskan jika kekurangan jalan yang dibangun terkendala anggaran yang tidak cukup.

” jalan Kampung Cibenda dan Cilakubabakan pas awal pengukuran itu diukur sama pendamping kalau tidak salah itu panjangnya sekitar tiga ratus meter. Nah di RAB anggarannya itu seratus limapuluh empat juta, pas diukur oleh pihak ketiga ternyata RAB yang diukur oleh pendamping itu tidak sesuai dengan anggaran karena dulu itu kita menghotmix antara Cibenda dan babakan itu antara 200 juta ternyata uang yang disediakan DD itu 154 juta maka semampunya uang tersebut,” katanya.

H. Encep menerangkan jika kekurangan panjang jalan akan dilanjutkan di Dana Desa (DD) tahap ke 2.

“Nah kita sudah pikirkan nanti sisanya itu di DD tahap ke 2. Jadi kita merubah RAB nya kita tambahan dari modal untuk menuntaskan kekurangan di Cilakubabakan,” terangnya.

Ia juga menyebutkan bahwa pembangunan jalan Hotmix dilaksanakan oleh pihak ke tiga.

” ternyata memang betul setelah dikonfirmasi ada kesalahan teknis dalam pembuatan RAB dan memang pembangunannya sudah selesai dan menurut kami memang pembangunannya cukup bagus menurut kami cuman kekurangannya itu karena kita tidak mampu karena uangnya cuman 154 juta,” ujarnya.

Berita Terkait

Sulit Ditemui, Pejabat Satpol PP Cianjur Jadi Sorotan, Kusnandar Ali: Jangan Jadikan Rapat Alasan Menghindar
“Cianjur 2029: Bukan Tentang Siapa Pewarisnya, Tetapi Siapa yang Siap Menjadi Perintis Perubahan – Kusnandar Ali”
1 Juni: Saatnya Pancasila Hidup, Bukan Sekadar Diperingati*
Sasar Duafa, PCNU Cianjur Sembelih 1 Sapi dan 7 Domba di Hari Kedua Iduladha
Pelajar di Cikalongkulon Ditemukan Meninggal, Polisi Lakukan Olah TKP
Menuju Cianjur 2029 Anak Desa Perintis Bukan Pewaris
Bidan di Sukaresmi Diduga Buka Praktik Mandiri Tanpa SIPB, Puskesmas: Urgensi Boleh Ditangani, Persalinan Tidak
SMK DZakiyyun Lepas 108 Siswa Angkatan ke-9, 10 Lolos Magang ke Jepang
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:53 WIB

Sulit Ditemui, Pejabat Satpol PP Cianjur Jadi Sorotan, Kusnandar Ali: Jangan Jadikan Rapat Alasan Menghindar

Selasa, 2 Juni 2026 - 10:17 WIB

“Cianjur 2029: Bukan Tentang Siapa Pewarisnya, Tetapi Siapa yang Siap Menjadi Perintis Perubahan – Kusnandar Ali”

Senin, 1 Juni 2026 - 11:22 WIB

1 Juni: Saatnya Pancasila Hidup, Bukan Sekadar Diperingati*

Jumat, 29 Mei 2026 - 06:17 WIB

Sasar Duafa, PCNU Cianjur Sembelih 1 Sapi dan 7 Domba di Hari Kedua Iduladha

Minggu, 24 Mei 2026 - 22:23 WIB

Pelajar di Cikalongkulon Ditemukan Meninggal, Polisi Lakukan Olah TKP

Berita Terbaru