Profesor Sutan Nasomal Pakar Ekonomi,Waspada Pencurian Motor Keyless Terungkap di Thailand, Pemilik Kendara’an Dihimbau Waspada !!!

Senin, 17 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Pemilik sepeda motor dengan tekhnologi keyless kini perlu meningkatkan kewaspada’an. Sistem tanpa anak kunci konvensional yang selama ini dianggap lebih praktis dan aman ternyata tetap di duga memiliki potensi menjadi sasaran kejahatan apabila pelaku menggunakan perangkat elektronik tertentu.

Perhatian terhadap modus tersebut mencuat setelah aparat kepolisian di Thailand mengungkap kasus pencurian yang menyasar sepeda motor Honda Giorno+ 125. Dalam rekonstruksi yang beredar, pelaku memperlihatkan bagaimana sistem elektronik kendaraan dapat diakses tanpa harus merusak kunci kontak seperti pada modus pencurian konvensional.

Kasus ini menjadi sorotan karena pelaku tidak terlihat menggunakan cara paksa dengan merusak bagian kunci kendaraan. Akses dilakukan melalui bagian tertentu pada sistem elektronik sepeda motor, kemudian melibatkan perangkat elektronik dan smartphone.

Setelah proses tersebut dilakukan, sistem kendaraan disebut dapat kembali aktif sehingga sepeda motor dapat dihidupkan meski remote keyless asli tidak berada di tangan pelaku.

Meski demikian, metode yang diperagakan dalam kasus tersebut tidak dapat langsung disimpulkan berlaku terhadap seluruh sepeda motor berteknologi keyless. Setiap kendaraan memiliki rancangan sistem keamanan, perangkat elektronik, serta mekanisme perlindungan yang berbeda.

Kasus tersebut lebih tepat menjadi peringatan bagi pemilik kendaraan agar tidak menganggap teknologi keyless sebagai satu-satunya lapisan pengamanan.

Langkah tambahan seperti memasang kunci pengaman, alarm, dan GPS tracker dapat dipertimbangkan untuk memperbesar tingkat perlindungan kendaraan. Kebiasaan memarkir kendaraan di tempat terang, memiliki kamera pengawas, atau berada dalam pengawasan petugas juga penting untuk mengurangi peluang terjadinya pencurian.Seperti dalam unggahan konten akun FB-Koran Harian pada Senin(17/8/2026). Beberapa jam lalu, dan sudah di like 76 kali,dikomentari 6 pengunjung dan telah dishare ulang sebanyak 8 kali.

Pemilik kendara’an juga disarankan mengikuti petunjuk keamanan dari produsen serta memperhatikan informasi mengenai pembaruan sistem apabila tersedia.

Atas fenomena tersebut membuat seorang pakar terkemuka yakni Profesor Sutan Nasomal angkat bicara. ” Himbau Pabrik Jangan Coba – Coba Ciptakan Kendera’an Konci Elektrik Nonsen Manual Lebih Aman !! Thailand,Kendera’an Konci manual lebih aman ketimbang konci elektrik sekalipun karena bisa saja pemilik lupa dia (Pemilik – Red) mengoncinya, sedangkan manual masyarakat sudah terbiasa diseluruh dunia baik diluar negeri maupun dalan negeri di Indonesia “,ujar tegas Profesor Sutan Nasomal SH MH Pakar Hukum Internasional,Ekonomi menanggapi kerawanan pencurian Kendera’an elektrik di Thailand sa’at ini sebagai mana viral di medsos diberitakan media cetak onlen saat ini menjawab pertanya’an sejumlah pemimpin redaksi media massa cetak dan online dalam luar negeri dikantornya Markas Pusat Pusat Partai Oposisi Merdeka dibilangan Cijantung Jakarta 17/8/2026 via Telphone selullarnya.

Untuk mengingatkan, informasi mengenai modus tersebut sebaiknya menjadi bahan kewaspadaan, bukan kepanikan. Pengungkapan kasus di Thailand tidak berarti seluruh kendaraan keyless memiliki kelemahan yang sama.

Masyarakat yang melihat aktivitas mencurigakan terhadap kendara’an sebaiknya segera menghubungi aparat kepolisian dan tidak mengambil tindakan sendiri yang berpotensi membahayakan.
Nara Sumber Profesor Sutan Nasomal SH MH Pakar Hukum Internasional,Ekonomi Presiden Partai Oposisi Merdeka Jenderal Kompii Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesian (PAMID)
Ketua Umum YPLBH Profesor Sutan Nasomal SH MH Pendiri Pengasuh Ponpes ASS SAQWA PLUS Rektor Universitas STIA STIH Pronass.

Berita Terkait

Pria Asal Banjarnegara Meninggal Dunia di Rest Area Tol Palikanci Diduga karena Sakit
PROF DR SUTAN NASOMAL MEMINTA PRESIDEN RI PECAT DAN PENJARAKAN KADIS YANG MENGHALANGI TUGAS WARTAWAN
‎Tuntut Transparansi Kasus Emas Ilegal Bangkalan, APMP Jatim Serahkan Dumas ke Bidpropam Polda Jatim ‎
Innalillahi wa Inna Ilaihi Raji’un — R.K. Fauzi Ali Bin Rahmo Abdul Fatah, Pengasuh Ponpes Miftahul Ulum Kebun Sari, Berpulang
Klaim vs Fakta , Tiang Teras Anggota BPD di Jalan Desa Payudan Daleman: Pengukuran Ulang Satu-Satunya Jalan Keluar
Workshop P4GN Perkuat Peran Masyarakat dalam Pencegahan Narkoba di Cirebon
‎Hari Keempat Penyaluran Air Bersih — DPC Madas Sedarah Pamekasan Jangkau Tanjung dan Majungan, Bertepatan dengan Tradisi Petik Laut
Edukasi Tertib Berlalu Lintas Sejak Dini, Sat Lantas Polres Kuningan Gelar Program Polisi Sahabat Generasi Muda di SMPN 1 Selajambe

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:54

Pria Asal Banjarnegara Meninggal Dunia di Rest Area Tol Palikanci Diduga karena Sakit

Jumat, 16 Oktober 2026 - 06:57

PROF DR SUTAN NASOMAL MEMINTA PRESIDEN RI PECAT DAN PENJARAKAN KADIS YANG MENGHALANGI TUGAS WARTAWAN

Jumat, 16 Oktober 2026 - 06:54

‎Tuntut Transparansi Kasus Emas Ilegal Bangkalan, APMP Jatim Serahkan Dumas ke Bidpropam Polda Jatim ‎

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:13

Innalillahi wa Inna Ilaihi Raji’un — R.K. Fauzi Ali Bin Rahmo Abdul Fatah, Pengasuh Ponpes Miftahul Ulum Kebun Sari, Berpulang

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:04

Klaim vs Fakta , Tiang Teras Anggota BPD di Jalan Desa Payudan Daleman: Pengukuran Ulang Satu-Satunya Jalan Keluar

Berita Terbaru