Panen Raya Padi” Optimisme Sektor Pertanian Di Kabupaten Bogor.

Jumat, 9 Mei 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor, Journal News.id //Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (Distanhorbun) berkomitmen dalam mewujudkan ketahanan pangan daerah, meningkatkan produktivitas pertanian, dan mempercepat modernisasi sektor pertanian melalui fasilitasi bantuan sarana dan prasarana pertanian, komitmen tersebut diimplementasikan melalui kegiatan panen raya padi sekaligus penyerahan secara simbolis bantuan sarana prasarana pertanian yang dilaksanakan pada tanggal 08 Mei 2025 di areal persawahan Kelompok Tani Bunga Tanjung Desa Sibanteng Kecamatan Leuwisadeng Kabupaten Bogor, pelaksanaan panen raya padi merupakan bagian dari rangkaian rencana aksi 100 Hari Kerja Bupati dan Wakil Bupati.

Tujuan penyelenggaraan kegiatan ini guna meningkatkan semangat dan motivasi para petani dalam upaya peningkatan produksi pertanian di Kabupaten Bogor, kegiatan diawali dengan panen padi bersama Bupati dan Wakil Bupati Bogor beserta jajaran Forkopimda di areal persawahan seluas 50 hektar di Desa Sibanteng Kec. Leuwisadeng Kab.Bogor, pada areal ini terdapat dua kelompok tani (poktan) yaitu poktan Bunga Tanjung dan poktan Mekongga Jaya Abadi yang beranggotakan sekitar 100 orang petani, adapun varietas padi unggul yang digunakan yaitu Inpari 32 dan 48 dengan rata-rata produktivitas mencapai 8,26 ton per hektar.

Rangkaian acara dilanjutkan dengan sambutan dari Camat Leuwisadeng dan diikuti penyampaian laporan Kepala Distanhorbun Kab.Bogor serta penyerahan bantuan secara simbolis dari bupati kepada kelompok tani.

Kegiatan ini juga dihadiri Setda Kab.Bogor, Ketua DPRD, Danrem 061/Suryakancana, Danlanud Atang Sanjaya, Dandim 062, Perwakilan unsur Forkopimda lainnya, Perwakilan PT. Pupuk Indonesia, Perwakilan PT. Indoraya Mitra Persada 168, Perwakilan Bank Jabar, tokoh tani dan Poktan se-Kecamatan Leuwisadeng serta pihak terkait lainnya.

Bupati Bogor Rudy Susmanto didampingi Kepala Distanhorbun menyampaikan “Guna mendukung Indonesia menuju swasembada pangan, mulai dari lahan pertanian hingga para petani harus dilindungi dan didampingi bersama, begitu pula dengan sarana dan prasarana maupun harga gabah sehingga masa depan sebagai petani terlindungi, hal ini agar para petani mempunyai semangat akan masa depannya, selain itu agar lahan pertanian ditambah dan untuk lahan pertanian yang sudah ada maka tata ruangnya akan dikunci, dari sisi pendampingan, peran para penyuluh, baik penyuluh pertanian, peternakan maupun perikanan sangat penting, serta perlu disiapkan generasi penerus untuk para penyuluh, karena mereka merupakan ujung tombak sektor pertanian yang ada di Kab. Bogor. selain itu Bupati Bogor juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada para seluruh petani yang masih berjuang di sektor pertanian di era modern, oleh karena itu Pemerintah Kab. Bogor akan berupaya melindungi, melayani, dan mengayomi para petani.”

Pada tahun 2025, Pemerintah Kab.Bogor melalui Distanhorbun menyalurkan berbagai sarana pertanian kepada kelompok tani di Kab.Bogor berupa traktor, power threaser, hand sprayer, pompa air, dan kultivator, selain itu Distanhorbun juga memfasilitasi benih padi varietas unggul untuk lahan sawah 4.398 ha serta bantuan pupuk hayati cair, adapun prasarana pertanian yang difasilitasi berupa rehabilitasi dan pemeliharaan jaringan irigasi usaha tani, irigasi perpipaan, dam parit, jalan usaha tani, dan pembangunan green house.

Pemberian bantuan sarana dan prasarana pertanian ini dalam rangka memperkuat dukungan terhadap pengembangan sektor pertanian di Kab.Bogor dalam mewujudkan swasembada pangan menuju Kab.Bogor Istimewa dan Gemilang.(Publikasi Distanhorbun Kab.Bogor/ris).

Berita Terkait

KELUARGA AHLI WARIS AMAK MUNASIH MENGAKU BAHWA TANAH TEMPAT DI BANGUNNYA KOPRASI MERAH PUTIH DESA SEMOYANG TERSEBUT SURAT JUAL BELINYA TERINDIKASI PALSU
Pedagang Kelapa Di Pasar Muka Meregang Nyawa Ditusuk Rekan Sesama Pedagang, Setelah Adu Mulut
Polisi Selidiki Dugaan Bahan Peledak di Atap Rumah Warga Wonopringgo, Satu Orang Terluka
Didampingi Kepala Desa dan Mahasiswa sunan kalijaga, Bhabinkamtibmas Desa Pegagan kidul Letakan Batu Pertama TPA
Disnaker Kabupaten Cirebon Manfaatkan DBH CHT untuk Tingkatkan Kompetensi Kerja
Diskominfo Cianjur Luncurkan “WASPADA” Kepatuhan Data Sektoral Tembus 98,8% Berkat Notifikasi WhatsApp Otomatis
Pemkab Bogor Antisipasi Kekeringan, Perkuat Kesiapsiagaan Sebelum Darurat.

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:31

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:30

KELUARGA AHLI WARIS AMAK MUNASIH MENGAKU BAHWA TANAH TEMPAT DI BANGUNNYA KOPRASI MERAH PUTIH DESA SEMOYANG TERSEBUT SURAT JUAL BELINYA TERINDIKASI PALSU

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:30

Pedagang Kelapa Di Pasar Muka Meregang Nyawa Ditusuk Rekan Sesama Pedagang, Setelah Adu Mulut

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:49

Polisi Selidiki Dugaan Bahan Peledak di Atap Rumah Warga Wonopringgo, Satu Orang Terluka

Selasa, 21 Juli 2026 - 22:36

Disnaker Kabupaten Cirebon Manfaatkan DBH CHT untuk Tingkatkan Kompetensi Kerja

Berita Terbaru

Daerah

Kamis, 23 Jul 2026 - 11:31