Cianjur, Setelah mengalami benturan dibagian dada kiri, kini Padli mengalami Cedera. Cedera yang dialami Padli saat timnya bertanding di laga delapan besar melawan Kecamatan Tanggeung pada Minggu 14 Juli kemarin.
Belum diketahui secara pasti seberapa parah Cedera yang dialami Padli. Namun Tim Kesehatan dari Puskesmas Kademnagan telah nelakukan pemeriksaan kepada Padli.
Tim Kesehatan Puskesmas Kademangan telah melakukan pemeriksaan terhadap Padli dengan mendatangi langsung kediamanya di Desa Cikidangbayabang, pada Senin, 15 Juli pagi tadi.
Kedatangan Timkes bersama penanggungjawab Oficial dan Camat Mande tersebut selain untuk melakukan pemeriksaan juga untuk memastikan apakah Padli dapat ikut berlaga pada ajang semi final besok.
Menurut dr. Dila bahwa Fadli masih bisa ikut bermain. Namun hal itu dilihat dari hasil reaksi obat yang diberikan. Ditambah lagi Padli dianjurkan untuk menjalani Ronsen. Hal itu demi memastikan jika pada tulang rusuk Padli tidak terjadi apa apa.
” Kondisinya kemungkinan karena ada benturan kemarin jadinya ada cedera diototnya jadi dari hasil pemeriksaan fisiknya tidak ada tanda tanda fraktur atau patah tulang rusuk karena nafasnya juga tidak sesak jadi kemungkinan ada peradangan di dadanya aja karena ada bengkak juga sama ada perubahan warna di kulitnya jadi cedra otot,” kata dr. Dila, Senin, (15/7/24).
Ia menyebutkan jika Padli mengalami Cedera dibagian dada sebelah kiri.
“Itu dibagian dada sebelah kiri,” imbuhnya.
Disinggung apakah Padli masih bisa bermain atau tidak dr. Dila menjawab bisa. Namun tergantung dari reaksi obat yang diberikan.
” Untuk bisa main atau tidaknya tergantung dari Padlinya nanti yah, soalnya sudah dikasih pereda nyeri juga nanti peradangan juga kalo misal sudah membaik kemungkinan bisa main lagi tapi kalo misalnya nanti dari Fadlinya masih sakit gitu yang paling istirahat dulu,” tuturnya.
Meski hasil pemeriksaan fisik Padli tidak ada tanda tanda Cesera patal. Namun dr. Dila memberikan saran agar Padli melakukan pemeriksaan penunjang atau ronsen.
” Cuman kan ini harus dilakukan pemeriksaan penunjang ( ronsen ) untuk memastikan keadaan tulang rusuknya aja tapi kalo dari pemeriksaan fisiknya aman cuman kalo pemeriksaan penunjang hanya untuk memastikan saja,” tambah dia.
dr. Menegaskan jika Padli masih bisa ikut bertanding untuk membela Kecamatan Mande asalkan kondisi Padli terus membaik hingga waktinya bermain melawan Sindangbarang besok di Lapang Raider 300 Brajawijaya.
” mudah mudahan bisa karena itu cedra ototnya saja karena benturan kemarin, kalo kondisi baik dari pemeriksaan jantung, nafas paru paru dari hasil pemeriksaannya hasil nya baik. Untuk memastikan bisa atau tidak, kalo mainnya masih beberapa hari lagi masih aman yah cuman kan ini besok yah jadi cuman 24 jam. Sedangkan dari reaksi obat masing masing orang berbeda beda jadi kalo misalkan reaksi padlinya cepet dan keadaan padlinya sehat kemungkinan bisa tapi kalo reaksi dari dianya aga kurang maksimal ya lebih baik istirahat dulu,” terangnya.
Sementara Camat Mande, H. EPI Rusmana merasa bangga dan bahagia mengingat Tim Sepak Bolanya akan berlaga di Semi Final melawan Sindangbarang pada selasa besok sekitar pukul 13.00 Wib.
” Alhamdulilah untuk mande rencana besok akan melaksanakan pertandingan dengan Sindangbarang. Nah! kita sudah persiapan, anak anak juga sedang berenang untuk berlatih fisik,” kata H. Epi.
Kendati demikian, H. Epi meminta kepada semua warga Mande agar memberikan doa dan dukungannya kepada Padli Padilah yang tengah cedera.
” Namun mohon doanya untuk penjaga gawang sodara padli kelihatannya agak cedera tapi itu bisa main kembali dan kita juga menjenguknya kita bawa dokter juga untuk melakukan pemeriksaan dan hasilnya itu bisa untuk main besok mudah mudahan yang terbaik,” pungkasnya.