Kendalikan Inflasi dan Dampak El Nino, Pemkab Cirebon Gelar Gerakan Pangan Murah

- Penulis

Minggu, 20 Agustus 2023 - 19:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Journal News.id.KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) tahun 2023 di halaman kantor Bupati Cirebon, Minggu (20/8/2023).

Kegiatan GPM 2023 sendiri dibuka langsung oleh Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag dan dihadiri oleh perwakilan Forkopimda serta sejumlah instansi terkait.

Bupati Imron mengatakan, kegiatan GPM ini dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan di masyarakat sekaligus merupakan rangkaian peringatan HUT ke-78 Kemerdekaan RI tingkat Kabupaten Cirebon tahun 2023.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Imron, acara ini sangat penting dan strategis, khususnya sebagai salah satu upaya pemerintah untuk mempermudah masyarakat memperoleh bahan pangan pokok dengan harga terjangkau, selain juga sebagai upaya pengendalian inflasi dan dalam menjamin stabilisasi pasokan dan harga pangan.

“Salah satu tujuan dilaksanakannya Gerakan Pangan Murah (GPM), yaitu pengendalian inflasi serta meningkatkan keterjangkauan daya beli pangan masyarakat dan strategis bagi masyarakat,” katanya.

Ia menjelaskan, untuk mengantisipasi musim kemarau ini, banyak kebutuhan pangan di pasar mengalami kenaikan, mulai dari beras, minyak, telur, cabai, bawang serta kebutuhan pokok lainnya.

“Ada beberapa indikator yang mempengaruhi stabilisasi harga pangan, yang berakibat pada gejolak harga adalah terganggunya distribusi pangan, yang juga disebabkan kurangnya pasokan atau permintaan pangan yang meningkat,” jelas Imron.

“Ketidakcukupan pasokan pangan di suatu wilayah, dapat menjadi indikator tidak meratanya distribusi bahan pangan antar wilayah yang membuat adanya kenaikan harga kebutuhan pokok,” lanjutnya.

Ia menyebut, dengan adanya GPM ini sebagai salah satu upaya untuk mengatasi dan mengurangi dampak inflasi, khususnya di wilayah Kabupaten Cirebon.

“Dengan adanya gerakan pangan murah ini semoga dapat memberi manfaat, khususnya bagi masyarakat Sumber dan sekitarnya untuk memenuhi kebutuhan bahan pangan dalam rangka menekan tingkat inflasi, khususnya di Kabupaten Cirebon,” tambah Imron.

“Melalui kegiatan ini diharapkan dapat menjadi program yang bersinergi sebagai upaya Pemerintah Kabupaten Cirebon untuk pengendalian inflasi serta sebagai upaya stabilisasi pasokan dan harga pangan,” pungkasnya.

Di tempat yang sama, Kepala DKPP Kabupaten Cirebon sekaligus ketua penyelenggara, Drs. Erus Rusmana, M.Si mengatakan, musim kemarau panjang dan gelombang El Nino menjadi perhatian khsusus Pemerintah Kabupaten Cirebon. Pasalnya, dengan adanya fenomena tersebut akan berpengaruh terhadap stabilisasi pasokan pangan di masyarakat.

“Kalau pasokan pangan masyarakat terganggu, maka akan berdampak terhadap kenaikan harga kebutuhan pokok. Sehingga, dengan adanya GPM 2023 ini kita ikut mengendalikan inflasi untuk menjaga harga pangan,” ujar Erus.

Ia mengungkapkan, pihaknya akan memberikan peluang kepada masyarakat untuk mendapatkan harga yang wajar dalam mendapatkan harga kebutuhan pangannya.

“Banyak kebutuhan pangan yang dijual di GPM ini. Harganya pun sangat wajar dan murah, karena kita bekerjasama dengan beberapa distributor. Dan di GPM ini, disediakan pula bahan pangan lokal produk UMKM Kabupaten Cirebon,” tambah Erus.

Laporan:Sana

Berita Terkait

Sulit Ditemui, Pejabat Satpol PP Cianjur Jadi Sorotan, Kusnandar Ali: Jangan Jadikan Rapat Alasan Menghindar
“Cianjur 2029: Bukan Tentang Siapa Pewarisnya, Tetapi Siapa yang Siap Menjadi Perintis Perubahan – Kusnandar Ali”
1 Juni: Saatnya Pancasila Hidup, Bukan Sekadar Diperingati*
Sasar Duafa, PCNU Cianjur Sembelih 1 Sapi dan 7 Domba di Hari Kedua Iduladha
Pelajar di Cikalongkulon Ditemukan Meninggal, Polisi Lakukan Olah TKP
Menuju Cianjur 2029 Anak Desa Perintis Bukan Pewaris
Bidan di Sukaresmi Diduga Buka Praktik Mandiri Tanpa SIPB, Puskesmas: Urgensi Boleh Ditangani, Persalinan Tidak
SMK DZakiyyun Lepas 108 Siswa Angkatan ke-9, 10 Lolos Magang ke Jepang
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:53 WIB

Sulit Ditemui, Pejabat Satpol PP Cianjur Jadi Sorotan, Kusnandar Ali: Jangan Jadikan Rapat Alasan Menghindar

Selasa, 2 Juni 2026 - 10:17 WIB

“Cianjur 2029: Bukan Tentang Siapa Pewarisnya, Tetapi Siapa yang Siap Menjadi Perintis Perubahan – Kusnandar Ali”

Senin, 1 Juni 2026 - 11:22 WIB

1 Juni: Saatnya Pancasila Hidup, Bukan Sekadar Diperingati*

Jumat, 29 Mei 2026 - 06:17 WIB

Sasar Duafa, PCNU Cianjur Sembelih 1 Sapi dan 7 Domba di Hari Kedua Iduladha

Minggu, 24 Mei 2026 - 22:23 WIB

Pelajar di Cikalongkulon Ditemukan Meninggal, Polisi Lakukan Olah TKP

Berita Terbaru