Berita

Hangatnya Silaturahmi Keluarga Besar Desa Tritih Lor: Perayaan Idulfitri Sekaligus Melepas Masa Bakti 24 Tahun Bapak Warsim

78
×

Hangatnya Silaturahmi Keluarga Besar Desa Tritih Lor: Perayaan Idulfitri Sekaligus Melepas Masa Bakti 24 Tahun Bapak Warsim

Sebarkan artikel ini

 

​CILACAP // Juornal News – Suasana Lebaran di Desa Tritih Lor, Kecamatan Jeruklegi, Kabupaten Cilacap, tahun ini terasa sangat istimewa. Pada Minggu (22/03/2026), segenap perangkat desa berkumpul dalam acara Halalbihalal sekaligus Tasyakuran Hari Jadi Kabupaten Cilacap ke-170 yang digelar di kediaman Bapak Warsim, Kaur Kesra desa setempat.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

​Pertemuan ini bukan sekadar silaturahmi biasa. Lokasi acara dipilih secara khusus di rumah Bapak Warsim sebagai bentuk penghormatan, mengingat sosok yang telah mengabdi selama tiga dekade ini akan memasuki masa purna tugas (pensiun) pada bulan April mendatang dan genap 24 Tahun pengandaian.

*Momen Perpisahan*

​Dalam sambutannya
Sebagai tuan rumah, Bapak Warsim tidak dapat menyembunyikan perasaan harunya. Mengingat 24 tahun masa pengabdian yang telah dilaluinya, ia menyampaikan permohonan maaf serta harapan agar hubungan baik tetap terjaga.
​”Atas nama pribadi dan keluarga, saya mengucapkan Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 H, mohon maaf lahir dan batin. Meski nanti saya sudah tidak bertugas lagi secara kedinasan, saya berharap tali persaudaraan kita jangan sampai putus,” ungkapnya dengan penuh ketulusan.

*​Apresiasi dari Kepala Desa*

​Kepala Desa Tritih Lor, Bapak Sujud, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi luar biasa yang telah dicurahkan Bapak Warsim. Beliau menegaskan bahwa aturan administrasi mungkin membatasi masa kerja, namun ikatan kekeluargaan tidak akan pernah berakhir.


​”Kita semua akan mengalami hal yang sama dengan Saudara Warsim, hanya tinggal menunggu waktu. Yang terpenting adalah menjaga kerukunan dan keguyuban antarperangkat desa,” ujar Sujud dalam pesan singkatnya.

*​Siraman Rohani dan Doa untuk Cilacap*

​Acara kemudian dilanjutkan dengan siraman rohani oleh Kyai Jamikun Dalam kultumnya, beliau berpesan agar perbedaan (seperti penentuan waktu Lebaran) tidak menjadi penghalang kerukunan. Beliau juga mengajak seluruh keluarga perangkat desa untuk saling mengenal lebih dekat agar rasa sayang dan kekompakan semakin kuat.
​Sebagai penutup, seluruh hadirin memanjatkan doa bersama untuk keselamatan dan kemajuan Kabupaten Cilacap yang kini menginjak usia 170 tahun.

*​Penutup yang Manis*

​Rangkaian acara diakhiri dengan tradisi bersalam-salaman dan pemotongan tumpeng HUT Kabupaten Cilacap dilanjutkan jamuan makan bersama serta sesi foto bersama sebagai kenang-kenangan manis di penghujung masa bakti Bapak Warsim.

Reporter : SW
Editor. : SLS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *