Gebyar Semarak HUT RI ke-81, SMP Negeri 2 Kapetakan gelar Jalan Sehat Juara di Raih Anak Yatim Piatu

Jumat, 28 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Journal News//Cirebon, – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ( HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, SMP Negeri 2 Kapetakan, Desa Pegagan lor, Kecamatan Kapetakan, Kabupaten Cirebon menggelar serangkaian lomba kebersamaan, pada hari selasa 18 Agustus 2026.

Berbagai perlombaan yang menarik dan meriah di gelar, antaranya lomba jalan sehat, lomba kelereng dan lomba lomba lainya.

Moment kebersamaan dan semangat Nasionalisme,gotong royong di kalangan para guru dan siswa-siswi menunjukan antusiasme luar biasa, terutama dalam lomba gerak jalan sehat.

Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Kapetakan Udin, Ihksanudin, S.Pd. mengatakan” Alhamdulillah selama kegiatan baik itu upacara pengibaran bendera merah putih hingga digelarnya lomba-lomba berjalan dengan baik dan semarak.

“Mudah-mudahan para siswa-siswi ini memahami betul bahwa itu adalah simbol dari pada perjuangan pahlawan kita terdahulu. Kalau dahulu perjuangan berdarah-darah, kini para siswa harus merasakan susahnya perjuangan dengan serangkaian lomba diantaranya lomba makan krupuk, lenjing ( masukan rinjing) balapan sendok dengan klereng dan lomba lainya,” Ujarnya kepada wartawan jumat (28/08/2026).

“Teruntuk kegiatan lomba jalan sehat alhamdulillah juara 1 sepeda di raih melalui kupon undian oleh anak yatim piatu bernama Ikhsan murid kelas Vlll,ini sangat berkah keberuntungan bagi anak tersebut.


Selain dari pada itu, juga alhamndulillah para Guru di SMP Negeri 2 Kapetakan ini membuat program orang tua asuh dengan penggalangan dana dari para guru untuk orang tua asuh khsusnya bagi anak yatim piatu,pihak sekolah juga menggratiskan semua biaya. Hal tersebut sudah berjalan baru dua bulan ini dan akan berkelanjutan kedepanya.

” Terkhusus murid baru masuk di SMP Negeri 2 Kapetakan ini bagi yang prestasi rangking 1 sampai dengan 3 pihak sekolah juga memberikan hadiah khsus berupa tabungan sebesar Rp. 500 ribu rupiah,” Pungkasnya

“Kepsek SMP Negeri 2 kapetakan mengungkapkan, rasa bangganya atas solidaritas yang di tunjukkan oleh para guru, semoga dalam semarak Agustus ini menjadi momen yang tidak terlupakan, kita belajar bahwa kemenangan membutuhkan kerja keras dan kerja sama yang baik dan solid” Imbuhnya

(Biro Cirebon)

Berita Terkait

Kapolres Cirebon Kota Laksanakan Salat Subuh Keliling di Masjid At-Taqwa
Kapolres Cirebon Kota Pimpin Langsung Pengungkapan Dua Kasus Pencurian Ranmor
Bantu Warga Terdampak Kekeringan, Polres Kuningan Salurkan Air Bersih ke Desa Hantara
Penyaluran Air Bersih Difokuskan ke Tempat Ibadah dan Lembaga Pendidikan — DPC Madas Sedarah Pamekasan Jangkau Yayasan Assunniyah Islamiyah dan Masjid Al-Mabruk
H. Iyan Sopian Siap Pimpin Ciandam: Bukan Ambisi, Tapi Pengabdian
Prof Sutan Nasomal SH, MH, Soroti Klarifikasi Suami Fenny Frans, Jangan Alihkan Pokok Persoalan, Permintaan Maaf Terbuka Dinilai Lebih Tepat
Wujudkan Lingkungan Asri dan Sehat, Wakapolres Kuningan Pimpin Jumat Bersih Bersama Warga di Masjid Desa Ragawacana
Tingkatkan Kesadaran Hukum Pelajar, Sat Lantas Polres Kuningan Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas di SMAN 1 Kuningan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:14

Kapolres Cirebon Kota Laksanakan Salat Subuh Keliling di Masjid At-Taqwa

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:44

Kapolres Cirebon Kota Pimpin Langsung Pengungkapan Dua Kasus Pencurian Ranmor

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:40

Bantu Warga Terdampak Kekeringan, Polres Kuningan Salurkan Air Bersih ke Desa Hantara

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:37

Penyaluran Air Bersih Difokuskan ke Tempat Ibadah dan Lembaga Pendidikan — DPC Madas Sedarah Pamekasan Jangkau Yayasan Assunniyah Islamiyah dan Masjid Al-Mabruk

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:57

Prof Sutan Nasomal SH, MH, Soroti Klarifikasi Suami Fenny Frans, Jangan Alihkan Pokok Persoalan, Permintaan Maaf Terbuka Dinilai Lebih Tepat

Berita Terbaru