Dari Libya ke Pendopo Cianjur: Bupati Sambut Langsung Kepulangan Ai Juariah

Senin, 13 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Cianjur— Tangis haru pecah di Pendopo Kabupaten Cianjur, Senin (13/7/2026). Ai Juariah, 43 tahun, warga Kecamatan Ciranjang akhirnya menginjakkan kaki kembali di tanah kelahirannya setelah diduga diberangkatkan secara nonprosedural ke Libya.

Kedatangannya disambut langsung oleh Bupati Cianjur, dr. Muhamad Wahyu Ferdian.

“Bu Ai akhirnya pulang hari ini. Alhamdulillah dalam keadaan sehat,” ucap Wahyu di hadapan keluarga dan sejumlah pejabat.

Perjalanan pemulangan ini tidak mudah. Kondisi Libya yang masih dilanda konflik membuat prosesnya butuh koordinasi ekstra. Beruntung, sinergi banyak pihak membuat Ai bisa kembali dengan selamat.

Wahyu menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI), BP3MI Jawa Barat, Kementerian Luar Negeri, KBRI Libya, Polres Cianjur, Dinas PPA Provinsi Jawa Barat, hingga Disnakertrans Kabupaten Cianjur yang bergerak cepat menangani kasus ini.

*Komitmen Cegah Kasus Serupa*

Di balik kepulangan Ai, Pemkab Cianjur menegaskan tidak ingin kejadian ini terulang.

“Kami imbau masyarakat yang ingin kerja ke luar negeri, gunakan jalur resmi. Datang dulu ke perusahaan penempatan berizin atau konsultasi ke Disnakertrans Cianjur,” tegas Wahyu.

Menurutnya, berangkat lewat jalur resmi bukan cuma soal legalitas. Pekerja akan dapat perlindungan lengkap: kepastian kerja, jaminan kesehatan, perlindungan selama bekerja, sampai kompensasi jika terjadi hal tidak diinginkan di negara tujuan.

Ke depan, Pemkab akan menggenjot sosialisasi sampai ke tingkat desa. Disnakertrans dan DPMD akan turun langsung bekerja sama dengan kepala desa dan tokoh masyarakat.

“Kami ingin warga Cianjur yang merantau dapat penghidupan lebih baik, tapi juga pulang dengan selamat dan bermartabat,” tutupnya.

Berita Terkait

Wujud Kepedulian Sosial, Sat Lantas Polres Kuningan Gelar “Jumat Berkah” Berbagi Makanan Gratis untuk Masyarakat
Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang
Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan
Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis
Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot
Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan
‎Temuan Limbah Medis Diduga Dibuang Sembarangan di Sidoarjo, APMP Jatim Desak APH Turun Tangan ‎
Efisiensi: Anggaran Sekwan DPRD Lahat Rp81 Miliar Lebih PUBLIK’Transfaransi Cegah Rawan Korupsi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:56

Wujud Kepedulian Sosial, Sat Lantas Polres Kuningan Gelar “Jumat Berkah” Berbagi Makanan Gratis untuk Masyarakat

Senin, 28 September 2026 - 09:33

Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang

Rabu, 9 September 2026 - 09:20

Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan

Minggu, 6 September 2026 - 19:54

Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis

Rabu, 2 September 2026 - 15:48

Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot

Berita Terbaru